Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Kabupaten Tangerang · 16 Jan 2026 ·

Resmikan Masjid Al-Istiqlaliyyah, Gubernur Andra Soni: Masjid Pilar Utama Peradaban Islam


 Gubernur Banten Andra Soni, KH. Totoh Tohari Romli dan Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid. Foto: ist Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni, KH. Totoh Tohari Romli dan Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid. Foto: ist

Kabupaten Tangerang – Gubernur Banten Andra Soni, meresmikan Masjid Al-Istiqlaliyyah sekaligus menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, Kampung Cilongok, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (14/1/2026) malam. Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa masjid bukan sekadar tempat ibadah, melainkan titik awal dan pilar utama pembangunan peradaban Islam.

​”Alhamdulillah, saya dan Pak Maesyal (Bupati Tangerang) selalu mendapatkan bimbingan dari Abah Entoh. Kehadiran masjid ini diharapkan menjadi pusat penguatan keimanan dan persatuan umat,” ujar Gubernur Andra Soni.

​Dalam kesempatan tersebut, Gubernur memohon doa restu dan bimbingan dari para ulama agar senantiasa diberikan kekuatan dan amanah dalam memimpin Provinsi Banten. Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang hadir dan mendukung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam menjaga ukhuwah islamiah, persatuan, dan kondusivitas daerah.

​Gubernur juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah yang secara konsisten melibatkan pemerintah dalam berbagai kegiatan keagamaan di lingkungan kasepuhan. Ia mendoakan Pengasuh Ponpes, KH. Totoh Tohari Romli, agar senantiasa diberikan kesehatan dalam membimbing umat.

Mercusuar Nilai Keimanan

​Senada dengan Gubernur, Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid, dalam sambutannya menekankan bahwa peresmian Masjid Al-Istiqlaliyyah sebagai masjid kasepuhan di Tangerang Raya merupakan momentum strategis. Hal ini menjadi pengingat pentingnya membangun peradaban yang berlandaskan iman dan akhlak mulia.

​”Masjid ini bukan sekadar bangunan fisik yang megah, melainkan rumah suci tempat sujud, pusat persaudaraan, serta mercusuar nilai-nilai keimanan dan peradaban. Dari masjid inilah diharapkan lahir doa-doa yang menguatkan dan langkah-langkah kebaikan bagi masyarakat,” tutur Maesyal.

​Bupati berharap keberadaan Masjid Al-Istiqlaliyyah dapat memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat Kabupaten Tangerang. “Mari kita makmurkan masjid ini bersama-sama. Semoga dari tempat ini tumbuh masyarakat yang berakhlak mulia, rukun, dan Kabupaten Tangerang senantiasa diberkahi Allah Swt.,” tambahnya.

Pesan Abah Sepuh dan Apresiasi Budaya

​Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, KH. Totoh Tohari Romli atau yang akrab disapa Abah Entoh, mengenang pesan mendalam dari Abah Sepuh (Alm. KH. Uci Turtusi). Ia mengisahkan bahwa Abah Sepuh pernah memprediksi masjid tersebut akan berkembang layaknya masjid-masjid besar bersejarah di Banten dan menjadi tempat berkumpulnya para pemimpin.

​”Kelak nanti, masjid ini akan ada menara seperti menara Banten. Dulu, Abah Sepuh mengatakan, di masjid inilah akan hadir para raja-raja,” ungkap Abah Entoh mengenang visi pendahulu.

​Dalam rangkaian acara tersebut, Gubernur Banten Andra Soni menerima penganugerahan kehormatan dari Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya, adat istiadat, serta persatuan bangsa.

​Sebagai tanda kasih, Gubernur juga menerima cenderamata berupa miniatur masjid dan tasbih hitam asal Mesir dari KH. Totoh Tohari Romli.

​Acara ini turut dihadiri oleh para raja dan sultan yang tergabung dalam Majelis Adat Kerajaan Nusantara, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang, alim ulama, tokoh masyarakat, santri, serta ribuan jemaah dari berbagai wilayah di Tangerang Raya. [red]

Artikel ini telah dibaca 67 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Beri Dukungan Logistik, Relawan Bagikan Vitamin dan Susu Steril Kepada Personil Pemadam TPA Jatiwaringin

3 Juli 2026 - 12:02

Gubernur Andra Soni Pastikan Proses Pemadaman TPA Jatiwaringin Terus Berlangsung

2 Juli 2026 - 19:05

BPBD Kota Tangerang Siaga, Siap Beri Dukungan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin

1 Juli 2026 - 15:38

BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin

1 Juli 2026 - 15:28

Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Wabup Intan Apresiasi Sinergisitas dan Aksi Polisi Cilik

1 Juli 2026 - 11:51

Percepat Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin, Bupati Segera Tetapkan Status Tanggap Darurat Daerah

30 Juni 2026 - 23:43

Trending di Kabupaten Tangerang