Kota Tangsel – Anggota MPR RI Okta Kumala Dewi kembali menegaskan pentingnya pemahaman dan pengamalan Empat Pilar MPR RI dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang diselenggarakan pada Rabu, 21 Mei 2025, bersama masyarakat di wilayah Tangerang Selatan.
Kegiatan bertujuan untuk menguatkan kembali kesadaran kolektif akan nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam Empat Pilar MPR RI, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Dalam pemaparannya, Okta Kumala Dewi menyampaikan bahwa tantangan kebangsaan saat ini tidak hanya datang dari luar, tetapi juga dari dalam, seperti konflik sosial, intoleransi, dan penyalahgunaan media sosial. Ia menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi pedoman utama dalam menyikapi perbedaan dan menjaga keharmonisan sosial.
“Kita harus menyadari bahwa Empat Pilar bukan sekadar teori, melainkan pedoman hidup yang bisa kita terapkan setiap hari, mulai dari lingkungan keluarga hingga ruang digital,” ujar Okta.
Acara berlangsung dinamis dengan sesi tanya jawab yang menarik perhatian peserta. Salah satu pertanyaan datang dari pemuda Karang Taruna yang menanyakan bagaimana menjaga semangat kebangsaan di tengah gempuran konten negatif di media sosial. Okta menjawab bahwa generasi muda harus menjadi pelopor konten positif, menyuarakan toleransi, dan menjaga ruang digital dari provokasi yang memecah belah.
Sementara itu, dari kalangan ibu rumah tangga, muncul pertanyaan mengenai cara menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada anak-anak di rumah. Okta menegaskan bahwa keluarga adalah tempat pertama dan utama dalam membentuk karakter bangsa, dan peran ibu sangat penting dalam mendidik generasi penerus yang cinta tanah air.
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari warga, yang berharap sosialisasi serupa dapat dilakukan secara rutin dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Okta Kumala Dewi menutup kegiatan dengan ajakan untuk terus menjaga semangat kebangsaan dalam tindakan nyata sehari-hari.
“Jangan pernah lelah mencintai Indonesia. Mari kita jaga persatuan dan keberagaman ini dengan semangat Empat Pilar sebagai kompas moral dan kebangsaan kita,” pungkasnya.[red]










