Kabupaten Tangerang – Anggota DPRD Provinsi Banten Ade Awaludin mendukung sikap tegas Gubernur Banten yang tidak akan memberikan ruang sedikitpun terhadap praktik jual beli bangku serta titip menitip pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang menggantikan sistem PPDB.
“Kami dukung langkah tegas Pak Gubernur Banten yang tidak mentolerir praktek titip menitip dalam proses SPMB,” Ungkap Ade kepada TangerangPos, Sabtu (26/04/2025).
Anggota Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Banten tersebut mengusulkan agar memberikan penghargaan atau reward kepada ASN yang berani melaporkan praktik titip menitip.
“Kami di Komisi I DPRD sudah pasti akan mengawasi proses SPMB nanti, bahkan kami mendorong untuk memberikan penghargaan kepada ASN yang berani melaporkan praktik titip menitip,” Sambungnya.
Ade optimis dibawah kepemimpinan Andra Soni, kualitas pendidikan di provinsi Banten akan terus meningkat, merata dan setara, bahwa semua warga Banten memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan Termasuk disekolah unggulan seperti CMBBS.
“Dibawah kepemimpinan Pak Andra, kami optimistis kualitas pendidikan Provinsi Banten akan terus melesat, terlebih kesetaraan melalui Pemerataan memberikan kesempatan kepada semua untuk dapat menikmati sekolah dan sekolah unggulan,” Pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Gubernur Banten Andra Soni menekankan bahwa tidak boleh ada lagi praktik titip-menitip siswa. Selaku Gubernur, dirinya tidak akan melakukan intervensi dalam proses itu.
“Sekolah adalah tempat mendidik, bukan tempat berbisnis. Tidak boleh lagi ada tambahan rombel di belakang. Semua harus sesuai aturan yang berlaku. Karena kita sudah punya solusi yaitu Sekolah Gratis,” tegas Andra Soni.
“Kalau masih ada titipan, maka sia-sia Program Sekolah Gratis itu,” tambahnya.[red]











