Menu

Mode Gelap
Dukungan Masyarakat Menguat, Bermunculan Baliho ‘Sekda Jadi Bupati Tangerang’ Komisi II DPRD Minta RSUD Panbar dan RSUD Jubar Segera Beroperasi Anggota DPRD Banten Ade Hidayat Minta Pemprov Banten Percepat Pengoperasian RSUD Cilograng Walikota Tangsel Pimpin Apel Operasi Keselamatan Jaya Daftar Kenaikan Harga BBM Di Wilayah Banten

Banten · 8 Agu 2023 ·

Ketua Komisi IV DPRD Banten: Ada Dugaan Politik Anggaran Berupa SILPA Yang Direncanakan


 Ketua Komisi IV DPRD Banten, M. Nizar (Paling Kanan) Saat Menyampaikan Pemaparan Diskusi Publik Serapan Anggaran Rendah Apa Dampak dan Resolusinya. Foto: Istimewa Perbesar

Ketua Komisi IV DPRD Banten, M. Nizar (Paling Kanan) Saat Menyampaikan Pemaparan Diskusi Publik Serapan Anggaran Rendah Apa Dampak dan Resolusinya. Foto: Istimewa

Kota Serang – Ketua Komisi IV DPRD Banten, Muhamad Nizar mengajak elemen masyarakat untuk turut serta mengawasi realisasi serapan anggaran APBD Provinsi Banten Tahun 2023.

“Banten sedang tidak baik-baik saja, maka saya dipandang perlu menyampaikan kondisi ini semua kepada rekan-rekan semua baik itu mahsiswa, akademisi maupun tokoh masyarakat. Kita masih memiliki waktu untuk melakukan evaluasi, apakah teman-teman semua akan membiarkan kondisi ini begitu saja,” Papar Nizar saat Diskusi Publik yang diselenggarakan oleh Fraksi Gerindra di Gedung DPRD Banten, Selasa (08/08/2023).

Menurut Nizar Pengawasan bersama tersebut perlu dilakukan dengan alasan adanya dugaan politik anggaran yang menyebabkan serapan APBD Pemprov Banten Tahun 2023 saat ini masih rendah.

Tudingan tersebut atas dasar adanya indikasi perencanaan yang menyiapkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan alias Silpa APBD Banten dengan nominal tertentu.

“Begini Silpa itu adalah sisa anggaran ya dalam penyerapan yang tersisa karena tidak bisa dilaksanakan, kan begitu. Jadi misal ada program A dengan anggaran sekian tapi tidak terlaksana, itu anggarannya tidak akan terserap dan menjadi Silpa. Dan nyatanya saat ini banyak program yang belum terlaksana,” tambahnya.

Dugaan Silpa yang direncanakan tersebut menurut Nizar diperkuat dengan adanya surat edaran (SE) optimalisasi anggaran yang dikeluarkan oleh Penjabat (Pj) Sekda Banten M Tranggono pada awal bulan tahun 2023 ini. Dimana pada SE itu disebutkan terdapat beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang harus menyisahkan anggaran dengan nominal fantasis. Seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banten dan Dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman Provinsi Banten.

“Kenapa saya bilang di rencanakan, karena ini pelaksanaannya belum, tapi sudah ada siasat untuk membuat anggaran itu tersisa. Buktinya ada surat edaran itu, eh PUPR kamu harus sisain anggaran ya Rp137 miliar, Perkim saya minta Rp56 miliar, ya enggak boleh begitu,” ungkapnya.

Hingga saat ini, Nizar pun mengaku belum mengetahui maksud dan tujuan dari adanya perencanaan Silpa tersebut.

“Nah ini buat apa, ini yang sampai dengan hari ini saya belum mendapat penjelasannya ya. Diakhir baru nanti akan kita ketahui,” Pungkasnya.

Untuk diketahui hadir pada Diskusi Publik tersebut Akademisi UNTIRTA, Dr. Firdaus, SH, MH, Akademisi UIN SMH Banten, Dr. M. Zainor Ridho.,M.Si., Tokoh Masyarakat Banten, HM. Ali Yahya. para aktivis Mahasiswa dan sejumlah awak media. [red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemuda Cituis Peduli Pakuhaji Tangerang, Dukung Pencalonan Andra Soni Maju Pilgub Banten

15 April 2024 - 17:07

‘Perang Badar’ di Kota Tangerang Jelang Pilgub Banten 2024 

15 April 2024 - 10:45

Sekjen Gibran Center, Roy Marjuk: Hari Raya Idul Fitri Jadi Momentum Penyejuk Politik Pasca Pilpres

11 April 2024 - 16:57

Pilkada Kota Tangerang, Kosasih: Golkar Kota Tangerang All Out dan Solid Dukung Sachrudin

9 April 2024 - 11:04

Relawan Udi Juhdi Deklarasi Rifky Hermiansyah Cabup Pandeglang dan Andra Soni Cagub Banten

8 April 2024 - 20:39

Sejumlah Pemudik Merasa Nyaman Melintasi Ruas Jalur Mudik Provinsi Banten

8 April 2024 - 08:37

Trending di Banten