Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Banten · 10 Sep 2023 ·

Mitigasi Polusi Udara, Koalisi Aktivis Lingkungan Tanam Mangrove di Muara Sungai Cileles


 Aktivis Lingkungan yang tergabung dalam Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) saat melakukan aksi penanaman Mangrove di Muara Sungai Cileles, Mauk Kabupaten Tangerang. Foto: Istimewa Perbesar

Aktivis Lingkungan yang tergabung dalam Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) saat melakukan aksi penanaman Mangrove di Muara Sungai Cileles, Mauk Kabupaten Tangerang. Foto: Istimewa

Kabupaten Tangerang – Laut memiliki ekosistem karbon biru yang memiliki peranan penting dalam menyerap panas dan mengurangi emisi karbon. Ekosistem karbon biru tersebut terdiri atas mangrove, padang lamun (seagrass), serta rumput laut (seaweed). Ketiganya dapat membantu mengatasi krisis iklim dengan menghasilkan kualitas udara bersih.

Sebagai bentuk aksi nyata mitigasi polusi udara dan perubahan iklim, Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) tanam ribuan mangrove di muara Sungai Cileles Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang.

“Aksi ini adalah langkah awal mengajak semua pihak dalam turut serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga dan memulihkan ekosistem karbon biru untuk keberlanjutan lingkungan dan wujud nyata mitigasi polusi udara dalam mengurangi emosi karbon, ” Ungkap Koordinator Kalung, Ade Yunus. Minggu (10/09/2023).

Menurut aktivis kritis tersebut, penanaman mangrove tersebut selain upaya mengurangi emosi karbon juga diharapkan sebagai bentuk seruan kepada semua pihak bahwa keberlanjutan lingkungan hidup adalah tanggung jawab bersama.

“Penanganan polusi udara tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri atau masing-masing pihak,  namun harus melibatkan seluruh stakeholders terkait melalui sinergitas Pentahelix,” Lanjutnya.

Ade yang juga Ketua Banksasuci Foundation tersebut, berharap kedepan Mangrove yang ditanam akan menjadi salah satu lokasi destinasi wisata edukatif.

“Melalui penanaman mangrove di muara sungai ini kedepan juga diharapkan dapat menjadi eco wisata atau wisata edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” Pungkasnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Warga Tangerang Berasa Gak?, Ada Gempa 5,9 SR Jelang Subuh

12 September 2026 - 05:53

Sisir Perairan Krakatau, Gubernur  Andra Soni: Semua Berikhtiar, Maksimalkan Seluruh Potensi

11 September 2026 - 19:59

Purbaji Basuki Resmi Menjabat Direktur Operasional Bank Banten

11 September 2026 - 11:15

Turut Penyisiran, Gubernur Andra Soni Membersamai Tim SAR dalam Proses Pencarian

11 September 2026 - 11:03

Dukung Proses Operasi SAR, Gubernur Andra Soni: Kita Percayakan pada Basarnas dan Tim Gabungan

10 September 2026 - 22:01

Lepas Kafilah MTQ Nasional, Sekda Banten Deden Ajak Doakan Jurnalis Hilang Kontak di Krakatau

10 September 2026 - 21:01

Trending di Banten