Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Banten · 22 Mar 2025 ·

Peringati Hari Air, Banksasuci Kembali Tanam 1.000 Pohon di Bantaran Sungai Cisadane


 Ketua Banksasuci Foundation Ade Yunus saat menanam pohon dibantaran sungai Cisadane pada Peringatan Hari Air Se-Dunia. Foto: TangerangPos Perbesar

Ketua Banksasuci Foundation Ade Yunus saat menanam pohon dibantaran sungai Cisadane pada Peringatan Hari Air Se-Dunia. Foto: TangerangPos

Tangerang – Dalam rangka memperingati Hari Air Se-Dunia 22 Maret 2025, Ratusan relawan Banksasuci Foundation lakukan aksi penanaman 1.000 Pohon di Bantaran Sungai Cisadane.

Komunitas Pegiat Lingkungan yang concern dalam pelestarian Sungai dan kali di wilayah Tangerang Raya tersebut mengajak semua pihak untuk turut serta berpartisipasi menghijaukan kembali Bantaran sungai.

“Bukan hanya peringatan Hari Air saja, Alhamdulillah Banksasuci rutin secara berkesinambungan lakukan penanaman pohon dibantaran sungai Cisadane,” Ungkap Ketua Banksasuci Foundation, Ade Yunus, Sabtu (22/03/2025).

Ade menambahkan bahwa penanaman pohon ini menjadi penting karena kondisi di bantaran Sungai Cisadane banyak pohon yang sudah mengering dan tandus sehingga diperlukan upaya konservasi. Upaya tersebut juga berupaya untuk menampung air lebih banyak, sehingga penyerapan untuk air tanah cukup.

“target kami 10.000 pohon dari tengah hilir ke hulu, tentunya dibutuhkan dukungan kerjasama seluruh stakeholders terkait agar program tersebut dapat berjalan sesuai target,” sambungnya.

Untuk diketahui pohon yang ditanam pun bervariasi menyesuaikan kepada kondisi bantaran itu sendiri. Seperti pohon Kirai, Pohon Elo, Pohon randu, Pohon Produktif, dan bunga-bunga. Program tersebut dinamakan arboretum fruit and flower.

“Sebagian besar Pohon Endemi Cisadane, Seperti Kirai dan Elo, sisanya pohon penguat dan produktif,” Pungkasnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 143 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Infrastruktur Banten Diperkuat, Pemprov Ajukan 50 Ruas Jalan Melalui IJD 2026

23 Juni 2026 - 21:35

Jalan Rusak Tinggal Kenangan, Warga Malanggah Serang Kini Lebih Mudah ke Sekolah dan Puskesmas

22 Juni 2026 - 19:58

Pemprov Banten Siapkan Relokasi SMAN 3 Rangkasbitung ke Lahan yang Lebih Luas

22 Juni 2026 - 17:58

Gubernur Andra Soni Tegaskan SPMB Transparan dan Akuntabel

22 Juni 2026 - 15:52

Sekda Deden Ikuti Gerakan Antar Anak Ambil Rapor, Bangun Ikatan Emosional dengan Anak

19 Juni 2026 - 18:50

Gubernur Andra Soni Raih Anugerah SMSI 2026 Kategori Spirit Pers Indonesia

18 Juni 2026 - 20:38

Trending di Banten