Kota Tangerang – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Tihar Sopian menerangkan bahwa pembangunan sarana pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) yang dilaksanakan oleh PT. Oligo di TPA Rawakucing saat ini sedang dalam tahap konstruksi.
“Saat ini, sudah di masa konstruksi di mana dilakukan Design Engineering Detail (DED). Kemudian, pematangan juga terhadap teknologi yang akan digunakan dan administrasi-administrasi yang dibutuhkan,” kata Tihar.
Tihar menjelaskan bahwa PT. Oligo Infra Swarna Nusantara adalah pemenang Lelang dari Proyek PSEL tersebut dengan nilai investasi proyek PSEL di Kota Tangerang sebesar Rp2,585 triliun akan menjadi PSEL Terbaik dan Terbesar di Asia Tenggara.
Sesuai dengan MoU di kantor Kemenko Marves pada 09 Maret 2022 lalu, bahwa Pembangunan sarana atau fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik ditargetkan dimulai tahun 2023 dan pada tahun 2025 fasilitas tersebut sudah bisa beroperasi.
Tihar menuturkan lahan TPA Rawa Kucing seluas 34.8 hektare, sebesar 80 persen telah terisi. Setiap harinya, jumlah sampah yang dibuang ke TPA Rawakucing sebanyak 1.500 ton.
“dengan reduksi sampah paling tidak 85%, diperkirakan selama 25 tahun pengoperasian proyek tidak akan memerlukan perluasan TPA lebih lanjut,” Jelasnya.
Menurut Tihar, dalam upaya meminimalisir Sampah DLH Kota Tangerang telah membuat terasering atau sistem sampah yang disusun per-zona yang sudah ditentukan.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk mengolah sampah dari sumber, sebelum dibuang ke TPA Rawakucing tersisa residu. Jadi kita ajak peran aktifnya,” ujarnya.
Selain beberapa program yang digalakkan oleh DLH Kota Tangerang seperti sedekah sampah, kampung proklim, bank sampah, adiwiyata dan lainnya dalam mengatasi permasalahan sampah di Kota Tangerang, Tihar juga mengajak partisipasi dan kesadaran masyarakat turut serta dalam mengatasi sampah di Kota Tangerang.
“Masalah sampah ini tidak dapat selesai hanya dengan upaya Pemkot Tangerang saja. Ini harus dengan upaya kita bersama antara Pemkot Tangerang dengan masyarakat. Kami harap masyarakat dapat menerapkan program-program yang sudah kami buat baik dari kampung proklim hingga bank sampah,” Pungkasnya. [red]











