Menu

Mode Gelap
Waduh! Besok Forum Mahasiswa Hukum Bakal Gelar Aksi di Mabes Polri Desak Kades Kohod Segera Diperiksa Kawendra Bersama Gus Fawait dan BP2MI Gerak Cepat Pulangkan Pekerja Migran Asal Jember dari Arab Perempuan PKS Sambut Program Wakil Bupati Tangerang Terpilih Intan Nurul Hikmah Tertinggi di Banten, Rata-rata Lama Sekolah Tangsel Capai 11,86 Tahun Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat, Pj Wali Kota Nurdin Serahkan Bentor ke Pihak Kecamatan dan Kelurahan

Kabupaten Tangerang · 14 Nov 2023 ·

Reses DPRD Banten, H.Ade Awaludin Serap Aspirasi Warga Kotabumi Terkait Jembatan Penghubung


 Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Partai Gerindra, H. Ade Awaludin saat menggelar Reses Masa Sidang I Tahun 2023-2024 di Pondok Pesantren Raudhotul Bayan, Kita bumi Pasar Kemis Kabupaten Tangerang. Foto: TangerangPos Perbesar

Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Partai Gerindra, H. Ade Awaludin saat menggelar Reses Masa Sidang I Tahun 2023-2024 di Pondok Pesantren Raudhotul Bayan, Kita bumi Pasar Kemis Kabupaten Tangerang. Foto: TangerangPos

Kabupaten Tangerang – Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Partai Gerindra H. Ade Awaludin menggelar kegiatan reses masa Sidang I tahun 2023-2024 bersama masyarakat dan santri Pondok Pesantren Raudhotul Bayan Pimpinan Ust. M. Aliyudin di Kelurahan Kutabumi Kecamatan Pasar Kemis, Senin (13/11/2023).

Dari pertemuan tersebut banyak masukan dari tokoh masyarakat salah satunya adalah terkait akses jembatan penghubung dari jalan raya ke area pemukiman penduduk dan pondok pesantren yang tidak layak untuk di lalui kendaraan roda empat.

“Masa sih, harus ada developer atau pengembang dulu baru di buat jembatan- jembatan besar, kami juga kan warga Banten, dan ini banyak di sekitar sini sarana pendidikan pesantren, untuk masuk ke kampung kami jembatannya tidak layak, karena cuma bisa dilewati sepeda motor doang, kalau kendaraan mobil harus berputar jauh ke wilayah cadas dan akses ke kami juga jalannya masih tanah lumpur, kami mohon pak dewan bisa bantu ini ya,” Ujar H. Damiyati tokoh masyarakat setempat.

Mendapat aspirasi dari masyarakat, Kang Ade sapaan akrab H. Ade Awaludin mengucapkan terimakasih dan menjadi atensi dirinya untuk segera ditindaklanjuti.

“Terima Kasih atas masukannya, masukan ini tentu akan menjadi atensi saya, dan saya mohon doa juga dari para alim ulama, tokoh masyarakat dan santri semoga aspirasi tentang Jembatan Penghubung ini menjadi jalan Penghubung kebaikan dan kemajuan provinsi Banten, kita doakan agar para pengambil keputusan mendapat hidayah dan hatinya terbuka ya,” sambut Kang Ade seraya di sambut doa bersama.

Kang Ade menambabkan bahwa salah satu indikator pembangunan ekonomi adalah pendapatan perkapita serta indek kelayakan hidup ( IKH ).

“dimana kalau indek ini tidak tumbuh seperti kesejahteraan sosial masyarakat masih rendah, angka kematian bayi masih tinggi ini akan menghambat pertumbuhan ekonomi,” Pungkasnya. [red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kadesnya Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus SHGB di Area Pagar Laut, Warga Kohod: Alhamdulillah

18 Februari 2025 - 19:49

Kades Kohod Arsin Mengaku Sebagai Korban, Bareskrim Polri Kantongi Bukti dan Saksi

15 Februari 2025 - 20:27

Wujudkan Keamanan dan Ketertiban, Polsek Sepatan Gelar Coffee Morning

12 Februari 2025 - 14:47

Dirtipidum Bareskrim Polri Segera Tetapkan Status Kades Kohod dalam Kasus SHGB Pagar Laut Tangerang

11 Februari 2025 - 10:59

Setiap Pukul 10 Pagi Semua Pegawai Gerai Samsat Kelapa Dua Serentak Menyanyikan Lagu Indonesia Raya

7 Februari 2025 - 12:17

Kades Kohod ‘Sakti’, Dipanggil Bareskrim Mangkir, Diminta Data Kejagung ‘Diacuhkan’

6 Februari 2025 - 10:15

Trending di Kabupaten Tangerang