Menu

Mode Gelap
Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia Bapenda Banten Gelar Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah Serta Opsen PKB dan BBNKB Dinkes Banten Diganjar Penghargaan Dirjen Pas atas Kontribusi Memberikan Pelayanan Kesehatan di UPT Lapas/Rutan

Kabupaten Tangerang · 10 Mei 2025 ·

Ratusan Aktivis Lingkungan Bersihkan Sampah dan Tanam 5.000 Mangrove di Pesisir Tangerang


 Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) saat menggelar Aksi Bebersih sampah dan Penanaman Bibit Mangrove di Pantai Api-Api Cinamprak Mauk Barat Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang. Foto: TangerangPos Perbesar

Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) saat menggelar Aksi Bebersih sampah dan Penanaman Bibit Mangrove di Pantai Api-Api Cinamprak Mauk Barat Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang. Foto: TangerangPos

Kabupaten Tangerang – Ratusan aktivis yang tergabung dalam Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) gelar aksi bersih-bersih sampah dan tanam 5.000 Bibit Mangrove di Pantai Api-Api, Kampung Cinamprak Desa Mauk Barat Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang, Sabtu (10/05/2025).

Pantai Api-Api merupakan muara sungai Cileles yang menembus laut Jawa, dimana pada tahun 2020 merupakan ‘pantai sampah’. Berkat kegigihan pemuda setempat yang didukung aktivis lingkungan kini bebas dari sampah dan berpotensi menjadi lokasi pariwisata.

“Sejak tahun 2022 kami rutin membersihkan Sampah dan menanam bibit Api-Api dan Mangrove di Pantai Api-Api dan sekarang Alhamdulillah bersih dan bebas dari sampah,” Ungkap salah satu aktivis mangrove, Hasan Tiro.

Hasan berharap kedepan Pantai Api-Api menjadi salahsatu destinasi wisata mandiri karya anak bangsa, mengingat view lokasi tersebut langsung mengarah ke laut Jawa dan nampak keindahan sunset.

“Bismillah mudah-mudahan kedepan Pantai Api-Api menjadi destinasi wisata mandiri di Kecamatan Mauk dan menggerakkan perekonomian masyarakat Desa Mauk Barat,” Tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung), Ade Yunus akan terus mengkapanyekan dukungan Rehabilitasi dan revitalisasi hutan mangrove di pesisir Tangerang.

“Rehabilitasi dan revitalisasi hutan mangrove menjadi concern kami, sebagai upaya preventif mitigasi bencana mencegah banjir rob, erosi dan abrasi di pesisir Tangerang,” terangnya.

Ade juga mendukung proyek Strategis Nasional pembangunan Giant Sea Wall yang menggunakan pendekatan Grey Solution dan Green Solution.

“kami mendukung pembangunan tanggul laut atau Giant Sea Wall di wilayah Banten menggunakan metode gray solution dan green solution menjadikan hutan mangrove sebagai tembok alami,” Pungkasnya. [red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 140 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Tangerang Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir di Pakuhaji

15 Januari 2026 - 18:56

Gerebek Posyandu Tulip 5 Jambe, Wabup Intan: Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

15 Januari 2026 - 16:23

Tinjau Banjir Pasir Ampo Kresek, Bupati Tangerang: Respon Cepat Penanganan Tepat

15 Januari 2026 - 12:52

Bupati Tangerang Kunjungi Rumah Roboh Warga Akibat Hujan dan Angin di Kresek

14 Januari 2026 - 14:59

Service Excellence, Pelayanan Samsat Kelapa Dua Diapresiasi Warga

14 Januari 2026 - 08:27

Tutup MTQ Ke-56, Bupati Maesyal Rasyid Ajak Masyarakat Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup

13 Januari 2026 - 22:47

Trending di Kabupaten Tangerang