Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Banten · 1 Sep 2026 ·

Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja Banten, Gubernur Andra Soni Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4


 Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Kota Serang. Foto: Awal Rijal Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Kota Serang. Foto: Awal Rijal

Kota Serang – Gubernur Banten Andra Soni mengatakan tenaga kerja yang terampil, kompeten, dan unggul saat ini menjadi kebutuhan dasar bagi dunia industri. Pelatihan vokasi menjadi jembatan yang mempertemukan kebutuhan dunia industri dengan potensi dan kompetensi tenaga kerja.

Demikian hal itu disampaikan Andra Soni saat menghadiri Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Kota Serang, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.

“Karena itu, pelatihan vokasi memiliki posisi yang sangat strategis. Pelatihan vokasi menjadi jembatan yang mempertemukan kebutuhan dunia industri dengan potensi dan kompetensi tenaga kerja,” ungkap Andra Soni.

Selanjutnya, Andra Soni juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan ketenagakerjaan di Provinsi Banten.

“Ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, produktif, adaptif, dan berdaya saing,” katanya.

Andra Soni optimistis Pelatihan Vokasi Nasional dapat semakin memperkuat kemitraan dan link and match antara lembaga pelatihan, dunia pendidikan, dunia usaha, dan dunia industri.

Dikatakan, melalui pelatihan vokasi, semakin banyak tenaga kerja diharapkan memperoleh sertifikat kompetensi, memiliki kesiapan memasuki dunia kerja, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan peluang usaha yang pada akhirnya berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Keberadaan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Serang merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Andra Soni berharap sinergi antara Kementerian Ketenagakerjaan, BBPVP Serang, Pemerintah Provinsi Banten, pemerintah kabupaten/kota, serta dunia usaha dan dunia industri terus diperkuat.

“Dengan kolaborasi tersebut diharapkan semakin banyak warga Banten memperoleh akses terhadap pelatihan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, investasi merupakan motor utama penciptaan lapangan kerja secara formal. Ia menyebut investasi nasional pada semester II 2026 telah mencapai Rp1.010,6 triliun atau tumbuh 7,2 persen.

Selanjutnya, Airlangga juga menyoroti masih adanya kesenjangan kompetensi antara pencari kerja dan kebutuhan industri. Menurutnya, penguatan pelatihan vokasi, retraining, dan reskilling menjadi penting untuk menjawab perubahan kebutuhan dunia kerja.

“Tentu tadi disampaikan ada mismatch terkait dengan kompetensi. Oleh karena itu, Bapak Presiden mendorong vokasi agar skill gap-nya bisa dikurangi,” ujarnya.

Ia mengatakan kebutuhan tenaga kerja dengan keterampilan baru semakin besar seiring perkembangan, sehingga diharapkan hal tersebut mampu disesuaikan dengan meningkatkan soft skill serta etika kerja.

“Kalau kita tidak segera melakukan pelatihan, ini akan semakin ketinggalan. Oleh karena itu, saya mendorong agar adik-adik semua bisa meningkatkan soft skill dan mendorong etika kerja,” katanya.

Airlangga juga mendorong kerja sama pemerintah dan dunia usaha untuk memperbesar skala pelatihan vokasi. Menurutnya, fasilitas pelatihan yang dimiliki pemerintah perlu dioptimalkan bersama fasilitas yang dimiliki dunia industri.

Di tempat yang sama, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan pemerintah terus memperkuat program pelatihan vokasi dan magang sebagai bagian dari upaya mengatasi kesenjangan kompetensi tenaga kerja.

Dirinya menyampaikan adanya tambahan anggaran untuk program magang sebesar Rp4,2 triliun dan pelatihan vokasi sebesar Rp1,7 triliun. Tambahan anggaran tersebut meningkatkan kapasitas program magang hingga 150 ribu peserta dan tambahan kapasitas pelatihan vokasi sebanyak 270 ribu peserta.

“Ini adalah upaya kita untuk sama-sama meningkatkan kompetensi anak muda kita. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, pastikan Anda lulus dengan baik sehingga Anda mendapatkan sertifikat kompetensi,” ujar Yassierli.

Pada Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4, kata Yassierli, terdapat lebih dari 30 ribu orang mendaftar dan sekitar 12 ribu peserta dinyatakan lolos untuk mengikuti pelatihan dengan durasi pelatihan bervariasi, mulai dari dua minggu hingga dua bulan. Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta akan memperoleh sertifikat kompetensi.

Yassierli mengatakan Kementerian Ketenagakerjaan pada 2026 menargetkan pelatihan vokasi dapat menjangkau hingga 330 ribu orang. Berbagai bidang prioritas disiapkan, antara lain welding, green skill, smart operation, agroforestry, kecerdasan buatan (artificial intelligence), digital skill, hospitality, dan lainnya.

“Jadilah generasi ke depan yang benar-benar kompeten dan memiliki daya saing, siap bekerja tidak hanya di skala nasional, tapi juga di skala global, internasional,” katanya.[red]

Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Banten Andra Soni Minta Basarnas Perpanjang Operasi SAR

13 September 2026 - 22:56

Sekda Deden Sampaikan Pesan Gubernur Andra Soni untuk Kafilah Banten di MTQ Nasional

13 September 2026 - 20:15

Warga Tangerang Berasa Gak?, Ada Gempa 5,9 SR Jelang Subuh

12 September 2026 - 05:53

Sisir Perairan Krakatau, Gubernur  Andra Soni: Semua Berikhtiar, Maksimalkan Seluruh Potensi

11 September 2026 - 19:59

Turut Penyisiran, Gubernur Andra Soni Membersamai Tim SAR dalam Proses Pencarian

11 September 2026 - 11:03

Dukung Proses Operasi SAR, Gubernur Andra Soni: Kita Percayakan pada Basarnas dan Tim Gabungan

10 September 2026 - 22:01

Trending di Banten