Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Banten · 9 Mei 2026 ·

Pertama di Indonesia, Mendikdasmen Apresiasi Pemprov Banten Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman


 Disaksikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, Gubernur Banten Andra Soni tandatangani pembentukan Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) di Provinsi Banten. Foto: ist Perbesar

Disaksikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, Gubernur Banten Andra Soni tandatangani pembentukan Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) di Provinsi Banten. Foto: ist

Kota Tangerang – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Banten khususnya Dindikbud Banten atas inisiatifnya membentuk Pokja Budaya Sekolah Aman dan  Nyaman (BSAN), Pasalnya gerakan tersebut menjadi yang pertama diadakan di Indonesia.

“ini adalah yang pertama di Indonesia. Saya berterima kasih pada Pak Gubernur beserta seluruh jajaran yang telah mendukung program Gerakan Budaya Asri dan juga Gerakan Sekolah Aman dan Nyaman,” ujar Mu’ti Saat menghadiri Deklarasi BSAN di Stadion Benteng Reborn Kota Tangerang, Sabtu, (09/05/2026).

Mu’ti menyerukan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh civitas akademika dilingkungan sekolah dari segala bentuk perundungan dan tindakan kekerasan fisik.

“dengan pendekatan yang lebih humanis ini, penanganan berbagai masalah kekerasan itu bersifat preventif-promotif. Sehingga kita juga melibatkan siswa dan juga melibatkan OSIS, Pramuka, dan berbagai organisasi pelajar,” sambungnya.

Selain itu, Mu’ti juga mengapresiasi Gebyar Telenta Siswa 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Banten sebagai bentuk pengembangan talenta siswa dari tingkat SKh hingga SMA.

“ruang kreativitas, ruang aktualisasi, serta ruang berkompetisi. Sehingga dengan program seperti ini, mudah-mudahan tidak hanya talenta mereka dapat tumbuh dan berkembang, tapi juga tumbuh karakter yang kuat, jiwa ksatria, jiwa sportifitas,” Tandasnya.[red]

 

 

Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dilantik Jadi Ketua HKTI Banten, Andra Soni Jadikan Kawasan Sitandu Laboratorium Pertanian

26 September 2026 - 15:34

Kunjungi Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda, Gubernur Andra Soni Do’a Bersama

25 September 2026 - 13:47

Annisa Mahesa Bingkai Inklusi Keuangan dengan Nilai Empat Pilar Kebangsaan

25 September 2026 - 13:23

Peringati HUT Ke-12, Jamkrida Banten Diminta Beri Manfaat Nyata untuk Masyarakat

24 September 2026 - 19:46

Ikuti Evaluasi SAKIP, Pemprov Banten Pertajam Orientasi Kinerja Aparatur Berbasis Dampak

24 September 2026 - 17:07

Komitmen Gubernur Andra Soni dalam Mendukung Perkembangan Perekonomian Digital

24 September 2026 - 15:10

Trending di Banten