Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang Selatan · 23 Des 2025 ·

Kebijakan Menteri LH Membuka Kembali TPA Cipeucang Ditolak Warga, Inilah Isi 6 Tuntutan Warga Sekitar TPA


 Ratusan Warga Sekitar TPA Cipeucang Blokade akses Masuk ke TPA, 5 Armada Truk Sampah terpaksa mundur kembali. Foto: Ist Perbesar

Ratusan Warga Sekitar TPA Cipeucang Blokade akses Masuk ke TPA, 5 Armada Truk Sampah terpaksa mundur kembali. Foto: Ist

Kota Tangsel – Kebijakan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisal Nurrofiq untuk membuka kembali TPA Cipeucang ditentang oleh warga sekitar TPA.

Penolakan tersebut bukan tanpa alasan, mengingat kondisi TPA Cipeucang yang sudah sangat mengkhawatirkan dan menimbulkan dampak kepada warga sekitar serta telah adanya kesepakatan secara tertulis antara warga sekitar TPA Cipeucang dengan pihak Pengelola TPA Cipeucang.

“Kami tidak butuh kata-kata manis lagi, kami ingin aksi nyata agar sampah-sampah yang sudah masuk ini segera diangkut keluar sekarang juga,” Ungkap Tokoh Masyarakat Serpong, Dulrohman saat aksi blokade TPA Cipeucang, Senin, (22/12/2025) malam.

Atas aksi blokade TPA Cipeucang tersebut, sejumlah truk sampah tidak dapat masuk ke TPA, bahkan truk yang sudah menurunkan sampahnya diminta untuk diangkut kembali.

Inilah 6 Tuntutan Warga yang telah disepakati dengan Kepala UPTD Pengelola TPA Cipeucang sebelumnya;

  1. Penutupan permanen TPA Cipeucang tanpa kompromi, yang secara jadwal seharusnya sudah dilakukan sejak Senin, 8 Desember 2025;
  2. Normalisasi aliran kali secara menyeluruh, mengingat limbah cair dari gunung sampah telah merusak ekosistem air warga;
  3. Pembersihan sampah yang berserakan hingga ke area pemukiman warga guna mengembalikan kenyamanan lingkungan tempat tinggal;
  4. Penyediaan alat berat yang wajib bersiaga 24 jam untuk merapikan drainase dan mencegah penyumbatan akibat tumpukan sampah;
  5. Penanganan darurat air lindi serta bau menyengat yang telah merusak kualitas udara dan kesehatan masyarakat sekitar;
  6. Ganti rugi kesehatan serta kompensasi ekonomi bagi seluruh warga yang telah bertahun-tahun menghirup racun dari limbah tersebut.

Setelah warga menunjukan kesepakatan tertulis tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Selatan, Bani Khosyatullah akhirnya menarik mundur 5 Armada yang berada di TPA Cipeucang.

Berdasarkan pantauan dilapangan, aksi yang dikawal aparat kepolisian dan TNI tersebut berlangsung damai dan tertib serta kondusif, setelah armada truk sampah ditarik mundur wargapun secara tertib membubarkan diri. [red]

Artikel ini telah dibaca 118 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PWI Provinsi Banten Terima Berkas Verifikasi Keanggotaan PWI Kota Tangsel

19 Oktober 2026 - 18:33

Pelayanan Air Bersih Terus Meningkat, Perseroda PITS Raih Penghargaan TangerangPos Awards 2026

18 Oktober 2026 - 11:24

Beri Perhatian Pada Pendidikan, Maria Teresa Suhardja Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif pada Ajang TangerangPos Awards 2026

17 Oktober 2026 - 10:37

Program CSR Berdampak, IKPP Tangerang Raih Penghargaan TangerangPos Awards 2026

17 Oktober 2026 - 07:59

Apresiasi Karya Kreatif Banten, Gubernur Andra Soni Targetkan UMKM dan Wastra Lokal Bersaing di Kancah Global

10 Oktober 2026 - 17:26

Banten Masuk Lima Besar Nasional, Gubernur Andra Soni: Komitmen Wujudkan Iklim Investasi yang Ramah dan Kondusif 

9 Oktober 2026 - 21:40

Trending di Banten