Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Banten · 7 Des 2024 ·

Dipenghujung Masa Jabatan Al Muktabar Siapkan Open Bidding Esselon II, Janur: Kenapa Tidak Dari Dulu, Tunggu Gubernur Baru


 Koordinator Jaringan Nurani Rakyat (Janur) Banten, Ade Yunus. Foto: Istimewa Perbesar

Koordinator Jaringan Nurani Rakyat (Janur) Banten, Ade Yunus. Foto: Istimewa

Banten – Dipenghujung Masa Jabatan sebagai Penjabat Gubernur Banten, Al Muktabar justru malah mempersiapkan Open Bidding esselon II dilingkup Pemerintah Provinsi Banten yang telah bertahun-tahun diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).

Adapun 14 jabatan eselon II di Pemprov Banten yang diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) diantaranya adalah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Diskominfo SP, Kepala DPMD, Kepala Dinas ESDM, Kepala Bapenda, Inspektur, Kepala Kesbangpol, Kepala Biro Umum, Kepala Biro Hukum, Kepala Biro Ekbang, Kepala Biro Organisasi, Staf Ahli Gubernur, Kepala Dispar, dan Kepala Dinsos.

Al mengaku pihaknya sudah konsultasi dan mengajukan untuk melaksanakan open bidding untuk jabatan eselon II.

“Namun disesuaikan dengan Kementerian yang ada sekarang,” ujar Al dikutip Radar Banten, (06/12/2024).

Namun, lanjutnya, hingga saat ini belum ada tindaklanjut karena masih menunggu arahan pemerintah pusat.

Menanggapi rencana tersebut, Koordinator Jaringan Nurani Rakyat (Janur) Banten, Ade Yunus menyayangkan langkah Al yang kembali membuat gaduh dipenghujung masa jabatannya sebagai Pj Gubernur Banten.

“Kan dulu kita desak dan kritisi terkait sejumlah Pejabat Eselon II yang diisi oleh Pelaksana Tugas, agar tidak digantung dan ada kepastian kewenangan untuk segera diisi oleh pejabat definitif, Pergub sudah dibuat sendiri, Perda sudah ditetapkan, jabatan esselon II terus digantung, kenapa pas mau berakhir jabatannya sebagai Pj. malah buka open bidding?,” Tegasnya.

Pria yang akrab disapa Kang Aye tersebut meminta Al agar fokus selesaikan tugasnya sukseskan RPJMD Provinsi Banten, terkait open bidding agar diserahkan kepada Gubernur Banten terpilih.

“Sudahlah jangan buat gaduh lagi, tuntaskan saja jabatan hingga selesai, masalah Open Bidding nanti saja tunggu Gubernur Baru,” Pungkasnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 316 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Lepas Peserta Mukhtamar NU, Gubernur Andra Soni Titipkan Semangat Memperkuat Nilai Kebangsaan

25 Agustus 2026 - 12:56

Sekda Banten ke Nakes RSUD: Berikan Pelayanan Terbaik untuk Pasien

24 Agustus 2026 - 19:11

Banten Siap Jadi Pionir Ekosistem Pelayanan Pertanahan yang Cepat dan Tepercaya

24 Agustus 2026 - 11:29

Buka Kejurnas Hoki 2026, Gubernur Andra Soni Tegaskan Kesiapan Banten Jadi Tuan Rumah Ajang Nasional

23 Agustus 2026 - 19:48

Perkuat Pembinaan Atlet, Gubernur Andra Soni Bakal Bangun Fasilitas Hockey di Kota Tangerang

23 Agustus 2026 - 18:54

Pembangunan Kota Serang Dikebut, Wali Kota Budi Rustandi: Fokus Infrastruktur Jalan

22 Agustus 2026 - 21:47

Trending di Banten