Menu

Mode Gelap
Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia Bapenda Banten Gelar Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah Serta Opsen PKB dan BBNKB Dinkes Banten Diganjar Penghargaan Dirjen Pas atas Kontribusi Memberikan Pelayanan Kesehatan di UPT Lapas/Rutan

Kota Tangerang · 10 Des 2022 ·

Pemuda Katolik Siap Menjadi Pelopor Pengembangan Ekonomi Kreatif di Kota Tangerang


 Pemuda Katolik Siap Menjadi Pelopor Pengembangan Ekonomi Kreatif di Kota Tangerang Perbesar

Kota Tangerang – Paska mengikuti Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL) I Pemuda Katolik di Bali, Jumat – Minggu (2 – 4 Desember 2022), Adhitya Dinardo salah satu peserta utusan dari Komisariat Daerah Banten memberikan respon positif atas pengarusutamaan ekonomi kreatif sebagai pilihan strategis organisasi.

Bagi Ardo, tema KKL “Upgrading Kader dan Organisasi dalam Bidang Ekonomi Kreatif dan Pariwisata di Era Digital” ini merupakan tema yang cemerlang dan dirasakan dapat menjawab kebutuhan organisasi terutama untuk Pemuda Katolik.

“Kondisi kami hari ini di Kota Tangerang harus kami akui masih terbilang baru dan belum benar-benar berjalan sebagaimana idealnya organisasi yang mandiri dan belum memiliki sistem fundraising yang jelas. Dalam KKL ini ada begitu banyak _insight_ yang saya peroleh dan _make sense_ sekali untuk dikerjakan,” kata Ardo yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komcab Kota Tangerang.

Ekonomi kreatif, menurut Ardo menjadi potensi dan peluang yang sangat terbuka menjadi _action plan_ organisasi dan tergantung bagaimana komitmen dan kemauan secara sadar untuk menindaklanjutinya dengan landasan adanya inovasi, mampu mengambil resiko dan proaktif.

“Untuk Ekraf di Kota Tangerang sendiri kini sedang bergiat menuju kesana dan ada begitu banyak potensi yang dapat dikembangkan secara lebih maksimal. Kota ini sejauh ini lebih menonjol pada sektor kuliner makanya kerap disebut sebagai Kota Jajan. Potensi kuliner lebih menjanjikan karena memang Kota Tangerang tidak memiliki pariwisata alam,” ujar Ardo.

Pemerintah Kota Tangerang dengan inovasinya memaksimalkan adanya taman – taman kota, wisata kano, kuliner Pasar Lama dan wisata religi di Masjid Al-Azhom. Yang dahulu Kota Tangerang terkenal dengan Kota Seribu Industri kini dikembangkan menjadi Kota Seribu Jasa dengan adanya kolaborasi seluruh pihak untuk kesejahteraan masyarakat di Kota Tangerang.

“Pemuda Katolik Kota Tangerang menyambut baik pengembangan Ekraf ini dan kami berharap dapat turut terlibat aktif didalamnya untuk mempelopori pengembangannya di kalangan generasi milenial di Kota Tangerang. Semoga ikhtiar ini dapat terwujud,” pungkas Ardo. (Rendi Saputra/Bule)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 70 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wujud Kepedulian, Ketua DPRD Kota Tangerang Ajak Donor Darah untuk Perkuat Stok PMI

4 Desember 2025 - 21:06

Tingkatkan Layanan Publik, Wali Kota Sachrudin Ajak Kepala OPD Belajar AI 

4 Desember 2025 - 20:23

Komisi IV DRPD Kota Tangerang Dorong Optimalisasi Mitigasi Bencana

4 Desember 2025 - 18:13

DPRD Kota Tangerang Mediasi Warga dan PT GNI, Akses Jalan Gg. H. Dulloh Bakal Dibuka

3 Desember 2025 - 21:15

Akhirnya Satpol PP Kota Tangerang Segel Rumah Duka Family Care Krematorium Pawibana di RSUP Sitanala

3 Desember 2025 - 18:51

Pemkot Tangerang Perluas Akses Layanan Kesehatan Komprehensif bagi ODHA

3 Desember 2025 - 15:17

Trending di Kota Tangerang