Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang · 13 Agu 2024 ·

Dinas Pendidikan Kota Tangerang Terus Lakukan Evaluasi dan Pemantapan Uji Coba Makan Bergizi Gratis


 Uji Coba Makan Bergizi Gratis (MBG) tahap kedua di SD Negeri Karang Tengah 6. Foto: TangerangPos Perbesar

Uji Coba Makan Bergizi Gratis (MBG) tahap kedua di SD Negeri Karang Tengah 6. Foto: TangerangPos

Kota Tangerang – Program makan bergizi gratis di sekolah dirancang untuk meningkatkan kesehatan dan kinerja akademik siswa. Pentingnya pemberian nutrisi kepada pada siswa akan berdampak terhadap kesehatan pada Anak, pemberian nutrisi yang baik bagi anak akan membuat anak cenderung lebih sehat, lebih aktif, dan memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih baik.

Demi suksesnya program tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin secara langsung meninjau pelaksanaan uji coba Makan Bergizi Gratis (MBG) tahap kedua di SD Negeri Karang Tengah 6 pada Selasa, 13 Agustus 2024.

“tiga bulan kedepan itu akan menyiapkan 75 sekolah dan sasaran tambahannya hampir 40 ribu siswa untuk uji coba makan bergizi gratis dan saya tadi mengevaluasi di SDN Karang Tengah 6, antusiasnya sangat luar biasa,” ujar Jamal.

Menurut Jamal Dinas Pendidikan Kota Tangerang akan terus melakukan evaluasi terkait menu yang sudah ditentukan, seperti nasi itu berukuran 100 gram serta buah-buahan.

“Kalau SD nasinya itu 100 gram dan lauk pauknya. Tadi juga pada pukul 10 kita berikan susu dan antusias minumnya,” jelasnya.

Jamal menambahkan ada lima rekomendasi dan bervariasi menu usulan dari pihak sekolah dan orangtua yang akan diberikan pada setiap harinya.

“Sesuai dengan yang sudah ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kota Tangerang, tapi dalam menu pada setiap harinya pihak sekolah juga dapat menentukan,” tegasnya.

Jamal mencatat masih terdapat keluhan beberapa siswa siswi yang tidak suka dan kurang hingga minta nambah.

“Ada, misalnya ada yang tidak suka makan menu ini. Ada juga masukan dari orang tua, kan sudah ada pisang, kalau bisa ditambah semangka, lalu puyunghai diganti dengan yang lain, maka kita terus menyesuailan hingga perogram ini dari Presiden dan Wakil Presiden terpilih ini dipatenkan,” tukasnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan MBG tahap pertama itu telah diuji coba dibeberapa sekolah dengan sacaran sebanyak 33.483 pelajar dari 36 sekolah di Kota Tangerang. [red]

 

Artikel ini telah dibaca 104 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mitigasi Bencana Hidrometeorologi, Pemkot Tangerang Gencarkan Normalisasi

22 September 2026 - 15:46

Bangga, 58 Daerah Replikasi SISGITA Tangsel, Benyamin Ungkap Manfaat Integrasi Data Tanah dan Pajak

21 September 2026 - 19:21

Jaga Air Baku, Pemkot Tangerang Ajak Perusahaan Normalisasi Sungai Cisadane

21 September 2026 - 18:34

DPUPR Kota Tangerang Pastikan Normalisasi Kali Ledug Tuntas Sesuai Target

21 September 2026 - 17:03

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Sachrudin: Aparat di Wilayah Harus Gercep

21 September 2026 - 16:12

Sasar Pesantren yang Belum Terjangkau MBG, PW MPI Banten Gelar Makan Bahagia Gratis

20 September 2026 - 17:02

Trending di Kota Tangerang