Kabupaten Tangerang – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang optimis target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak, retribusi, deviden dan kekayaan lainnya sebesar Rp5,148 triliun dengan realisasi Rp4,804 triliun bakal tercapai sebelum akhir Desember.
”Realisasi PAD secara keseluruhan sebesar 93,32 persen dari target Rp5,148 triliun. Masih ada kurang Rp343,967 miliar,” Ungkap Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang Slamet Budhi Mulyanto kepada awak media, Kamis (04/12/2025).
Slamet menjelaskan bahwa sektor pajak masih menjadi penyumbang terbesar PAD Kabupaten Tangerang, seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak restoran, pajak hotel, serta pajak penerangan jalan. Selain itu, pihaknya juga terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya kepatuhan membayar pajak.
”Kami tidak hanya menagih, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa pajak yang mereka bayarkan akan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik,” jelasnya.
Digitalisasi sistem pembayaran pajak menurut Slamet menjadi salah satu fokus utama Bapenda saat ini. Dengan sistem yang semakin mudah dan transparan, masyarakat dapat membayar pajak secara daring tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan.
”Melalui sistem digital ini, kami berharap masyarakat semakin mudah, nyaman, dan patuh dalam memenuhi kewajiban perpajakannya,” tambahnya.
Ia mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan perangkat daerah lainnya untuk menggali potensi-potensi pendapatan baru yang belum tergarap secara maksimal. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas fiskal daerah di tengah dinamika perekonomian.
”Dengan kolaborasi semua pihak, kami yakin PAD Kabupaten Tangerang akan terus tumbuh dan mampu mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya.[red]













