Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Banten · 14 Apr 2026 ·

Harga Plastik Naik, Aktivis Lingkungan: Momentum Komunikasi Perubahan Perilaku


 Koordinator Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung), Ade Yunus saat Aksi Bebersih Kali Ledug Periuk. Foto: Tyo Perbesar

Koordinator Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung), Ade Yunus saat Aksi Bebersih Kali Ledug Periuk. Foto: Tyo

Tangerang – Lonjakan harga plastik yang naik hingga 100% pada Awal April 2026 yang dipicu oleh gangguan pasokan bahan baku global akibat konflik timur tengah, menjadi momentum perubahan perilaku masyarakat untuk lepas dari ketergantungan plastik sekali pakai.

Hal tersebut diungkapkan oleh Koordinator Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung) Ade Yunus saat Ngopi Circular Economies di Banksasuci Cihuni, Senin, 13 April 2026.

“Sebagian besar sampah yang kita bersihkan di Sungai Cisadane dan sejumlah kali mayoritas adalah sampah plastik yang berpotensi menjadi mikroplastik yang masuk ke dalam rantai makanan manusia. Dengan adanya kenaikan harga plastik ini menjadi momentum perubahan perilaku dan gaya hidup masyarakat untuk tidak menggunakan plastik sekali pakai,” Ungkap Ade, Senin (13/04/2026).

Dampak sampah plastik yang mencemari sungai dan kali  bukan hanya menimbulkan kerusakan lingkungan, tetapi juga pada kesehatan dan ekonomi. Mulai dari banjir akibat saluran tersumbat sampah plastik, kerusakan ekosistem laut, hingga penurunan pendapatan nelayan akibat berkurangnya hasil tangkapan.

“Membawa tumbler dan tas belanja kain sendiri merupakan langkah kecil konkret yang dilakukan atas kesadaran kolektif memiliki dampak signifikan terhadap pengurangan sampah plastik,” Tegasnya.

Peran pemerintah daerah selalu pemangku kebijakan juga diperlukan melalui diterbitkannya Surat Edaran pengurangan sampah plastik.

“Makan minum untuk keperluan rapat dan kegiatan kedinasan baiknya dikurangi penggunaan plastik melalui Surat Edaran Kepala Daerah, sehingga relate dengan kondisi saat ini dan menjadi pemicu Circular Economi,” Pungkasnya. [red]

 

Artikel ini telah dibaca 83 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Upaya Promotif Preventif Kesehatan, Gubernur Andra Soni Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis

25 Juli 2026 - 20:19

Gubernur Andra Soni: Tahun 2026 Program Bang Andra Tangani 46,71 Kilometer Jalan Desa

23 Juli 2026 - 18:38

Gubernur Andra Soni Ajak Semua Pemangku Kepentingan Wujudkan Lingkungan Ramah Anak

23 Juli 2026 - 15:35

25 Tahun Menanti, Jembatan Piano Desa Mekarsari Kabupaten Serang Mulai Dibangun

21 Juli 2026 - 19:01

Melalui Program Sekolah Gratis, Andra Soni: Jangan Takut Bermimpi 

20 Juli 2026 - 20:50

Peluk Gubernur Andra Soni, Siswa PGRI Pandeglang: Terimakasih Pak, Saya Bisa Sekolah Gratis 

20 Juli 2026 - 20:42

Trending di Banten