Menu

Mode Gelap
Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia Bapenda Banten Gelar Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah Serta Opsen PKB dan BBNKB Dinkes Banten Diganjar Penghargaan Dirjen Pas atas Kontribusi Memberikan Pelayanan Kesehatan di UPT Lapas/Rutan

Ekonomi · 10 Nov 2023 ·

Paradoks Kemiskinan di Kota Tangerang Antara Apresiasi dan Wajah Kumuh Kota


 Permukiman Kumuh di Pusat Kota Tangerang, Jl. H. Abdul Azis Kelurahan Suka asih Kecamatan Tangerang Kota Tangerang. Foto: TangerangPos Perbesar

Permukiman Kumuh di Pusat Kota Tangerang, Jl. H. Abdul Azis Kelurahan Suka asih Kecamatan Tangerang Kota Tangerang. Foto: TangerangPos

Kota Tangerang – Paradoks adalah sebuah pernyataan yang seolah-olah bertentangan atau berlawanan dengan asumsi umum, tetapi dalam kenyataannya mengandung sebuah kebenaran. Dalam ilmu sastra, paradoks termasuk ke dalam kategori ketidaklangsungan ekspresi yang berwujud penyimpangan arti.

Kemiskinan adalah ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar, baik makanan maupun bukan makanan. Penghitungan angka kemiskinan menggunakan garis kemiskinan yang diperoleh dari data pengeluaran, sebagai batas antara penduduk miskin dan tidak miskin. Adapun penduduk miskinnya, didefinisikan sebagai penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan.

Insentif Fiskal Pemerintah Pusat Kepada Kota Tangerang

Dinilai Berhasil turunkan angka kemiskinan ekstrem, Wakil presiden KH. Ma’ruf Amin berikan Insentif Fiskal Tahun Berjalan untuk Kategori Kinerja Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2023 kepada Pemerintah Kota Tangerang.

Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 350 Tahun 2023 tentang Rincian Alokasi Insentif Fiskal Tahun Berjalan Kategori Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat pada Tahun Anggaran 2023, provinsi/kabupaten/kota, Kota Tangerang menerima insentif fiskal tahun berjalan untuk kategori Kinerja Penghapusan Kemiskinan Ekstrem sebesar Rp 5.385.758.000.

“Sesuai arahan Wapres tadi, kita Pemerintah Daerah diminta untuk memaksimalkan dana insentif untuk memperkuat strategi penghapusan kemiskinan ekstrem, utamanya untuk kegiatan yang manfaatnya langsung diterima oleh masyarakat.” ucap Sekda Kota Tangerang, Herman Suwarman saat ditemui usai acara di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 6, Jakarta Pusat, Kamis (09/11).

Untuk itu, Herman, menegaskan, upaya-upaya untuk menurunkan kemiskinan ekstrem khususnya di Kota Tangerang akan terus dioptimalkan melalui program-program yang konkret dan tepat sasaran.

“Tentunya ini adalah komitmen dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang yang senantiasa akan memberikan pelayanan serta jaminan kesejahteraan sosial bagi masyarakatnya melalui program-program seperti pembiayaan UMKM, bedah rumah, kesehatan gratis serta pendidikan gratis mulai dari tingkat SD dan SMP hingga perguruan tinggi dan program-program lainnya,” papar Herman.

“Dan berkat komitmen dan upaya serta kolaborasi dari semua pihak, per tahun 2022 persentase penduduk miskin di Kota Tangerang berhasil turun di angka 5,77% dari sebelumnya 5,93% di tahun 2021.” imbuhnya.

Garis Kemiskinan Kota Tangerang Lima Tahun Terakhir Terus Meningkat

Berdasarkan data Indikator Kesejahteraan Rakyat Kota Tangerang Tahun 2022 dari Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa garis kemiskinan di Kota Tangerang dalam lima tahun terakhir, terus mengalami peningkatan.

Mengapa Angka Kemiskinan di Kota Tangerang Meningkat? 

Pada tahun 2017, garis kemiskinannya mencapai 508 ribu rupiah per kapita sebulan, kemudian secara bertahap meningkat hingga menjadi 655 ribu rupiah per kapita sebulan pada tahun 2021.

Meningkatnya garis kemiskinan ini terjadi seiring dengan naiknya harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat. Selain itu, adanya perubahan selera atau gaya hidup, yang mengubah pola konsumsi rumah tangga juga turut mendorong naiknya garis kemiskinan.

Indeks Keparahan Kemiskinan di Kota Tangerang. Sumber: BPS Kota Tangerang

Tingkat kemiskinan atau persentase penduduk miskin di Kota Tangerang sebelum tahun 2020 mengalami trend yang menurun, namun pandemi covid-19 yang melanda hampir diseluruh negeri mengakibatkan angka kemiskinan meningkat di tahun 2020 dan 2021.

Persentase penduduk miskin di Kota Tangerang pada tahun 2020 sebesar 5,22 persen dan mengalami kenaikan di tahun 2021 menjadi 5,93 persen. Sementara tingkat kemiskinan tahun 2019, 2018, dan 2017 berturut-turut 4,43 persen, 4,76 persen, dan 4,95 persen.

Namun pada tahun 2022 terjadi penurunan
persentase kemiskinan menjadi 5,77 persen. Jika dibandingkan dengan angka kemiskinan Provinsi Banten, persentase penduduk miskin di Kota Tangerang lebih rendah, dimana persentase penduduk miskin Provinsi Banten tahun 2022 sebesar 6,16 persen.

Inflasi Kota Tangerang Oktober 2023

Dilansir dari akun resmi BPS Kota Tangerang,  Oktober 2023 Andil inflasi Year on Year (yoy) Kota Tangerang sebesar 2,32 persen.

Pada Oktober 2023 harga barang-barang dan jasa kebutuhan masyarakat Kota Tangerang secara umum mengalami kenaikan, hal ini dapat dilihat dari naiknya angka Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 113,86 pada bulan September 2023 menjadi 114,1 pada bulan Oktober 2023 atau terjadi perubahan indeks inflasi sebesar 0,21 persen

Kelompok Perawatan pribadi dan jasa lainnya menjadi kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi tertinggi yaitu sebesar 0,7 persen. Disusul oleh kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,62 persen.

Kemudian kelompok transportasi meningkat sebesar 0,6 persen , kesehatan sebesar 0,56 persen, dan makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,26 persen, sementara 2 kelompok pengeluaran lain tetap dan 2 kelompok mengalami deflasi antara 0,27-1,04 persen.

Rasionalisasi Target 0 Persen Kemiskinan Ekstrem

“Di Kota Tangerang penduduk miskin ekstrem pada tahun 2021 angkanya sebesar 1,61 persen, tapi di tahun 2022 angka kemiskinan ekstrem turun menjadi 0,75 persen, artinya tidak menutup kemungkinan tahun ini (2023) angka kemiskinan di Kota Tangerang bisa kita tuntaskan,” ungkap Arief, dalam acara Forum Konsultasi Publik Rancangan Rencana Pembangunan Daerah 2024-2026 bertempat di Hotel d’prima, Jalan Benteng Betawi No. 88 Kelurahan, Kamis (19/1/2023) lalu.
Target tersebut tentu tidak mudah mengingat tantangan nyata didepan mata berupa Program-program Pemerintah Kota Tangerang yang terkesan tumpang-tindih menyulitkan transparansi dan efektivitas penyaluran dana. Birokrasi yang kaku antar sistem juga menjadi masalah. Antara Dinas dan antar Dinas dengan Kecamatan acap menimbulkan kesalahpahaman alur program bantuan.
Berdasarkan tantangan diatas maka Strategi pengentasan kemiskinan perlu dibenahi kembali. Sebab jika tidak, target Walikota Kota Tangerang untuk menekan angka kemiskinan ekstrem hingga nol persen diakhir tahun 2023 hanya menjadi angan-angan belaka. Karena posisi pemerintah Kota Tangerang terhadap kemiskinan adalah sebagai pengendali kemiskinan itu sendiri, dan bukan sebagai penyebab kemiskinan.
Kampung Kumuh di Pusat Kota Tangerang
Salah satu kawasan kumuh yang berada di ring satu atau Pusat Kota Tangerang adalah kampung Kumuh di Jl. HS Abdul Azis Kelurahan Suka Asih Kecamatan Tangerang yang lokasinya lebih kurang hanya 1 Kilo Meter dari Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.
Pemandangan Kawasan Kumuh yang berlokasi tidak jauh dari Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Foto: TangerangPos

[red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 326 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jelang Libur Nataru, Wali Kota Tegaskan Kesiapsiagaan dan Penguatan Akuntabilitas di Seluruh Wilayah

11 Desember 2025 - 16:51

Berhasil Atasi Ketimpangan Wilayah, Gubernur Andra Soni: Infrastruktur Desa dan SDM Unggul jadi Kunci Pemerataan

10 Desember 2025 - 23:46

Hadiri Apel Siaga Bencana, Rusdi: Dukung Penuh Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi di Kota Tangerang

10 Desember 2025 - 20:41

Pemprov Banten Jamin Pasokan dan Stabilitas Harga Pangan Jelang Nataru 2025/2026

10 Desember 2025 - 20:00

Wali Kota Sachrudin : Jadikan Prestasi Motivasi untuk Tingkatkan Layanan Publik

10 Desember 2025 - 18:37

Pertahankan Predikat Sangat Inovatif, Pemkot Tangerang Kembali Raih Innovative Government Award

10 Desember 2025 - 15:52

Trending di Kota Tangerang