Menu

Mode Gelap
Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir

Kabupaten Tangerang · 19 Feb 2026 ·

Cisadane Tercemar, Banksasuci Minta 59 Perusahaan Pengguna Air Bantu Netralisir Cisadane


 Relawan Banksasuci saat  tuangkan 20 Ton Eco Enzym untuk menetralisir Sungai Cisadane pasca tercemar 20 Ton cairan Insektisida. Foto: ist Perbesar

Relawan Banksasuci saat tuangkan 20 Ton Eco Enzym untuk menetralisir Sungai Cisadane pasca tercemar 20 Ton cairan Insektisida. Foto: ist

Tangerang – Komunitas Peduli Sungai yang tergabung dalam Banksasuci Foundation menyerukan kepada 59 Perusahaan yang terdaftar dan tercatat dalam data Surat Izin Pengolahan dan Pengusahaan Air (SIPPA) Wilayah Tangerang Raya untuk tidak diam saat Cisadane tercemar 20 Ton cairan Insektisida jenis Profenofos dan Cypermethrin cairan kimia berpotensi berbahaya bagi organisme air dan kesehatan manusia.

Ketua Banksasuci Foundation, Ade Yunus menduga pada Senin dan Selasa usai kejadian terbakarnya gudang Pestisida, begitu Physical Quality of Water Treatment Parameter Sisa Klor pada Raw Meter mereka capai 0.10-0,11 mg/l, Para Perusahaan langsung Stop sedot air Cisadane karena tidak memenuhi standard persyaratan kualitas Air Minum sesuai Permenkes RI Nomor 2 Tahun 2023.

Namun selang sehari kemudian mereka kembali beroperasi karena mereka punya penawar untuk menetralisir kandungan air di water treatment-nya masing-masing.

“Kami duga upaya netralisir hanya dilakukan di Water Treatment nya mereka masing-masing, tapi tidak dilakukan upaya tersebut pada badan sungai Cisadane yang merupakan air baku mereka,” Ungkap Ketua Banksasuci Foundation, Ade Yunus, Kamis (19/02/2026).

Untuk itu, Ade meminta 59 Perusahaan pengambil air Cisadane untuk turut serta berpartisipasi membantu menetralisir sungai Cisadane agar cepat kembali pulih.

“kami minta jangan cuma ambil airnya, tapi sumber airnya dicampakkan saat tercemar, jangan egois, ikutlah berempati turut serta bantu netralisir Sungai Cisadane,” Tambahnya.

Ade mendesak Kementerian PUPR dan Pemerintah Provinsi Banten memberikan Reward dan Punishment kepada Perusahaan Pemegang SIPPA dalam menyikapi dan merespons tercemarnya Sungai Cisadane.

“Perusahaan yang peduli terhadap Sungai Cisadane sebagai Air Bakunya mereka, kasih Reward, yang tidak peduli jangan perpanjang Izin SIPPA-nya lagi sebagai bentuk Punishment, tiap hari kami monitor, catatannya akan kami sampaikan kepada Bapak Gubernur Banten dan BBWSCC,” Tandasnya.

Sebelumnya, pada Minggu (15/02/2026) Banksasuci Foundation telah melarutkan 20 ton Eco Enzyme di wilayah perbatasan Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang sebagai upaya menetralisir Sungai Cisadane yang tercemar 20 ton Insektisida.

Menurut Pria yang dijuluki “Sunan Jaga Kali” itu menilai pencemaran ini sebagai kasus serius yang membutuhkan perhatian bersama lintas sektor.

“Ini kasus serius, semua pihak harus bersinergi dan kolaborasi untuk memulihkan Sungai Cisadane, hari ini, esok, dan seterusnya secara berkesinambungan dan berkelanjutan,” tutur Ade.

Aksi pelarutan 20 ton Eco Enzyme ini menjadi simbol gerakan masyarakat sipil dalam merespons krisis lingkungan, sembari menunggu langkah penegakan hukum dan pengawasan yang lebih tegas dari pihak terkait.[red]

Artikel ini telah dibaca 110 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wamenkes Apresiasi Kinerja Pemkab Tangerang Percepatan Program Kesehatan

20 Agustus 2026 - 16:33

Bupati Maesyal Rasyid Tinjau Kebersihan dan Layanan Puskesmas

19 Agustus 2026 - 19:45

Canangkan INOVASI TERPA GANTUNG, Wabup Intan Dorong Pola Penanganan Stunting Lebih Kolaboratif, efektif dan Terpadu

19 Agustus 2026 - 19:38

Sachrudin Ajak JPPPM Terus Tebarkan Ilmu dan Manfaat Pesantren ke Tengah Masyarakat

19 Agustus 2026 - 18:59

Pemkot Tangerang Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Lingkungan Sekolah Melalui Edukasi dan Simulasi 

19 Agustus 2026 - 17:30

Hadapi Musim Kemarau, Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Perkuat Cadangan Air Bersih

18 Agustus 2026 - 19:30

Trending di Kota Tangerang