Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Kota Tangerang Selatan · 23 Des 2025 ·

Kebijakan Menteri LH Membuka Kembali TPA Cipeucang Ditolak Warga, Inilah Isi 6 Tuntutan Warga Sekitar TPA


 Ratusan Warga Sekitar TPA Cipeucang Blokade akses Masuk ke TPA, 5 Armada Truk Sampah terpaksa mundur kembali. Foto: Ist Perbesar

Ratusan Warga Sekitar TPA Cipeucang Blokade akses Masuk ke TPA, 5 Armada Truk Sampah terpaksa mundur kembali. Foto: Ist

Kota Tangsel – Kebijakan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisal Nurrofiq untuk membuka kembali TPA Cipeucang ditentang oleh warga sekitar TPA.

Penolakan tersebut bukan tanpa alasan, mengingat kondisi TPA Cipeucang yang sudah sangat mengkhawatirkan dan menimbulkan dampak kepada warga sekitar serta telah adanya kesepakatan secara tertulis antara warga sekitar TPA Cipeucang dengan pihak Pengelola TPA Cipeucang.

“Kami tidak butuh kata-kata manis lagi, kami ingin aksi nyata agar sampah-sampah yang sudah masuk ini segera diangkut keluar sekarang juga,” Ungkap Tokoh Masyarakat Serpong, Dulrohman saat aksi blokade TPA Cipeucang, Senin, (22/12/2025) malam.

Atas aksi blokade TPA Cipeucang tersebut, sejumlah truk sampah tidak dapat masuk ke TPA, bahkan truk yang sudah menurunkan sampahnya diminta untuk diangkut kembali.

Inilah 6 Tuntutan Warga yang telah disepakati dengan Kepala UPTD Pengelola TPA Cipeucang sebelumnya;

  1. Penutupan permanen TPA Cipeucang tanpa kompromi, yang secara jadwal seharusnya sudah dilakukan sejak Senin, 8 Desember 2025;
  2. Normalisasi aliran kali secara menyeluruh, mengingat limbah cair dari gunung sampah telah merusak ekosistem air warga;
  3. Pembersihan sampah yang berserakan hingga ke area pemukiman warga guna mengembalikan kenyamanan lingkungan tempat tinggal;
  4. Penyediaan alat berat yang wajib bersiaga 24 jam untuk merapikan drainase dan mencegah penyumbatan akibat tumpukan sampah;
  5. Penanganan darurat air lindi serta bau menyengat yang telah merusak kualitas udara dan kesehatan masyarakat sekitar;
  6. Ganti rugi kesehatan serta kompensasi ekonomi bagi seluruh warga yang telah bertahun-tahun menghirup racun dari limbah tersebut.

Setelah warga menunjukan kesepakatan tertulis tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, Bani Khosyatullah akhirnya menarik mundur 5 Armada yang berada di TPA Cipeucang.

Berdasarkan pantauan dilapangan, aksi yang dikawal aparat kepolisian dan TNI tersebut berlangsung damai dan tertib serta kondusif, setelah armada truk sampah ditarik mundur wargapun secara tertib membubarkan diri. [red]

Artikel ini telah dibaca 97 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

BBWS Ciliwung Cisadane Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga Kelurahan Kranggan Kota Tangsel

18 Juli 2026 - 22:42

Tiga Gudang di Taman Tekno BSD Tangsel Kebakaran

8 Juli 2026 - 20:35

Menanti Perkembangan Kasus Pencemaran Sungai Cisadane, Sudah Ada Tersangka?

23 Juni 2026 - 04:13

Benyamin Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM dan Ekonomi Kerakyatan

20 Juni 2026 - 11:05

Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal

19 Juni 2026 - 08:21

Beri Teladan, Gubernur Andra Soni Dampingi Anak Ambil Rapot

18 Juni 2026 - 12:33

Trending di Kota Tangerang Selatan