Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Kota Tangerang · 30 Mar 2024 ·

Inilah Harapan Pj Wali Kota Nurdin Terkait Rencana Pembentukan Dewan Aglomerasi


 Pj. Walikota Tangerang Nurdin Saat Turut Serta Membersihkan Sampah di Bantaran Kali Ledug Periuk. Foto: HumasPro Perbesar

Pj. Walikota Tangerang Nurdin Saat Turut Serta Membersihkan Sampah di Bantaran Kali Ledug Periuk. Foto: HumasPro

Kota Tangerang – Disahkannya Undang – Undang Daerah Khusus Jakarta (DKJ) oleh DPR RI beberapa waktu lalu, membawa dampak dengan rencana dibentuknya Dewan Aglomerasi yang bertugas untuk mengoordinasikan penyelenggaraan penataan ruang kawasan strategis nasional pada kawasan aglomerasi yang salah satunya adalah kota Tangerang.

Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, menyampaikan pendapatnya tentang rencana pembentukan Dewan Aglomerasi,. Nurdin menilai keberadaan Dewan Aglomerasi sebagai upaya untuk mengordinir para kepala daerah di wilayah aglomerasi sehingga pembangunan di wilayah tersebut bisa terintegrasi secara efektif, seperti halnya penyelesaian persoalan kemacetan dan banjir.

“Koordinasi hal – hal lintas provinsi sebagai satu wilayah aglomerasi akan lebih efektif,” jelas Pj dalam dialog di salah satu stasiun TV, Sabtu (30/3).

Pj Wali Kota Tangerang juga menjelaskan pihaknya tidak mengkhawatirkan akan potensi terjadinya tumpang tindih kewenangan antara Dewan Aglomerasi dengan pemerintah daerah. Dikarenakan, konsep pembagian urusan pemerintahan telah dibagi secara tegas dan Dewan Aglomerasi lebih banyak pada fungsi koordinasi untuk memastikan perencanaan lintas kabupaten/kota dan provinsi bisa berjalan dengan baik.

“Jadi tidak akan berpengaruh pada kewenangan – kewenangan yang ada pada tingkat kabupaten kota atau provinsi,” ujarnya.

Lebih lanjut pria asal Aceh mengharapkan, dengan adanya Dewan Aglomerasi koordinasi program dan implementasi dari kawasan Jabodetabekjur sebagai satu kesatuan lebih mudah dilaksanakan dalam menangani berbagai permasalahan perkotaan seperti kemacetan, transportasi, pendidikan hingga banjir.

“Karena kawasan ini saling terintegrasi antara satu dengan yg lainnya,mulai dari perencannan hingga implementasi,” pungkas Dr. Nurdin.

Sebagai informasi, kawasan aglomerasi yang tertuang dalam UU Daerah Khusus Jakarta (DKJ) mencakup Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Cianjur (Jabodetabekjur). [red]

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tembus Empat Besar, Sachrudin:  Kelurahan Hebat yang Banyak Manfaat bagi Masyarakat

25 Juni 2026 - 18:59

Di Hadapan Pelaku Usaha, Sachrudin: Pemkot Komitmen Terus Permudah Investasi

25 Juni 2026 - 17:59

Momen Lebaran Anak Yatim, Pemkot Tangerang Santuni 1.448 Anak Yatim

25 Juni 2026 - 16:06

Budayakan Kesiapsiagaan Lewat Keltana, Maryono: Jangan Tunggu Bencana Baru Bersiap

24 Juni 2026 - 17:20

Perkuat Gampang Kerja, Wali Kota Buka Job Fair dengan 15.000 Lowongan Kerja

24 Juni 2026 - 13:30

Wakil Wali Kota Maryono: Perda Efektif Berkat Peran Kita Semua

23 Juni 2026 - 16:24

Trending di Kota Tangerang