Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang · 19 Agu 2026 ·

Pemkot Tangerang Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Lingkungan Sekolah Melalui Edukasi dan Simulasi 


 BPBD Kota Tangerang saat Sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana yang digelar di SMPN 25 Tangerang. Foto: Ist Perbesar

BPBD Kota Tangerang saat Sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana yang digelar di SMPN 25 Tangerang. Foto: Ist

Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana, termasuk di lingkungan sekolah. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana yang digelar di SMPN 25 Tangerang, Rabu (19/8/26).

Kegiatan yang diikuti sebanyak 100 peserta ini membekali mengenai informasi dasar kebencanaan sebagai langkah awal untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan dalam menghadapi kondisi darurat.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan, edukasi kebencanaan perlu diberikan sejak dini agar siswa maupun warga sekolah memahami langkah yang harus dilakukan ketika bencana terjadi. Menurutnya, pengetahuan dasar menjadi salah satu faktor penting untuk mengurangi risiko dan kepanikan saat menghadapi situasi darurat.

“Edukasi kebencanaan harus terus dilakukan, terutama di lingkungan sekolah. Kami ingin para peserta memahami potensi risiko bencana, mengetahui tindakan yang tepat, dan tidak panik ketika menghadapi kondisi darurat,” ujar Mahdiar.

Selain mendapatkan materi, peserta juga mengikuti simulasi evakuasi untuk memberikan pengalaman langsung mengenai tahapan yang perlu dilakukan ketika terjadi bencana, mulai dari merespons situasi darurat hingga menuju lokasi yang lebih aman.

Mahdiar menjelaskan, simulasi menjadi bagian penting dalam edukasi kebencanaan karena peserta tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga dapat mempraktikkan prosedur evakuasi secara langsung. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membangun kebiasaan tanggap dan terarah ketika menghadapi bencana.

“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan warga sekolah. Ketika terjadi bencana, mereka sudah mengetahui apa yang harus dilakukan, bagaimana melakukan evakuasi, dan bagaimana saling membantu dengan tetap mengutamakan keselamatan,” jelasnya.

Pemkot Tangerang melalui BPBD akan terus mendorong edukasi dan simulasi kebencanaan di berbagai lingkungan masyarakat. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya sadar bencana sekaligus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat Kota Tangerang dalam menghadapi berbagai potensi bencana.[red]

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sufmi Dasco Beri Perhatian Terhadap Dugaan Diskriminasi di SMA Strada St.Thomas Aquino Tangerang

21 Oktober 2026 - 15:38

Perkuat Pelayanan Publik, Pemprov Banten Usulkan Perubahan Struktur Perangkat Daerah

20 Oktober 2026 - 18:25

Kali Sabi Dilebarkan, Warga RW 016 Uwung Jaya Berharap Bebas Banjir

20 Oktober 2026 - 15:16

Turunkan 23 Atlet Disemua Kategori, FAJI Kota Tangerang Siap Sabet Medali di Porprov VII Tangsel

20 Oktober 2026 - 14:19

Tingkatkan Kepedulian terhadap Lingkungan, Sachrudin-Maryono Gaungkan PHBS Jadi Gaya Hidup

19 Oktober 2026 - 19:50

PT Bumitangerang Mesindotama (Ofi) Raih Penghargaan The Best Corporate Sustainability pada Ajang TangerangPos Awards 2026

17 Oktober 2026 - 22:12

Trending di Kota Tangerang