Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Nasional · 2 Nov 2024 ·

Pengunjung XX1 Margo City, Merasa Ditipu dengan Insiden Uang Rusak


 Uang kertas yang rusak diduga setelah melakukan transaksi di counter makanan dan minuman di bioskop The Premier Margocity Depok. Foto: Helmy Perbesar

Uang kertas yang rusak diduga setelah melakukan transaksi di counter makanan dan minuman di bioskop The Premier Margocity Depok. Foto: Helmy

Depok – Insiden melibatkan seorang pengunjung bioskop dan staf counter makanan terjadi di The Premier, XX1 Margocity Depok. Seorang pengunjung bernama M. Khadaffi mengalami kejadian yang diduga terkait dengan uang kertas yang rusak setelah melakukan transaksi di counter makanan dan minuman bioskop tersebut, Sabtu, (02/11/2024).

Awalnya, Khadaffi, atas perintah ayahnya, Helmy Halim, diberikan uang sebesar Rp100.000 dalam pecahan Rp50.000 untuk membeli popcorn dan minuman di counter. Setelah menambahkan Rp20.000 lagi dari ayahnya karena dana yang semula diberikan kurang, Khadaffi membayar total Rp110.000 untuk membeli satu porsi popcorn dan minuman Lemon Tea Special dengan harga Rp106.732.

Setelah memesan, Khadaffi meminta agar uang kembalian sebesar Rp3.000 tidak dikembalikan. Namun, petugas counter bernama Nita tetap memberikan uang kembalian tersebut.

Beberapa saat kemudian, Khadaffi diberi tahu oleh Nita bahwa uang pecahan Rp50.000 yang diberikan sebelumnya dalam kondisi rusak. Khadaffi yang merasa bingung, menerima uang tersebut dan kembali ke ayahnya untuk melaporkan kejadian.

Helmy Halim, yang juga berprofesi sebagai jurnalis, merasa dirugikan atas insiden ini dan menduga bahwa uang yang diserahkan putranya telah ditukar oleh oknum petugas counter.

Ia segera menuntut penjelasan lebih lanjut kepada manajemen bioskop. Setelah film selesai, pihak manajemen yang diwakili oleh manajer Susi dan petugas counter Nita menunjukkan rekaman CCTV untuk menjelaskan proses transaksi tersebut.

Dalam rekaman, tampak Nita menerima uang dari Khadaffi, meletakkannya dekat komputer kasir, lalu kembali melayani pesanan dan memberikan uang kembalian.

Namun, Helmy Halim tetap merasa dirugikan dan menyatakan niatnya untuk melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian. Saat dihubungi untuk keterangan lebih lanjut, manajer Susi menyampaikan bahwa pihaknya tidak bisa memberikan pernyataan resmi dan mengarahkan agar Pak Helmy menghubungi bagian Corporate Communication (Corcom) perusahaan.

” Saya tidak bisa memberikan keterangan, nanti dengan corcom perusahaan, ” kata Susi.

Pihak Corcom The Premier, XX1 Margocity Depok hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait insiden ini.[red]

Artikel ini telah dibaca 264 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono Ungkap Kisah Cinta yang Dibayangi Rahasia Keluarga

31 Oktober 2026 - 18:38

Wamenhaj Dahnil: Nonmuslim Bisa Jadi Petugas Haji

30 Oktober 2026 - 19:57

Wujudkan 75.266 Desa Bersinar, Mendes Yandri Bertemu Kapolri Suyudi

30 Oktober 2026 - 19:25

Menteri PU Petakan Banjir Kali Angke: Jembatan Bailey Dipasang, Bendung Polor Bakal Dibongkar

30 Oktober 2026 - 18:04

Mendes Yandri Susanto Tantang Mahasiswa Majukan Desa, Kolaborasi Wujudkan Asta Cita

29 Oktober 2026 - 08:32

Mendes Sebut 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Lahirkan Banyak Desa Ekspor

29 Oktober 2026 - 08:26

Trending di Nasional