Menu

Mode Gelap
Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia Bapenda Banten Gelar Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah Serta Opsen PKB dan BBNKB

Nasional · 2 Nov 2024 ·

Pengunjung XX1 Margo City, Merasa Ditipu dengan Insiden Uang Rusak


 Uang kertas yang rusak diduga setelah melakukan transaksi di counter makanan dan minuman di bioskop The Premier Margocity Depok. Foto: Helmy Perbesar

Uang kertas yang rusak diduga setelah melakukan transaksi di counter makanan dan minuman di bioskop The Premier Margocity Depok. Foto: Helmy

Depok – Insiden melibatkan seorang pengunjung bioskop dan staf counter makanan terjadi di The Premier, XX1 Margocity Depok. Seorang pengunjung bernama M. Khadaffi mengalami kejadian yang diduga terkait dengan uang kertas yang rusak setelah melakukan transaksi di counter makanan dan minuman bioskop tersebut, Sabtu, (02/11/2024).

Awalnya, Khadaffi, atas perintah ayahnya, Helmy Halim, diberikan uang sebesar Rp100.000 dalam pecahan Rp50.000 untuk membeli popcorn dan minuman di counter. Setelah menambahkan Rp20.000 lagi dari ayahnya karena dana yang semula diberikan kurang, Khadaffi membayar total Rp110.000 untuk membeli satu porsi popcorn dan minuman Lemon Tea Special dengan harga Rp106.732.

Setelah memesan, Khadaffi meminta agar uang kembalian sebesar Rp3.000 tidak dikembalikan. Namun, petugas counter bernama Nita tetap memberikan uang kembalian tersebut.

Beberapa saat kemudian, Khadaffi diberi tahu oleh Nita bahwa uang pecahan Rp50.000 yang diberikan sebelumnya dalam kondisi rusak. Khadaffi yang merasa bingung, menerima uang tersebut dan kembali ke ayahnya untuk melaporkan kejadian.

Helmy Halim, yang juga berprofesi sebagai jurnalis, merasa dirugikan atas insiden ini dan menduga bahwa uang yang diserahkan putranya telah ditukar oleh oknum petugas counter.

Ia segera menuntut penjelasan lebih lanjut kepada manajemen bioskop. Setelah film selesai, pihak manajemen yang diwakili oleh manajer Susi dan petugas counter Nita menunjukkan rekaman CCTV untuk menjelaskan proses transaksi tersebut.

Dalam rekaman, tampak Nita menerima uang dari Khadaffi, meletakkannya dekat komputer kasir, lalu kembali melayani pesanan dan memberikan uang kembalian.

Namun, Helmy Halim tetap merasa dirugikan dan menyatakan niatnya untuk melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian. Saat dihubungi untuk keterangan lebih lanjut, manajer Susi menyampaikan bahwa pihaknya tidak bisa memberikan pernyataan resmi dan mengarahkan agar Pak Helmy menghubungi bagian Corporate Communication (Corcom) perusahaan.

” Saya tidak bisa memberikan keterangan, nanti dengan corcom perusahaan, ” kata Susi.

Pihak Corcom The Premier, XX1 Margocity Depok hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait insiden ini.[red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 213 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Aktivis Kalung Desak KLH Tangkap dan Pidanakan Pencemar Cisadane

13 Februari 2026 - 18:07

KLH Mencatat Sepanjang 22,5 Kilometer Terdampak Pencemaran Sungai Cisadane

11 Februari 2026 - 22:31

HUT ke-18 Partai Gerindra, Salurkan Sembako, Bibit Pohon, dan Santunan Anak Yatim ke Berbagai Daerah

6 Februari 2026 - 16:37

Kolaborasi Jakarta-Banten untuk Warga, Mulai dari MRT Hingga Penanganan Banjir

4 Februari 2026 - 18:32

Gubernur Andra Soni dan Forkopimda Provinsi Banten Dengarkan Arahan Presiden Prabowo

2 Februari 2026 - 20:22

Basuki Hadimuljono Sepakat Usulan Kawendra, Untuk Menghadirkan Pusat Kebudayaan dan Ekraf di IKN

1 Februari 2026 - 08:53

Trending di Nasional