Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Kota Tangerang · 13 Agu 2024 ·

Dinas Pendidikan Kota Tangerang Terus Lakukan Evaluasi dan Pemantapan Uji Coba Makan Bergizi Gratis


 Uji Coba Makan Bergizi Gratis (MBG) tahap kedua di SD Negeri Karang Tengah 6. Foto: TangerangPos Perbesar

Uji Coba Makan Bergizi Gratis (MBG) tahap kedua di SD Negeri Karang Tengah 6. Foto: TangerangPos

Kota Tangerang – Program makan bergizi gratis di sekolah dirancang untuk meningkatkan kesehatan dan kinerja akademik siswa. Pentingnya pemberian nutrisi kepada pada siswa akan berdampak terhadap kesehatan pada Anak, pemberian nutrisi yang baik bagi anak akan membuat anak cenderung lebih sehat, lebih aktif, dan memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih baik.

Demi suksesnya program tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin secara langsung meninjau pelaksanaan uji coba Makan Bergizi Gratis (MBG) tahap kedua di SD Negeri Karang Tengah 6 pada Selasa, 13 Agustus 2024.

“tiga bulan kedepan itu akan menyiapkan 75 sekolah dan sasaran tambahannya hampir 40 ribu siswa untuk uji coba makan bergizi gratis dan saya tadi mengevaluasi di SDN Karang Tengah 6, antusiasnya sangat luar biasa,” ujar Jamal.

Menurut Jamal Dinas Pendidikan Kota Tangerang akan terus melakukan evaluasi terkait menu yang sudah ditentukan, seperti nasi itu berukuran 100 gram serta buah-buahan.

“Kalau SD nasinya itu 100 gram dan lauk pauknya. Tadi juga pada pukul 10 kita berikan susu dan antusias minumnya,” jelasnya.

Jamal menambahkan ada lima rekomendasi dan bervariasi menu usulan dari pihak sekolah dan orangtua yang akan diberikan pada setiap harinya.

“Sesuai dengan yang sudah ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kota Tangerang, tapi dalam menu pada setiap harinya pihak sekolah juga dapat menentukan,” tegasnya.

Jamal mencatat masih terdapat keluhan beberapa siswa siswi yang tidak suka dan kurang hingga minta nambah.

“Ada, misalnya ada yang tidak suka makan menu ini. Ada juga masukan dari orang tua, kan sudah ada pisang, kalau bisa ditambah semangka, lalu puyunghai diganti dengan yang lain, maka kita terus menyesuailan hingga perogram ini dari Presiden dan Wakil Presiden terpilih ini dipatenkan,” tukasnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan MBG tahap pertama itu telah diuji coba dibeberapa sekolah dengan sacaran sebanyak 33.483 pelajar dari 36 sekolah di Kota Tangerang. [red]

 

Artikel ini telah dibaca 102 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wali Kota Tangerang dan Para Kepala OPD Tanam Pohon dan Bebersih Cisadane: Komitmen Indonesia ASRI

24 Juli 2026 - 10:01

Get Out Oligo Jilid 2, Aktivis: Tidak Ada Kesempatan Kedua, Pemkot Jangan Ambil Risiko Hukum

23 Juli 2026 - 09:57

Urus Dokumen Kian Mudah, Pemkot Tangerang Perluas Akses Layanan Adminduk

22 Juli 2026 - 16:18

Aktivis Ingatkan Pemkot Tangerang Tidak Turut Merekomendasikan BUPP PSEL: Serahkan Pada Danantara

22 Juli 2026 - 10:12

Sambut Festival Cisadane 2026, Banksasuci Gelar Aksi Ruwat Rawat Sungai Cisadane

20 Juli 2026 - 20:27

Pemkot Tangerang Normalisasi Saluran Air di Puri Beta 1 di Momen Musim Kemarau

20 Juli 2026 - 19:38

Trending di Kota Tangerang