Kabupaten Tangerang – Koordinator Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung), Ade Yunus mendesak Pelaksana Proyek Rehabilitasi Daerah Irigasi Cisadane di Jalan Kebon Nangka Desa Pondok Jaya Kecamatan Sepatan Timur Kabupaten Tangerang untuk segera membersihkan dan mengangkut sisa galian tanah dan ranting pohon di tengah Badan saluran irigasi tersebut.
Pasalnya usai dilakukan pembangunan dinding turab pada saluran irigasi tersebut, sisa galian tanah dan ranting-ranting pohon tersebut dibiarkan menumpuk dan menggangu saluran air irigasi.
“begitu selesai pekerjaan pembangunan dinding turab, apa susahnya sisa galian tanah dan ranting-ranting pohon langsung diangkut, jangan dibiarkan begitu saja kan menjadi sedimentasi baru, nanti ganggu Saluran Irigasi,” Ungkap Ade saat meninjau irigasi sulang, Jum’at (06/06/2025).
Sekretaris Komisi 2 TKPSDA Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane tersebut juga meminta konsultan supervisi proyek tersebut untuk melakukan pengawasan dan monitoring dilapangan agar pekerjaan proyek Snvt pelaksanaan jaringan pemanfaatan air Ciliwung Cisadane tersebut berjalan sesuai standar.
“Sudah dua minggu saya meninjau ke lokasi saluran irigasi, kok masih dibiarkan saja tumpukan tanah dan ranting-ranting pohon ditengah saluran, konsultan supervisinya emang kemana ini?, kelamaan ini numpuknya, ganggu saluran irigasi ini,” kesalnya.
Bila terus dibiarkan, Ade yang juga Ketua Banksasuci Foundation tersebut akan melaporkan dugaan ketidakprofesionalan atas pelaksanaan proyek tersebut ke BBWS Ciliwung Cisadane.
“Dilokasi sudah tidak ada aktivitas, tukangnya juga sudah pada gak ada, kelamaan ini tumpukan tanah dibiarkan begitu saja ditengah saluran, mengganggu saluran irigasi,” Tandasnya.
Diketahui bahwa berdasarkan informasi pada papan Proyek dilokasi, Proyek Rehabilitasi Daerah Irigasi Cisadane di Desa Pondok Jaya Kecamatan Sepatan Timur Kabupaten Tangerang dikerjakan oleh PT. Basuki Rahmanta Putra dengan nilai kontrak Rp44.878.376.892.00,-.
Adapun konsultan supervisi pada proyek tersebut adalah PT. Inako Internasional Konsulindo-KSO, PT. Raya Consult, PT. Petra Penida Energi.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan email resmi PT. Basuki Rahmanta Putra [email protected] menyampaikan bahwa tumpukan tanah dibadan saluran irigasi nantinya akan dikeruk dan dibuang.
“Terima Kasih Atas Perhatiannya. Tanah yang masih ada di dalam saluran tersebut nantinya akan dikeruk dan akan dibuang. saat ini masih proses pelaksanaan pekerjaan di lokasi yang lainnya,” tulisnya. [red]










