Menu

Mode Gelap
JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia

Banten · 26 Nov 2025 ·

Kelola Sampah 60 Ton Perhari, Gubernur Banten Bakal Jadikan MRF Bintaro Sebagai Role Model


 Gubernur Banten Andra Soni saat melihat langsung Pengoperasian Teknologi MRF (Material Recovery Facility) Bintaro. Foto: Awal Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni saat melihat langsung Pengoperasian Teknologi MRF (Material Recovery Facility) Bintaro. Foto: Awal

Kota Tangerang Selatan – Gubernur Banten Andra Soni memberikan apresiasi kepada PT. Jaya Real Property,Tbk yang telah menghadirkan Inovasi teknologi pengelolaan sampah berupa MRF (Material Recovery Facility) dikawasan Bintaro.

Hal tersebut diungkapkan Andra usai meresmikan MRF Bintaro di Parigi Baru Pondok Aren Kota Tangerang Selatan pada Rabu, 26 November 2025.

“Kehadiran MRF Bintaro Jaya hari ini merupakan tonggak penting. Fasilitas MRF bukan hanya memilah dan memproses sampah menjadi material bernilai ekonomi, tetapi juga menegaskan bahwa sektor swasta memiliki peran signifikan dalam mendorong transformasi pengelolaan sampah menuju zero waste lifestyle,” Ungkapnya.

Andra berharap MRF Bintaro Jaya ini diharapkan mampu memberikan dampak besar, antara lain: Mengurangi volume sampah ke TPA melalui peningkatan pemilahan dan pemulihan material bernilai. Meningkatkan kualitas lingkungan permukiman, sehingga menciptakan kawasan yang lebih sehat, bersih, dan nyaman. Mengembangkan ekonomi sirkular, mulai dari daur ulang plastik, kertas, logam, hingga pengolahan sampah organik menjadi kompos serta Mendorong keterlibatan masyarakat, baik penghuni maupun pelaku usaha, agar lebih disiplin dalam memilah dan mengelola sampah dari sumbernya,” paparnya.

“Ke depan, saya mendorong agar fasilitas seperti ini terus diperluas, dimaksimalkan teknologinya, dan dibangun jejaring kemitraan dengan industri daur ulang serta komunitas lingkungan. Pemerintah Provinsi Banten siap bersinergi memberikan dukungan kebijakan, program, dan kolaborasi lintas sektor demi memperkuat pengelolaan sampah terpadu di Provinsi Banten,” Sambungnya.

Gubernur Banten Andra Soni memastikan seluruh proses Pengoperasian Teknologi MRF (Material Recovery Facility) Bintaro sudah sesuai SOP. Foto: Awal

Selain itu Andra juga menegaskan bahwa inovasi teknologi MRF Bintaro Jaya bakal menjadi role model terbaik bagi kawasan pemukiman lain di Kabupaten/ Kota lain di Banten.

“Semoga langkah baik hari ini menjadi inspirasi bagi pelaku usaha real estate untuk turut serta membangun kawasan hijau, cerdas, dan berkelanjutan,” Tambahnya.

Hal senada disampaikan Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie yang meminta teknologi MRF Bintaro Jaya dikembangkan Diwilayah lain Kota Tangerang Selatan.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Jaya Real Property yang telah berkontribusi terhadap keberadaan dan pengembangan MRF Bintaro, semoga upaya Ini menjadi inspirasi dan model untuk dikembangkan diiwilayah lain Kota Tangerang Selatan,” Terangnya.

“Dengan mengoptimalkan MRF Bintaro serta memperkuat Gerakkan pengurangan dan pemilahan sampah kita bersama-sama membawa Kota Tangerang Selatan menuju Kota yang lebih bersih dan sehat,” jelasnya.

Gubernur Banten Didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Yudi Budi Wibowo melihat Output Hasil Pengolahan Sampah MRF (Material Recovery Facility) Bintaro. Foto: Awal

Wakil Direktur PT. Jaya Real Property, Sutopo Kristanto menerangkan bahwa kehadiran MRF Bintaro Jaya bertujuan untuk memilah dan mengolah sampah dari kawasan Bintaro Jaya guna mengurangi volume sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Melalui program Bintaro Merdeka dari Sampah, Kehadiran MRF Bintaro sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Bebas Sampah,” Tegasnya.

Koordinator Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung), Ade Yunus yang hadir dalam peresmian tersebut mengatakan bahwa dalam ujicoba pengoperasian MRF Bintaro telah memenuhi SOP dan tidak menimbulkan bau menyengat.

“Kami mengikuti tahapan proses pengoperasian MRF, sejauh ini masih sesuai SOP, tercium bau hanya saat armada menurunkan sampah, ketika sudah masuk tahapan pengolahan sudah tidak tercium bau, Untuk sampah organik, digunakan larva black soldier fly yang tidak menimbulkan bau,” Pungkas Ketua Banksasuci Foundation tersebut.[red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 2,996 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan PAD, Gubernur Banten Bakal Manfaatkan dan Amankan Aset Milik Pemprov Banten

18 April 2026 - 13:09

Bangun Kemandirian Fiskal, Pemprov Banten dan Bank Banten Raih Penghargaan The Asian Post 2026 Infobank

18 April 2026 - 11:54

Gubernur Andra Soni: Pemprov Banten Komitmen Buka Akses Kepada Seluruh Anak Usia Sekolah

17 April 2026 - 21:03

IPM Banten 2025 Capai 77,25 Poin, DPRD Apresiasi Kebijakan Pro Rakyat Daerah dan Pusat

17 April 2026 - 09:27

Fokus Pada Peningkatan Pendidikan, Gubernur Banten Andra Soni Diganjar KWP Awards 2026

16 April 2026 - 22:29

Fokus Infrastruktur, Andra Soni Gencarkan Pembangunan Konektivitas Ruas Jalan Poros Desa

15 April 2026 - 22:49

Trending di Banten