Kota Tangerang – Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) yang juga Bakal Calon Wali Kota Tangerang berpotensi menjadi lawan setara Ketua DPD Golkar Kota Tangerang Sachrudin pada perhelatan Pilkada Kota Tangerang 27 November 2024 mendatang.
Hal tersebut diungkapkan oleh Pengamat Politik Iman Sampurna yang mengatakan bahwa Hasil Survei Jaringan Nurani Rakyat periode 25 April – 15 Mei 2024 terpotret tingkat Popularitas Ahmad Amarullah capai 45,3% sementara elektabilitasnya diangka 8,9%.
“Dalam setiap periode survei yang kami lakukan, Ahmad Amarullah menunjukkan tingkat popularitas dan elektabilitas yang terus naik, bila trend positif tersebut terus dijaga, mungkin dua bulan kedepan berpotensi akan menjadi lawan setara Sachrudin,” Ungkap Iman Kepada TangerangPos, Jum’at (07/06/2024).
Iman menambahkan bahwa hasil survei tersebut menunjukkan sebagian besar kalangan akademisi mempersepsikan Ahmad Amarullah layak maju Pilkada Kota Tangerang dan menjadi lawan penyeimbang Sachrudin.
“Berdasarkan hasil pencuplikan dari 34,3% Responden berpendidikan Sarjana, Magister dan Doktor, sebanyak 23,9% mempersepsikan Ahmad Amarullah layak maju Pilkada Kota Tangerang,” tandasnya.
Untuk diketahui Ahmad Amarullah tercatat telah mendaftarkan diri dan mengikuti penjaringan di empat Partai Politik yaitu PKB, PAN, PSI dan PPP.
“Alhamdulilah sejauh ini saya sudah mendaftar di empat parpol, InsyAllah kedepan komunikasi dengan parpol lainnya sedang dibangun,” ujarnya.
Amarullah mengatakan, selain dari keempat parpol tersebut, ia saat ini juga telah menjalin komunikasi dengan Partai Demokrat dan berharap dapat tiket di Pilkada Kota Tangerang.
“Saya juga sedang membangun komunikasi dengan Partai Demokrat. Mudah-mudahan mendapat restu dari Partai Demokrat,” jelasnya.
Amarullah mengatakan, niatnya maju sebagai calon Walikota Tangerang karena ingin mensejahterahkan masyarakat Kota Tangerang serta membangun Sumber Daya Manusia yang unggul.
Oleh sebab itu ia kemudian memberi jargon visi misinya dengan singkatan SMART (Sejahterah, Mandiri, Akhlak Mulia, Responsif, Transparansi).
Menurutnya, sejahterah yang ia maksud adalah upaya mempertahankan daya saing ekonomi masyarakat kalangan bawah. Mandiri yang ia maksud adalah bagaimana masyarakat tetap bergantung pada usahanya sendiri serta melindungi ekonomi masyarakat bawah. [red]










