Menu

Mode Gelap
JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia

Kabupaten Tangerang · 1 Nov 2025 ·

Okta Kumala Dewi: Perempuan Adalah Motor Penggerak Pendidikan di Indonesia


 Anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Okta Kumala Dewi, S.E., M.Ak, bersama para guru Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Foto: Ist Perbesar

Anggota DPR RI dari Fraksi PAN, Okta Kumala Dewi, S.E., M.Ak, bersama para guru Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Foto: Ist

Kabupaten Tangerang – PGRI Ranting Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, menggelar kegiatan bertajuk “Perempuan Menginspirasi, Guru Berdaya” di Upnormal Citra Raya, Sabtu (1/11/2025).

Acara ini merupakan hasil diinisiasi oleh PGRI Ranting Desa Talaga dengan tujuan memperkuat peran perempuan dalam kepemimpinan dan mendorong peningkatan kesejahteraan guru untuk mewujudkan pendidikan bermutu.

Hadir sebagai narasumber utama, Okta Kumala Dewi, S.E., M.Ak, Anggota DPR RI Komisi I Fraksi Partai Amanat Nasional, yang juga merupakan satu-satunya anggota perempuan DPR RI dari Daerah Pemilihan Banten III. Dalam sambutannya, Okta menekankan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam memperjuangkan dan memajukan pendidikan.

“Saya di Komisi I memang bermitra dengan Kementerian Pertahanan, Komdigi, dan lembaga strategis negara lainnya. Namun sebagai wakil rakyat dari Banten III, saya merasa wajib memperjuangkan aspirasi masyarakat, termasuk di bidang pendidikan yang bermitra dengan Komisi X DPR RI. Karena tanpa pendidikan yang kuat, kemajuan bangsa sulit tercapai,” ujar Okta.

Okta juga menjelaskan bahwa melalui komunikasi dan koordinasi lintas komisi, dirinya turut menyalurkan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa SD, SMP, dan SMA di wilayah Banten III, sebagai bentuk komitmen nyata memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Dalam paparannya, Okta menyoroti pentingnya kepemimpinan perempuan dalam dunia pendidikan. Ia mengingatkan bahwa sejak masa perjuangan, perempuan telah menjadi pilar pendidikan bangsa. Tokoh-tokoh seperti Raden Dewi Sartika, Nyai Ahmad Dahlan, dan Maria Walanda Maramis menjadi bukti nyata bahwa perempuan memiliki kontribusi besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Data nasional menunjukkan lebih dari 70 persen tenaga pendidik di Indonesia adalah perempuan. Bahkan di PGRI Ranting Desa Talaga, sekitar 80 persen anggotanya adalah perempuan. Ini menunjukkan bahwa perempuan bukan hanya penerima manfaat pendidikan, tapi juga penggerak utama dalam kemajuan pendidikan,” kata Okta

Ia juga menyinggung persoalan kesejahteraan guru yang masih menjadi tantangan serius. Berdasarkan data dari Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS), lebih dari satu juta guru di Indonesia masih hidup di bawah standar layak hidup. Pemerintah, kata Okta, terus berupaya memperbaiki kondisi ini melalui berbagai program, seperti peningkatan tunjangan profesi, rekrutmen ASN-PPPK, dan beasiswa pendidikan untuk 150 ribu guru non-S1 yang akan dimulai pada tahun 2026.

“Guru adalah motor penggerak bangsa. Semua orang besar di negeri ini lahir dari didikan guru. Karena itu, kesejahteraan guru harus menjadi prioritas utama agar mereka dapat mengajar dengan bahagia, sejahtera, dan penuh dedikasi,” tegasnya.

Selain Okta Kumala Dewi, kegiatan ini juga menghadirkan Dr. (H.C.) Sri Panggung Lestari, S.E., M.M, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Komisi III, serta Ahmad Aziz Faozi, M.Pd, akademisi Universitas Cendekia Abditama. Ketiganya berbagi pandangan terkait kebijakan pendidikan yang inklusif, berkeadilan, dan berperspektif gender.

Acara dihadiri sekitar 100 guru dan pengurus PGRI dari Desa Talaga dan Talagasari, Kecamatan Cikupa. Melalui seminar dan diskusi interaktif, kegiatan ini menghasilkan sejumlah gagasan dan rekomendasi strategis bagi penguatan kapasitas serta profesionalisme guru di Kabupaten Tangerang.

Kegiatan “Perempuan Menginspirasi, Guru Berdaya” diharapkan menjadi momentum penting dalam mempererat kolaborasi antara perempuan pemimpin dan para pendidik. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat pendidikan yang inklusif, adil, serta berkeadilan sosial, sejalan dengan upaya mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.[red]

Artikel ini telah dibaca 139 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

HUT Gunung Kaler Ke-20, Bupati Tangerang Dorong Penguatan Spiritualitas dan Ekonomi UMKM

27 April 2026 - 17:10

Bupati Tangerang Ajak Perusahaan Gotong Royong Perbaiki Jalan Akses Menuju Kawasan

27 April 2026 - 15:03

Bupati Tangerang Resmikan Masjid Madinatul Umidiah Desa Bojong Renged Teluknaga

25 April 2026 - 22:58

Bangga! Bupati Tangerang Raih Penghargaan Economic Growth Ajang National Governance Awards 2026

24 April 2026 - 23:28

50 Tahun Perumdam TKR, Komitmen Mutu Pelayanan Air Bersih

24 April 2026 - 22:25

Korem 052/Wijayakrama Bangun Sinergi Lewat Pembinaan Jaring Mitra Karib

24 April 2026 - 18:03

Trending di Kabupaten Tangerang