Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Banten · 9 Mei 2026 ·

Pertama di Indonesia, Mendikdasmen Apresiasi Pemprov Banten Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman


 Disaksikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, Gubernur Banten Andra Soni tandatangani pembentukan Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) di Provinsi Banten. Foto: ist Perbesar

Disaksikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, Gubernur Banten Andra Soni tandatangani pembentukan Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) di Provinsi Banten. Foto: ist

Kota Tangerang – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Banten khususnya Dindikbud Banten atas inisiatifnya membentuk Pokja Budaya Sekolah Aman dan  Nyaman (BSAN), Pasalnya gerakan tersebut menjadi yang pertama diadakan di Indonesia.

“ini adalah yang pertama di Indonesia. Saya berterima kasih pada Pak Gubernur beserta seluruh jajaran yang telah mendukung program Gerakan Budaya Asri dan juga Gerakan Sekolah Aman dan Nyaman,” ujar Mu’ti Saat menghadiri Deklarasi BSAN di Stadion Benteng Reborn Kota Tangerang, Sabtu, (09/05/2026).

Mu’ti menyerukan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh civitas akademika dilingkungan sekolah dari segala bentuk perundungan dan tindakan kekerasan fisik.

“dengan pendekatan yang lebih humanis ini, penanganan berbagai masalah kekerasan itu bersifat preventif-promotif. Sehingga kita juga melibatkan siswa dan juga melibatkan OSIS, Pramuka, dan berbagai organisasi pelajar,” sambungnya.

Selain itu, Mu’ti juga mengapresiasi Gebyar Telenta Siswa 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Banten sebagai bentuk pengembangan talenta siswa dari tingkat SKh hingga SMA.

“ruang kreativitas, ruang aktualisasi, serta ruang berkompetisi. Sehingga dengan program seperti ini, mudah-mudahan tidak hanya talenta mereka dapat tumbuh dan berkembang, tapi juga tumbuh karakter yang kuat, jiwa ksatria, jiwa sportifitas,” Tandasnya.[red]

 

 

Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Setahun Rumah Singgah Pemprov Banten: Merawat Harapan dan Meringankan Beban Warga

24 Juni 2026 - 20:05

Serius Tangani Banjir, Gubernur Andra Soni Awasi Langsung Normalisasi Sungai Cibanten

24 Juni 2026 - 18:40

Infrastruktur Banten Diperkuat, Pemprov Ajukan 50 Ruas Jalan Melalui IJD 2026

23 Juni 2026 - 21:35

Jalan Rusak Tinggal Kenangan, Warga Malanggah Serang Kini Lebih Mudah ke Sekolah dan Puskesmas

22 Juni 2026 - 19:58

Pemprov Banten Siapkan Relokasi SMAN 3 Rangkasbitung ke Lahan yang Lebih Luas

22 Juni 2026 - 17:58

Gubernur Andra Soni Tegaskan SPMB Transparan dan Akuntabel

22 Juni 2026 - 15:52

Trending di Banten