Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Kota Tangerang · 12 Feb 2025 ·

Hadirkan SLBKL di 13 Kecamatan, Pj Wali Kota Nurdin: Upaya Dukung Lansia Sehat, Mandiri, dan Berdaya Guna


 Pj Wali Kota Tangerang Dr Nurdin saat Membuka dan Meresmikan SLBKL. Foto: ist Perbesar

Pj Wali Kota Tangerang Dr Nurdin saat Membuka dan Meresmikan SLBKL. Foto: ist

Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, secara resmi membuka 12 Sekolah Lansia Bina Keluarga Lansia (SLBKL) di 13 Kecamatan se-Kota Tangerang, menyusul Sekolah Lansia Kecamatan Cibodas yang telah dibuka dan diresmikan pada Bulan Agustus 2024.

Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, menyampaikan, hadirnya Sekolah Lansia di tiap kecamatan se-Kota Tangerang tersebut, merupakan bentuk kepedulian terhadap Lansia yang dituangkan melalui program pendidikan non-formal yang dirancang khusus bagi Lansia agar tetap sehat, mandiri, dan berdaya guna.

“Program ini tidak hanya memberikan wawasan dan keterampilan baru, tetapi juga membangun lingkungan sosial yang mendukung kesejahteraan Lansia,” ucap Pj wali kota, saat meresmikan SLBKL Kecamatan Karawaci di Griya Harmoni Warga (GHW) RW 05 Kelurahan Nusa Jaya, Rabu, (12/02/2025).

Dr. Nurdin, menjelaskan, program tersebut sangatlah penting sebagai upaya untuk menjadikan Lansia yang turut serta dalam pendidikan di SLBKL tersebut sebagai model dan panutan bagi Lansia yang lain.

“Kita tahu semua di Kota Tangerang ada 98.914, dari 1.957.349 penduduk, yang memasuki usia lanjut. Untuk itulah, Pemkot memberikan perhatian khusus kepada para Lansia ini agar terus dapat menghadapi berbagai tantangan. Dengan pendekatan ini, pembelajaran tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu, tetapi juga membangun kebersamaan, semangat, dan kemandirian bagi para Lansia khususnya di Kota Tangerang,” ungkap Dr. Nurdin.

Mantan Kepala Pusdatin Kemendagri ini, berharap, melalui program SLBKL tersebut para peserta didik dapat mencapai berbagai level pembelajaran dan semakin berdaya guna bagi masyarakat luas.

“Level Standar 1 yang artinya Mampu bermanfaat bagi diri sendiri (menjadi Lansia tangguh dan menemukan kebahagiaan dalam dirinya). Kemudian, level Standar 2 mampu mempertahankan kebahagiaan, menjadi Lansia tangguh, serta bermanfaat bagi keluarga.  Dan level Standar 3, Mampu menjadi Duta Lansia dan teladan bagi masyarakat,” tukas Pj.[red]

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Diduga Lakukan Pencemaran Udara, Aktivis Lingkungan Adukan Aktivitas Pembakaran PT. Sheng Da Steel ke KLH

18 Juli 2026 - 20:55

Kadinkes Kota Tangerang: Asap Pembakaran Sampah Berbahaya Bagi Pernapasan

18 Juli 2026 - 13:24

Upaya Mitigasi Jangka Panjang, Pemkot Tangerang Tuntaskan Normalisasi Kali Serua

17 Juli 2026 - 20:24

Masyarakat Laporkan Jalan Rusak Lewat Kanal Resmi, DPUPR Kota Tangerang Tindaklanjuti 

17 Juli 2026 - 20:14

Selain UGD 24 Jam, RSUD Panunggangan Barat Fokus Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

17 Juli 2026 - 13:22

APBD 2025 Tuntas Dipertanggungjawabkan, Sachrudin-Maryono Mantapkan Agenda Pembangunan 2027

15 Juli 2026 - 19:04

Trending di Kota Tangerang