Menu

Mode Gelap
Hari Mangrove, Aktivis Lingkungan Tegaskan Penolakan Pemanfaatan Hutan Lindung oleh ASG PIK2 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Kota Tangerang · 18 Nov 2024 ·

Khawatir Tingkat Partisipasi Pemilih Dibawah 80 Persen, Janur Kampanye ‘Bangun Pagi,5 Menit Untuk 5 Tahun’


 Aktivis dan Koordinator  Jaringan Nurani Rakyat (Janur), Ade Yunus. Foto: TangerangPos Perbesar

Aktivis dan Koordinator Jaringan Nurani Rakyat (Janur), Ade Yunus. Foto: TangerangPos

Kota Tangerang – Khawatir Tingkat partisipasi pemilih pada perhelatan Pilkada serentak dibawah 80 Persen, Kelompok masyarakat yang tergabung dalam Jaringan Nurani Rakyat (Janur) gencar Kampanye ‘Bangun Pagi, 5 Menit untuk 5 Tahun’ disejumlah Cafe dan tempat keramaian.

Koordinator Janur, Ade Yunus menjelaskan bahwa kegiatan inisiatif peningkatan partisipasi Pemilih tersebut atas dasar kekhawatiran tidak tercapainya target partisipasi pemilih 81 persen oleh KPU Kota Tangerang, akibat langkah KPU yang tidak Linear dengan langkah dan strategi dalam sosialisasi.

Berdasarkan hasil survei Janur terhadap 1000 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 13 kecamatan pada tanggal 1 sampai 15 November lalu, dengan “Margin Of Error” Penelitian +/- 2,2% dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana, bahwa baru 59,7% masyarakat Kota Tangerang yang tahu pelaksanaan Pilkada serentak.

“Sementara 31,3% tahu Pilkada serentak namun belum mengetahui tanggal pastinya, dan 8 persen tidak mengetahui adanya Pilkada sama sekali,” Paparnya.

Yang menarik menurut pria yang akrab disapa kang Aye tersebut bahwa, terdapat 22,7% masyarakat Kota Tangerang belum bisa membedakan mana Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang dan mana Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.

“Bahkan 5,9% tidak tahu nama Calon Wali Kota dan nama Calon Gubernur Banten,” lanjutnya.

Dari segi kehadiran ke tempat pemungutan suara (TPS), hanya 67% masyarakat yang menyatakan akan hadir, sedangkan 22% persen masih mempertimbangkan alasan tertentu untuk hadir, sementara 11 persen menganggap Pilkada tidak menarik.

“Hasil ini menunjukkan bahwa sosialisasi yang dilakukan oleh KPU Kota Tangerang masih belum maksimal dan kurang menyentuh semua lapisan masyarakat. Selain itu, hasil ini mengindikasikan bahwa kampanye para calon juga belum efektif,” ungkapnya.

Kampanye Pilkada dengan mengusung tema “Bangun Pagi, 5 Menit untuk 5 Tahun” Ade berharap khususnya 67,7% Gen Z dan Milenial yang terdaftar dalam DPT dapat memanfaatkan momentum Pilkada untuk menentukan nasib Kota Tangerang 5 tahun kedepan.

“Alhamdulillah banyak Gen Z dan milenial terlibat aktif menjadi relawan dan simpatisan disetiap pasangan Calon, tantangannya adalah kelelahan kampanye dan saat hari H justru bangun kesiangan, Olehkarenanya, bangun pagi menjadi penting hingga turut serta menjaga dan mengawal proses penghitungan suara,” Pungkasnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 115 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wali Kota Tangerang dan Para Kepala OPD Tanam Pohon dan Bebersih Cisadane: Komitmen Indonesia ASRI

24 Juli 2026 - 10:01

Get Out Oligo Jilid 2, Aktivis: Tidak Ada Kesempatan Kedua, Pemkot Jangan Ambil Risiko Hukum

23 Juli 2026 - 09:57

Urus Dokumen Kian Mudah, Pemkot Tangerang Perluas Akses Layanan Adminduk

22 Juli 2026 - 16:18

Aktivis Ingatkan Pemkot Tangerang Tidak Turut Merekomendasikan BUPP PSEL: Serahkan Pada Danantara

22 Juli 2026 - 10:12

Sambut Festival Cisadane 2026, Banksasuci Gelar Aksi Ruwat Rawat Sungai Cisadane

20 Juli 2026 - 20:27

Pemkot Tangerang Normalisasi Saluran Air di Puri Beta 1 di Momen Musim Kemarau

20 Juli 2026 - 19:38

Trending di Kota Tangerang