Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Kota Tangerang · 15 Des 2025 ·

Menuju Predikat Kota Pangan Aman, Maryono Tuntaskan Penilaian Akhir BPOM 


 Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, berkesempatan untuk memaparkan komitmen dan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam pengawasan keamanan pangan. Pemaparan dilakukan secara daring dari Tangerang Live Room (TLR) Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Foto: ist Perbesar

Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, berkesempatan untuk memaparkan komitmen dan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam pengawasan keamanan pangan. Pemaparan dilakukan secara daring dari Tangerang Live Room (TLR) Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Foto: ist

Kota ‎Tangerang – Kota Tangerang menjadi salah satu dari 23 kabupaten/kota se-Indonesia yang berhasil memasuki tahap akhir penilaian Kota Pangan Aman yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI).

‎Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, berkesempatan untuk memaparkan komitmen dan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam pengawasan keamanan pangan. Pemaparan dilakukan secara daring dari Tangerang Live Room (TLR) Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (15/12/2025).

‎Maryono, menegaskan, Pemkot Tangerang terus menunjukkan komitmen nyata dalam menjamin keamanan pangan melalui kebijakan yang berkelanjutan serta kolaborasi lintas sektor yang kuat.

‎“Komitmen ini kami wujudkan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari masyarakat, kader, FKTS, BPOM, hingga seluruh instansi terkait yang tergabung dalam Keputusan Wali Kota Nomor 800/Kep.874-Dinkes/2023 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Pengawas Obat dan Makanan,” jelas Maryono, di hadapan para juri yang terdiri dari perwakilan BPOM RI, Kemenko Pangan RI, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

‎Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa dengan jumlah penduduk mencapai 1,9 juta jiwa, tantangan pengawasan pangan di Kota Tangerang sangat besar. Oleh karena itu, Pemkot Tangerang terus melakukan penyesuaian kebijakan serta menghadirkan berbagai inovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

‎“Saat ini, Kota Tangerang telah memiliki 21 Pojok Uji Layanan Pangan yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat dan pelaku usaha. Kami juga terus mendorong pelaku usaha pangan, industri, dan sektor swasta untuk mengurus sertifikasi serta perizinan pangan segar dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS),” tambahnya.

‎Di akhir paparannya, Maryono, berharap seluruh upaya dan komitmen kolaboratif yang telah dilakukan dapat membuahkan hasil terbaik.

‎“Mudah-mudahan kerja bersama antara Pemkot Tangerang dan seluruh stakeholder ini dapat menghadirkan lingkungan pangan yang semakin aman, sehat, dan bermutu bagi seluruh warga Kota Tangerang,” pungkasnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Buka Sosialisasi Ketaspenan, Sachrudin: Siapkan ASN Hadapi Pensiun 

7 Juli 2026 - 14:55

Kafilah Kota Tangerang Siap Berlaga di MTQ XXIII Banten, Sachrudin Optimistis Bawa Pulang Piala Bergilir

6 Juli 2026 - 23:14

Buka Pelatihan KTB, Sachrudin: Gotong Royong Jadi Benteng Utama Mitigasi Bencana  

6 Juli 2026 - 17:52

Apel Pegawai, Wali Kota Sachrudin Instruksikan Ini!

6 Juli 2026 - 12:42

Ika Lestari Terpilih Secara Aklamasi Pimpin PK Golkar Kecamatan Cipondoh

5 Juli 2026 - 17:40

Soehaery Kahfi Nahkodai PDBI Kota Tangerang Periode 2026-2030

4 Juli 2026 - 22:01

Trending di Kota Tangerang