Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Kota Tangerang · 25 Jan 2024 ·

Peringati Peristiwa Lengkong Ke-78, Hasyim Djojohadikusumo Tabur Bunga di TMP Taruna Kota Tangerang


 Hasyim Djojohadikusumo didampingi Mochammad Iriawan dan keluarga keturunan para pahlawan yang gugur dalam pertempuran Lengkong melawan kolonial Jepang. Foto: TangerangPos Perbesar

Hasyim Djojohadikusumo didampingi Mochammad Iriawan dan keluarga keturunan para pahlawan yang gugur dalam pertempuran Lengkong melawan kolonial Jepang. Foto: TangerangPos

Kota Tangerang – Yayasan 25 Januari 1946 menggelar Ziarah Peringatan ke-78 Peristiwa Lengkong yang dihadiri tokoh nasional dan keluarga keturunan para pahlawan yang gugur dalam pertempuran dahsyat melawan kolonialisme Jepang.

Hadir dalam tabur bunga tersebut Adik Kandung Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Hashim Djojohadikusumo yang juga keponakan kandung dari 2 pahlawan nasional yang berbarengan gugur di Pertempuran Lengkong, Lettu Soebianto Djojohadikusumo dan Taruna Soejono Djojohadikusumo.

“Mereka begitu mencintai negara ini sampai mereka mengorbankan jiwa raganya, semangat pantang menyerah. Semangat ini harus kita wariskan ke generasi sekarang,” ungkap Hasyim yang didampingi Komjen.Pol. (Purn) Mochammad Iriawan atau Iwan Bule. Kamis, (25/01/2024).

Ketua Yayasan 25 Januari 1946, Rani D. Sutrisno sampaikan terimakasih atas kehadiran para tokoh nasional dan undangan lainnya. Serta berharap menjadi pengingat bagi generasi muda akan sejarah revolusi kemerdekaan Indonesia.

“Kehadiran bapak dan ibu adalah kehormatan bagi kami, karena merupakan wujud penghargaan dan ungkapan simpati yang tulus untuk mengenang jasa dan mendoakan para perwira dan taruna MA Tangerang yang gugur dalam menjaga kedaulatan NKRI,” ujar Rani.

Untuk diketahui, Pertempuran Lengkong adalah pertempuran Tentara Keamanan Rakyat melawan pasukan Jepang di Desa Lengkong, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia yang terjadi pada tanggal 25 Januari 1946.

Bermula dari Resimen IV TRI di Tangerang, yang mengelola Akademi Militer Tangerang, dengan dipimpin Mayor Daan Mogot, puluhan taruna akademi mendatangi markas Jepang di Desa Lengkong untuk melucuti senjata pasukan jepang. Daan Mogot didampingi sejumlah perwira, antara lain Mayor Wibowo, Letnan Soetopo, dan Letnan Soebianto Djojohadikusumo.

Dalam proses perlucutan senjata yang awalnya berlangsung lancar, kemudian terjadi insiden letusan senjata dan mitraliur dari arah tersembunyi. Kemudian terjadi pertempuran yang tak seimbang, dengan banyak korban berjatuhan di pihak Indonesia, di mana 33 taruna dan 3 perwira gugur, serta 1 taruna lainnya wafat setelah sempat dirawat di rumah sakit. Perwira yang gugur adalah Daan Mogot, Letnan Soebianto, dan Letnan Soetopo. Peristiwa berdarah kini dikenal sebagai Peristiwa Pertempuran Lengkong.

Pada tanggal tersebut, kemudian berdasarkan Keputusan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu, dituangkan lewat Surat Telegram KSAD Nomor ST/12/2005 bertanggal 7 Januari 2005, ditetapkan sebagai Hari Bakti Taruna Akademi Militer. [red]

Artikel ini telah dibaca 255 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Awasi Pelaksanaan Pra-SPMB Kota Tangerang, Bila Ada Pungli Lapor Kesini

12 Mei 2026 - 17:22

Lantik Guru dan Kepsek, Maryono Dorong Penguatan Pendidikan Karakter dan BSAN

12 Mei 2026 - 16:35

BSNPG Mulai Bergerak Sambil Salurkan Hobi Lewat Tour Vespa

12 Mei 2026 - 14:05

Viral! AHY Tegur Keras Kepala BBWS Ciliwung-Cisadane, Apa Penyebabnya?

11 Mei 2026 - 20:27

Rapat Kewilayahan, Sachrudin Tegaskan Perbaikan Infrastruktur dan Respons Aduan Warga Dipercepat

11 Mei 2026 - 15:33

Primaya Hospital Kelapa Gading Perluas Layanan Jantung Modern dengan Ablasi Tanpa Radiasi

11 Mei 2026 - 07:24

Trending di Nasional