Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Banten · 10 Feb 2026 ·

Gubernur Andra Soni: Keselamatan Kerja Penting untuk Dunia Industri Berkelanjutan di Banten


 Gubernur Andra Soni saat menghadiri Apel Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 di Stadion Krakatau Steel, Kota Cilegon. Foto: ist Perbesar

Gubernur Andra Soni saat menghadiri Apel Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 di Stadion Krakatau Steel, Kota Cilegon. Foto: ist

Cilegon – Gubernur Banten Andra Soni menyatakan bahwa keselamatan kerja harus menjadi prioritas bersama untuk menciptakan dunia industri berkelanjutan di Provinsi Banten.

Hal itu dikatakan Gubernur Andra Soni saat memimpin Apel Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 di Stadion Krakatau Steel, Kota Cilegon, Selasa (10/2/2026). Apel mengusung tema Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.

Dalam apel itu, Andra Soni membacakan sambutan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Yassierli. Peringatan Bulan K3 untuk meneguhkan kembali komitmen dalam melindungi tenaga kerja Indonesia dan membangun dunia kerja yang aman, sehat, produktif dan bermartabat.

“Indonesia negara besar dengan 146,54 juta pekerja. Terdapat puluhan ribu perusahaan dan jutaan aktivitas kerja. Pekerja dapat terpapar dengan tingkat risiko yang beragam,” baca Andra Soni.

“Pengelolaan K3 berdampak langsung pada perlindungan tenaga kerja, moral dan kepercayaan pekerja, produktivitas perusahaan, dan daya saing nasional,” tambahnya.

Pada tahun 2024, kasus kecelakaan kerja yang terlapor secara nasional masih cukup besar. Ini menjadi alarm masih adanya celah dalam sistem korporasi maupun nasional. Kecelakaan kerja tidak hanya mengenai kegagalan teknis, melainkan kegagalan sistem.

“K3 bukan sekadar kewajiban regulasi. K3 adalah nilai bahwa setiap pekerja berhak pulang dengan selamat. Nilai produktivitas dan keselamatan harus berjalan beriringan. Dan nilai bahwa K3 tanggung jawab kita semua,” tambah Andra Soni.

Kepada wartawan, Andra Soni menegaskan bahwa K3 bukan hanya penting bagi pekerja. Tapi sistem keselamatan kerja penting bagi keberlanjutan bisnis dunia industri, khususnya di Provinsi Banten.

“Sebagai sebuah negara yang ingin maju melalui industrinya, K3 merupakan sebuah persyaratan,” pungkasnya.

Sedangkan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten Septo Kalnadi mengungkapkan, bulan K3 dimulai pada 12 Januari sampai 12 Februari setiap tahunnya, dan hingga saat ini sudah berlangsung sekitar 45 tahun.

“K3 terus dibudidayakan agar menjadi nilai-nilai kebiasaan yang melekat pada SOP perusahaan,” pungkas Septo.

Sebagai informasi, apel diikuti oleh 263 instansi yang berasal dari pemerintahan, industri, dan asosiasi di Provinsi Banten. Juga digelar pameran pelayanan dan perlengkapan K3 serta demo tim tanggap darurat.[red]

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Andra Soni Apresiasi Sinergi Denpom III/4 Serang dalam Menjaga Kondusivitas Banten

26 Juni 2026 - 19:22

KPK Apresiasi SPMB Banten 2026, Transparan dan Bersih dari Praktik Titipan

25 Juni 2026 - 20:36

Andra Soni Tegaskan Pembentukan Badan Usaha Pertambangan Rakyat Tunggu Petunjuk Kementerian ESDM

25 Juni 2026 - 20:31

Gubernur Andra Soni: Generasi Muda Harus Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat

25 Juni 2026 - 20:18

Gubernur Andra Soni Dorong Kontribusi Mahasiswa dalam Mendukung Pembangunan Daerah

25 Juni 2026 - 12:36

Setahun Rumah Singgah Pemprov Banten: Merawat Harapan dan Meringankan Beban Warga

24 Juni 2026 - 20:05

Trending di Banten