Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Kota Tangerang Selatan · 1 Apr 2026 ·

Seluruh Sektor Dikerahkan, Pemkot Tangsel Targetkan Penurunan Stunting


 Sekretaris Daerah Tangsel Bambang Noertjahjo saat membuka Pra Musrenbang Tematik Stunting. Foto: ist Perbesar

Sekretaris Daerah Tangsel Bambang Noertjahjo saat membuka Pra Musrenbang Tematik Stunting. Foto: ist

Kota Tangsel – Pemerintah Kota Tangerang Selatan tancap gas menekan angka stunting. Evaluasi digelar, strategi diperkuat, dan semua sektor diminta turun tangan.

Sekretaris Daerah Tangsel Bambang Noertjahjo menegaskan, penanganan stunting tidak bisa setengah-setengah. Butuh sinergi kuat lintas sektor agar target penurunan bisa tercapai.

“Kita harus menyamakan frekuensi, menyatukan visi untuk penanganan stunting,” tegas Bambang, melansir laman resmi Pemkot Tangsel, Rabu (1/4/2026).

Pemkot Tangsel memasang target ambisius. Angka stunting ditargetkan turun hingga 7,54 persen pada 2026 dan 7,05 persen pada 2027.

Menurut Bambang, target ini bukan sekadar angka, tapi komitmen serius pemerintah daerah dalam melindungi masa depan generasi.

“Ini program prioritas, harus berjalan dan harus mencapai target,” ujarnya.

Bambang mengingatkan, beban penanganan stunting tidak boleh hanya dipikul kader posyandu. Semua pihak harus terlibat aktif.

Mulai dari dinas teknis, tenaga kesehatan, hingga pemangku kebijakan di lapangan harus bergerak bersama.

“Koordinasi lintas sektor harus benar-benar berjalan,” tegasnya.

“Kita harus menyamakan frekuensi, menyatukan visi untuk penanganan stunting,” tegas Bambang, melansir laman resmi Pemkot Tangsel, Rabu (1/4/2026).

Forum Pra-Musrenbang Tematik Stunting yang digelar di Puspemkot Tangsel menjadi ruang evaluasi sekaligus perencanaan ke depan.

Bambang mendorong adanya keterbukaan dalam menilai capaian dan tantangan agar kebijakan yang diambil lebih realistis dan tepat sasaran.

Program penurunan stunting ini juga menjadi prioritas utama kepemimpinan Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan.

Pemkot menilai, penanganan stunting sejak dini sangat krusial untuk mencegah dampak jangka panjang, mulai dari gangguan kesehatan hingga kualitas sumber daya manusia.

Dengan strategi kolaboratif dan target yang jelas, Tangsel kini bersiap mempercepat langkah—memastikan generasi masa depan tumbuh lebih sehat dan kuat. [red]

Artikel ini telah dibaca 58 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tiga Gudang di Taman Tekno BSD Tangsel Kebakaran

8 Juli 2026 - 20:35

Menanti Perkembangan Kasus Pencemaran Sungai Cisadane, Sudah Ada Tersangka?

23 Juni 2026 - 04:13

Benyamin Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM dan Ekonomi Kerakyatan

20 Juni 2026 - 11:05

Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal

19 Juni 2026 - 08:21

Beri Teladan, Gubernur Andra Soni Dampingi Anak Ambil Rapot

18 Juni 2026 - 12:33

Benyamin Ajak Warga Tangsel Dukung Sensus Ekonomi 2026, Berikan Data yang Akurat

16 Juni 2026 - 19:38

Trending di Kota Tangerang Selatan