Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Kota Tangerang · 19 Agu 2026 ·

Pemkot Tangerang Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Lingkungan Sekolah Melalui Edukasi dan Simulasi 


 BPBD Kota Tangerang saat Sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana yang digelar di SMPN 25 Tangerang. Foto: Ist Perbesar

BPBD Kota Tangerang saat Sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana yang digelar di SMPN 25 Tangerang. Foto: Ist

Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana, termasuk di lingkungan sekolah. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana yang digelar di SMPN 25 Tangerang, Rabu (19/8/26).

Kegiatan yang diikuti sebanyak 100 peserta ini membekali mengenai informasi dasar kebencanaan sebagai langkah awal untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan dalam menghadapi kondisi darurat.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan, edukasi kebencanaan perlu diberikan sejak dini agar siswa maupun warga sekolah memahami langkah yang harus dilakukan ketika bencana terjadi. Menurutnya, pengetahuan dasar menjadi salah satu faktor penting untuk mengurangi risiko dan kepanikan saat menghadapi situasi darurat.

“Edukasi kebencanaan harus terus dilakukan, terutama di lingkungan sekolah. Kami ingin para peserta memahami potensi risiko bencana, mengetahui tindakan yang tepat, dan tidak panik ketika menghadapi kondisi darurat,” ujar Mahdiar.

Selain mendapatkan materi, peserta juga mengikuti simulasi evakuasi untuk memberikan pengalaman langsung mengenai tahapan yang perlu dilakukan ketika terjadi bencana, mulai dari merespons situasi darurat hingga menuju lokasi yang lebih aman.

Mahdiar menjelaskan, simulasi menjadi bagian penting dalam edukasi kebencanaan karena peserta tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga dapat mempraktikkan prosedur evakuasi secara langsung. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membangun kebiasaan tanggap dan terarah ketika menghadapi bencana.

“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan warga sekolah. Ketika terjadi bencana, mereka sudah mengetahui apa yang harus dilakukan, bagaimana melakukan evakuasi, dan bagaimana saling membantu dengan tetap mengutamakan keselamatan,” jelasnya.

Pemkot Tangerang melalui BPBD akan terus mendorong edukasi dan simulasi kebencanaan di berbagai lingkungan masyarakat. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya sadar bencana sekaligus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat Kota Tangerang dalam menghadapi berbagai potensi bencana.[red]

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sachrudin Ajak JPPPM Terus Tebarkan Ilmu dan Manfaat Pesantren ke Tengah Masyarakat

19 Agustus 2026 - 18:59

Hadapi Musim Kemarau, Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Perkuat Cadangan Air Bersih

18 Agustus 2026 - 19:30

Proyek Perbaikan Ruas Jalan Marsekal Suryadarma Kota Tangerang Resmi Dimulai

18 Agustus 2026 - 16:22

Terima Lencana Dharma Bakti Pramuka, Maryono: Terus Berkarya dan Peduli Sesama

18 Agustus 2026 - 12:00

Wali Kota Sachrudin Ajak Warga Manfaatkan Diskon PKB Hingga 40 Persen 

18 Agustus 2026 - 11:25

Konvoi Kebangsaan, Sachrudin-Maryono Ajak Komunitas Jadi Pelopor Keselamatan Berkendara & Taat Peraturan Lalu Lintas

17 Agustus 2026 - 19:52

Trending di Kota Tangerang