Kota Tangsel – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia sepak bola putri di Tangerang Selatan. Sekolah Sepak Bola (SSB) Putri Tangsel yang bermarkas di Ciputat sukses menyapu bersih gelar juara di dua kategori usia, U-14 dan U-16, dalam ajang Hydroplus Piala Pertiwi Regional Banten.
Tak hanya membawa pulang trofi juara, tim ini juga mengukir prestasi gemilang lainnya dengan meraih gelar top scorer di kedua kelompok usia. Pencapaian ini menjadikan SSB Putri Tangsel sebagai tim paling dominan di turnamen yang mempertemukan tim-tim terbaik dari seluruh Banten tersebut.
Sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian luar biasa ini, seluruh pemain dan pelatih diundang secara khusus ke Rumah Dinas Wali Kota Tangerang Selatan pada Rabu (23/4).
Mereka disambut langsung oleh Ketua Askot PSSI Tangsel, Erlangga Yudha Nugraha, bersama Ketua TP PKK Kota Tangsel, Tini Indrayanthi.
“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pemain dan pelatih. Mereka bukan hanya menjuarai dua kategori, tapi juga memborong gelar top scorer. Ini prestasi yang luar biasa dan patut dibanggakan,” ujar Erlangga saat memberikan sambutan.
Menurut Erlangga, keberhasilan ini menjadi titik awal untuk mempersiapkan tim sepak bola putri Tangsel berlaga di ajang yang lebih besar.
“Piala Pertiwi ini menjadi jembatan bagi tim Putri untuk berpeluang tampil di PORPROV 2026 mendatang. Kami sedang mengusulkan ke KONI agar sepak bola putri bisa dipertandingkan secara resmi di PORPROV,” tambahnya.
Tak hanya soal kompetisi, pembinaan berkelanjutan juga menjadi perhatian serius Askot PSSI Tangsel. Erlangga menyebut bahwa beberapa pemain sudah mulai dilirik oleh pemandu bakat dari tingkat nasional. Bahkan, ada yang sudah mencicipi panggung internasional.
“Alhamdulillah, beberapa pemain kita sudah pernah tampil di tingkat nasional dan internasional—seperti ke Jepang dan Arab Saudi. Ini bukti bahwa sepak bola putri Tangsel punya potensi besar. Hanya saja selama ini belum terlalu tersorot media. Sekarang saatnya mereka bersinar,” ungkapnya.
Erlangga juga menyampaikan bahwa momentum ini sangat tepat karena berdekatan dengan peringatan Hari Kartini, yang menjadi simbol perjuangan perempuan Indonesia. Ia menyebutkan bahwa semangat “Habis Gelap Terbitlah Terang” sangat relevan dengan perjalanan panjang tim putri Tangsel yang penuh tantangan.
“Mereka menempuh banyak liku-liku dan perjuangan sebelum bisa menjadi juara. Saya tahu bagaimana mereka berjuang di ASBWI dan berbagai liga lainnya. Prestasi ini lahir dari kerja keras dan ketekunan,” ucapnya dengan bangga.
Menutup pernyataannya, Erlangga menegaskan bahwa tim putri akan menjadi andalan Tangerang Selatan saat menjadi tuan rumah PORPROV 2026. Targetnya? Emas.
“Harapan saya, tahun 2026 nanti, tim putri kita bisa meraih juara 1 di PORPROV. Mereka bukan hanya pemain, tapi simbol kemajuan sepak bola putri di Tangsel,” tegas Erlangga. [red]











