Menu

Mode Gelap
JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia

Banten · 16 Apr 2025 ·

Gubernur Banten Andra Soni: Akselerasi Pembangunan Infrastruktur Ditengah Geliat Investasi Banten


 Gubernur Banten Andra Soni Saat Talk Show Indonesia Forward di Studio CNN Indonesia, Jakarta. Foto: ist Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni Saat Talk Show Indonesia Forward di Studio CNN Indonesia, Jakarta. Foto: ist

Jakarta – Gubernur Banten Andra Soni tingkatkan pembangunan infrastruktur dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menarik investasi ke Provinsi Banten. Investasi akan meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten.

Demikian disampaikan Andra Soni dalam Talk Show Indonesia Forward di Studio CNN Indonesia, Jakarta, Selasa (15/4/2025). Tema talk show yaitu Tantangan Ekonomi Banten di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global dan dipandu Diana Dwika.

Andra Soni menjelaskan Provinsi Banten memiliki anugerah luar biasa untuk investasi. Yaitu, memiliki letak geografis yang berdampingan dengan Daerah Khusus Jakarta (DKJ) dan sebagai pintu gerbang masuk Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta. Selain itu, keberadaan infrastruktur jalan tol Jakarta – Merak. Sehingga, tumbuh kawasan-kawasan industri.

“Saat ini ada sebanyak dua puluh kawasan industri di Provinsi Banten,” tuturnya.

Anugerah tersebut menjadikan Banten menjadi tujuan investasi, sehingga pada tahun 2024 lalu, Provinsi Banten menempati lima besar investasi di Indonesia. Dan, dari anugerah tersebut, sejak lama Provinsi Banten menjadi tujuan investasi.

Pada masa penjajahan Belanda, Banten menjadi titik nol pembangunan Jalan Pos Anyer di Kabupaten Serang hingga Panarukan di Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur. Demikian juga pada zaman pemerintahan Soekarno. Kota Cilegon menjadi pusat industri baja nasional, yaitu PT Krakatau Steel (KS).

“Geliat investasi di Banten sudah mulai sejak dulu,” tambahnya.

Menurut Andra, pembangunan PT KS tidak terlepas dari anugerah alam, yaitu memiliki pantai yang padat dan laut yang dalam antara 14 meter hingga 20 meter.

“Kondisi tersebut, cocok untuk pelabuhan yang dibutuhkan sebagai pendukung industri baja,” katanya.

Selain itu, perairan Banten menjadi lalu lintas perdagangan internasional.

Namun, tutur Andra Soni, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tidak bisa dengan mengandalkan anugerah untuk menarik investasi. Tetapi, harus dibarengi dengan usaha-usaha lain.

“Untuk itu, mengakselerasikan pembangunan infrastruktur. Mulai dari jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Banten sampai dengan jalan-jalan poros desa,” katanya.

Tujuannya untuk memberikan kemudahan-kemudahan bagi pihak-pihak yang menanamkan modalnya di Provinsi Banten.

Andra Soni mengakui, selama ini geliat investasi bergerak di wilayah Utara Banten. Untuk itu, Pemprov Banten juga menggenjot pembangunan infrastruktur di wilayah Selatan Banten. Supaya, investor juga mau menanamkan modalnya di wilayah Selatan Provinsi Banten.

“Alhamdulillah, untuk wilayah Selatan Provinsi Banten sudah mulai dengan adanya ruas jalan tol Serang – Panimbang,” tambahnya.

Selain itu, tambah Andra Soni, munculnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Tanjung Lesung Kabupaten Pandeglang.

Selain itu, Pemprov Banten sedang berupaya meningkatkan kualitas SDM. Tujuannya, menyediakan para investor SDM yang memiliki kualifikasi yang dibutuhkan. Selain itu, meningkatkan daya saing SDM dengan daerah-daerah lainnya.

“Supaya investor menggunakan SDM dari Banten,” katanya.

Sebagai informasi, investasi di Provinsi Banten pada tahun 2024 lalu mencapai Rp105,62 triliun. Mencapai realisasi 107,98% dari target nasional investasi di Provinsi Banten sebesar Rp97,79 triliun. Realisasi investasi tersebut meningkat dibanding tahun 2023 yang mencatatkan angka Rp103,90 triliun.[red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 158 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

IPM Banten 2025 Capai 77,25 Poin, DPRD Apresiasi Kebijakan Pro Rakyat Daerah dan Pusat

17 April 2026 - 09:27

Fokus Pada Peningkatan Pendidikan, Gubernur Banten Andra Soni Diganjar KWP Awards 2026

16 April 2026 - 22:29

Fokus Infrastruktur, Andra Soni Gencarkan Pembangunan Konektivitas Ruas Jalan Poros Desa

15 April 2026 - 22:49

Bank Banten Dukung Nathan Lebak FC, Juarai Liga 4 Banten

15 April 2026 - 08:39

Sekda Deden Apriandi Tekankan Pembelanjaan Anggaran Pemerintah Daerah Harus Berbasis Asta Cita

14 April 2026 - 16:39

Harga Plastik Naik, Aktivis Lingkungan: Momentum Komunikasi Perubahan Perilaku

14 April 2026 - 07:21

Trending di Banten