Menu

Mode Gelap
Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia Bapenda Banten Gelar Penyuluhan dan Penyebarluasan Kebijakan Pajak Daerah Serta Opsen PKB dan BBNKB Dinkes Banten Diganjar Penghargaan Dirjen Pas atas Kontribusi Memberikan Pelayanan Kesehatan di UPT Lapas/Rutan

Banten · 10 Sep 2023 ·

Mitigasi Polusi Udara, Koalisi Aktivis Lingkungan Tanam Mangrove di Muara Sungai Cileles


 Aktivis Lingkungan yang tergabung dalam Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) saat melakukan aksi penanaman Mangrove di Muara Sungai Cileles, Mauk Kabupaten Tangerang. Foto: Istimewa Perbesar

Aktivis Lingkungan yang tergabung dalam Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) saat melakukan aksi penanaman Mangrove di Muara Sungai Cileles, Mauk Kabupaten Tangerang. Foto: Istimewa

Kabupaten Tangerang – Laut memiliki ekosistem karbon biru yang memiliki peranan penting dalam menyerap panas dan mengurangi emisi karbon. Ekosistem karbon biru tersebut terdiri atas mangrove, padang lamun (seagrass), serta rumput laut (seaweed). Ketiganya dapat membantu mengatasi krisis iklim dengan menghasilkan kualitas udara bersih.

Sebagai bentuk aksi nyata mitigasi polusi udara dan perubahan iklim, Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) tanam ribuan mangrove di muara Sungai Cileles Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang.

“Aksi ini adalah langkah awal mengajak semua pihak dalam turut serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga dan memulihkan ekosistem karbon biru untuk keberlanjutan lingkungan dan wujud nyata mitigasi polusi udara dalam mengurangi emosi karbon, ” Ungkap Koordinator Kalung, Ade Yunus. Minggu (10/09/2023).

Menurut aktivis kritis tersebut, penanaman mangrove tersebut selain upaya mengurangi emosi karbon juga diharapkan sebagai bentuk seruan kepada semua pihak bahwa keberlanjutan lingkungan hidup adalah tanggung jawab bersama.

“Penanganan polusi udara tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri atau masing-masing pihak,  namun harus melibatkan seluruh stakeholders terkait melalui sinergitas Pentahelix,” Lanjutnya.

Ade yang juga Ketua Banksasuci Foundation tersebut, berharap kedepan Mangrove yang ditanam akan menjadi salah satu lokasi destinasi wisata edukatif.

“Melalui penanaman mangrove di muara sungai ini kedepan juga diharapkan dapat menjadi eco wisata atau wisata edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” Pungkasnya. [red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Weekend, Pemuda Cihuni Pilih Tanam Pohon di Bantaran Sungai Cisadane

7 Desember 2025 - 16:18

Dukung Gerakan ‘Banten Teduh, Tangerang Sejuk’, Pemuda Kemiri Tanam Ribuan Pohon di Bantaran Saluran Irigasi

7 Desember 2025 - 12:55

Gubernur Andra Soni Tekankan Kolaborasi untuk Perkuat Koperasi Merah Putih

6 Desember 2025 - 23:26

214 KDKMP Kabupaten Tangerang Terima Dana CSR

6 Desember 2025 - 22:35

Ground Breaking Awal Tahun, Pemkab Tangerang Mulai Sosialisasikan PSEL Jatiwaringin

6 Desember 2025 - 10:02

Mitigasi Bencana, Gerakan ‘Banten Teduh, Tangerang Sejuk’ Sudah Tanam 10.000 Pohon di Bantaran Sungai

6 Desember 2025 - 07:11

Trending di Banten