Menu

Mode Gelap
Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia Bapenda Banten Gelar Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah Serta Opsen PKB dan BBNKB

Kota Tangerang · 3 Jun 2025 ·

Perpres 35 tahun 2018 Bakal Direvisi, Danantara Bakal Ambil Alih PSEL ‘Mandeg’?


 Kondisi TPA Rawa Kucing Neglasari Kota Tangerang yang sudah Over Kapasitas. Foto: TangerangPos Perbesar

Kondisi TPA Rawa Kucing Neglasari Kota Tangerang yang sudah Over Kapasitas. Foto: TangerangPos

Kota Tangerang – Investasi Pengolahan Sampah di Indonesia melalui Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) kini menjadi daya tarik tersendiri, para investor dari berbagai belahan dunia, termasuk Singapura, Jepang, Korea Selatan, China, serta negara Eropa lainnya mulai berminat dan berdatangan ke Indonesia.

Guna mewujudkan Waste to Energi tersebut, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq sedang menyusun draft revisi Perpres 35 tahun tahun 2018 tentang percepatan Pembangunan Instalasi PSEL dengan Tekhnologi Ramah Lingkungan untuk dilakukan penyempurnaan.

Salahsatu bagian dari revisi Perpres tersebut mencakup penugasan pengembangan PSEL kepada Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia.

“Urusan lelang serta subsidi untuk beli listrik nanti diambil alih oleh PT PLN (Persero), sehingga jenisnya secara langsung, on grid (tersambung) dengan jaringan publik,” ungkap Hanif dikutip Tempo, 9 Mei 2025 lalu.

Yang menjadi sorotan lainya dalam draft Perpres tersebut adalah terkait ‘tipping fee’ ongkos yang ditransfer oleh otoritas lokal atau Pemerintah Daerah ke pemroses limbah atau investor PSEL yang seharusnya dihindari.

“Pencegahan terjadinya korupsi dapat dicapai melalui penghapusan jalurnya,” sambungnya.

Di samping itu, Kementerian Lingkungan Hidup tengah menguji coba teknologi gasifikasi dan sistem biogas untuk tahap akhir dari manajemen limbah. Sedangkan, sampah organik berukuran kecil dapat diproses menggunakan metode maggot alias larva lalat.

Hanif menunjukkan bahwa sistem RDF terbesar yang telah diterapkan di Indonesia hanya dapat memroses sebanyak 500 ton limbah setiap harinya.

“Padahal tumpukan sampah di kota semakin banyak dan ragamnya pun bervariasi,” lanjutnya.

Sementara itu, Chief Investment Officer (CIO) Daya Anagata Nusantara (Danantara) Pandu Sjahrir mengatakan pengolahan sampah merupakan bisnis yang menjanjikan untuk dikembangkan.

Namun demikian, investasi yang diinginkan Indonesia pada bisnis pengolahan sampah menjadi energi, tidak hanya berupa pendanaan saja tetapi juga dari sisi teknologi. Pasalnya, teknologi yang sangat bagus agar tidak menimbulkan masalah lingkungan berikutnya.

Dia berharap investor yang masuk nantinya sudah berpengalaman dalam mengelola sampah di kota-kota seluruh dunia.

“Investasi tentu dari pendanaan dan juga pembangunan teknologi. Karena pembangunan itu penting. Ini kan pembangunan sampah, waste to energy yang juga skalanya cukup besar di beberapa banyak lokasi,” tandas Pandu.

Untuk diketahui, dalam Perpres 35 Tahun 2018 tersebut, Kota Tangerang menjadi salahsatu Kota yang ditunjuk sebagai Pilot Project Percepatan Pembangunan Instalasi PSEL.

Sejak ditandatanganinya MoU antara Pemerintah Kota Tangerang dengan anak Perusahaan PT. Oligo Infrastruktur Indonesia yaitu PT. Oligo Infra Swarna Nusantara (OISN) pada 9 Maret 2022 lalu gagal Beroperasi pada Juni 2025 tahun ini. Padahal gunungan sampah di TPA Rawa Kucing sudah Overload dan sangat mengkhawatirkan. [red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 218 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Layanan Jantung dan Stroke Gratis BPJS, Wamenkes: Cath Lab RSUD Kota Tangerang Setara RS Rujukan Nasional

14 Februari 2026 - 14:26

Gerakan Banten ASRI, Puluhan Ton Sampah Kali Sabi Dibersihkan Relawan

14 Februari 2026 - 11:58

Dukung Galang RTHB, Maryono Tegaskan Komitmen Tangerang Bangun Kota Sehat

13 Februari 2026 - 17:53

Kolaborasi Wujudkan ASRI, Kemen LH- Pemkot Tangerang dan TNI-Polri Gelar Aksi Bersih Massal 

13 Februari 2026 - 13:47

Diikuti Pasangan Non-Muslim, Sachrudin: Kebahagiaan Ngebesan Milik Semua Warga 

12 Februari 2026 - 16:35

Satukan Ribuan Jamaah dari Berbagai Daerah, Tangerang Bershalawat Jadi Majelis Perekat

12 Februari 2026 - 08:42

Trending di Kota Tangerang