Menu

Mode Gelap
Komisi II DPRD Minta RSUD Panbar dan RSUD Jubar Segera Beroperasi Anggota DPRD Banten Ade Hidayat Minta Pemprov Banten Percepat Pengoperasian RSUD Cilograng Walikota Tangsel Pimpin Apel Operasi Keselamatan Jaya Daftar Kenaikan Harga BBM Di Wilayah Banten Walikota Benyamin Hadir Bersama UAS Pada Gebyar Al-Kautsar

Kabupaten Tangerang · 8 Feb 2024 ·

Optimalisasi PAD, Bapenda Arahkan Wajib Pajak untuk Gunakan Alat Perekam Pajak


 Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi Mulyanto. Foto: istimewa Perbesar

Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi Mulyanto. Foto: istimewa

Kabupaten Tangerang – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang merinci langkah strategis dalam meningkatkan optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD). Pada 2023 lalu, PAD Kabupaten Tangerang melampaui target dengan angka mencapai Rp3,9 triliun.

Kenaikan jumlah tersebut tak luput dari peran serta pengawasan dan pemungutan pajak kepada para wajib pajak (WP) di bawah Bidang Pengawasan, Pemeriksaan, dan Penagihan pada Bapenda Kabupaten Tangerang.

Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi Mulyanto melalui Kepala Bidang Pengawasan, Pemeriksaan, dan Penagihan pada Bapenda Kabupaten Tangerang, Fahmi Faisuri menyampaikan, pemungutan pajak Bapenda Kabupaten Tangerang menerapkan dua cara. Yakni dengan Self Assesment System dan Official Assesment System.

“Jadi di bidang pengawasan, pemeriksaan dan penagihan ini kami memiliki peran untuk menggerakan stimulus PAD. Untuk langkahnya, kami menerapkan 2 sistem monitoring kepada wajib pajak yakni dengan melakukan self assesment dan official assesment,” ujarnya.

Ia menyampaikan, dalam hal pengawasan, Bapenda Kabupaten Tangerang juga memasang alat perekam data transaksi usaha tapping box. Hal tersebut dinilai dapat mempermudah dalam pelaporan pajak.

Menurutnya, pemasangan alat perekam ini juga untuk mengurangi potensi kebocoran pajak. Sebab, PAD ini juga bersumber dari pungutan pajak yang dibebankan kepada konsumen maupun pengguna jasa hotel, restoran, dan tempat hiburan.

“Jadi untuk memonitoring pengawasan, kami juga memasang alat perekam pajak. Untuk penggunaannya alat ini akan dipasang ke mesin kasir yang ada untuk melihat jumlah pajak yang akan disetorkan. Penggunaan alat ini dapat mempermudah kami karena dapat menghitung langsung jumlah pajak yang harus disetorkan,” ucapnya.

Saat ini, kata Fahmi, Bapenda juga terus berupaya mengarahkan tempat usaha agar memaksimalkan penggunaan alat perekam transaksi usaha guna mengoptimalisasi PAD Kabupaten Tangerang.

Bapenda Kabupaten Tangerang akan terus memantau wajib pajak terkait penggunaan alat perekam ini.

“Dengan dipasangnya alat perekam ini tentu diharapkan juga dapat meningkatkan PAD, pastinya uang masyarakat akan kembali ke pembangunan di Kabupaten Tangerang yang dampaknya akan dirasakan masyarakat,” katanya. [red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolri dan Pj Bupati Tangerang Hadiri Ground Breaking RS DSPEC Gading Serpong

4 Februari 2024 - 20:17

Sambut HPSN 2024 dan HUT Kota Tangerang Ke-31, Banksasuci Ajak Gen Z Bersihkan Cisadane dan Edukasi Sampah Dengan Produktif

2 Februari 2024 - 18:37

Kendalikan Inflasi, Pj. Bupati Tangerang Ajak Warga Tanam Cabai

31 Januari 2024 - 20:27

Lakukan Interkoneksi Pipa, PERUMDAM TKR Himbau Masyarakat Tampung Air

26 Januari 2024 - 21:45

Pastikan Konsistensi Sistem Manajemen Mutu, PERUMDAM TKR Lakukan Audit Eksternal

26 Januari 2024 - 21:08

Keliling Tangerang, Si MONANG Bagikan Makan Siang dan Susu Gratis

24 Januari 2024 - 20:41

Trending di Banten