Menu

Mode Gelap
Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia Bapenda Banten Gelar Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah Serta Opsen PKB dan BBNKB Dinkes Banten Diganjar Penghargaan Dirjen Pas atas Kontribusi Memberikan Pelayanan Kesehatan di UPT Lapas/Rutan

Banten · 22 Mar 2025 ·

Peringati Hari Air, Banksasuci Kembali Tanam 1.000 Pohon di Bantaran Sungai Cisadane


 Ketua Banksasuci Foundation Ade Yunus saat menanam pohon dibantaran sungai Cisadane pada Peringatan Hari Air Se-Dunia. Foto: TangerangPos Perbesar

Ketua Banksasuci Foundation Ade Yunus saat menanam pohon dibantaran sungai Cisadane pada Peringatan Hari Air Se-Dunia. Foto: TangerangPos

Tangerang – Dalam rangka memperingati Hari Air Se-Dunia 22 Maret 2025, Ratusan relawan Banksasuci Foundation lakukan aksi penanaman 1.000 Pohon di Bantaran Sungai Cisadane.

Komunitas Pegiat Lingkungan yang concern dalam pelestarian Sungai dan kali di wilayah Tangerang Raya tersebut mengajak semua pihak untuk turut serta berpartisipasi menghijaukan kembali Bantaran sungai.

“Bukan hanya peringatan Hari Air saja, Alhamdulillah Banksasuci rutin secara berkesinambungan lakukan penanaman pohon dibantaran sungai Cisadane,” Ungkap Ketua Banksasuci Foundation, Ade Yunus, Sabtu (22/03/2025).

Ade menambahkan bahwa penanaman pohon ini menjadi penting karena kondisi di bantaran Sungai Cisadane banyak pohon yang sudah mengering dan tandus sehingga diperlukan upaya konservasi. Upaya tersebut juga berupaya untuk menampung air lebih banyak, sehingga penyerapan untuk air tanah cukup.

“target kami 10.000 pohon dari tengah hilir ke hulu, tentunya dibutuhkan dukungan kerjasama seluruh stakeholders terkait agar program tersebut dapat berjalan sesuai target,” sambungnya.

Untuk diketahui pohon yang ditanam pun bervariasi menyesuaikan kepada kondisi bantaran itu sendiri. Seperti pohon Kirai, Pohon Elo, Pohon randu, Pohon Produktif, dan bunga-bunga. Program tersebut dinamakan arboretum fruit and flower.

“Sebagian besar Pohon Endemi Cisadane, Seperti Kirai dan Elo, sisanya pohon penguat dan produktif,” Pungkasnya. [red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 102 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Andra Soni Apresiasi Siswa Peraih Juara I Lomba Cerdas Cermat BPK RI

13 Januari 2026 - 17:02

Dukung Asta Cita Presiden, Gubernur Andra Soni Mulai Pembangunan Sekolah Rakyat di Pandeglang

12 Januari 2026 - 18:51

Gubernur Banten Andra Soni Antar Kepergian Tokoh Pendiri Banten H. Tb.Tryana Sjam’un Ke Peristirahatan Terakhir

12 Januari 2026 - 17:59

Optimalkan Program Banten Sehat, Gubernur Andra Soni Serap Aspirasi Pengelola Rumah Sakit

12 Januari 2026 - 16:22

Transformasi Digital Kian Optimal, Pemprov Banten Raih Predikat “Sangat Baik” pada Evaluasi SPBE 2025

12 Januari 2026 - 11:38

Hari Gerakan Satu Juta Pohon, Gubernur Banten Bersama Pegiat Lingkungan Tanam 5.000 Pohon

11 Januari 2026 - 11:41

Trending di Banten