Menu

Mode Gelap
JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30 Hari Kebaya Nasional, Gubernur Banten Andra Soni: Simbol Identitas Perempuan Indonesia

Kabupaten Tangerang · 30 Jan 2026 ·

Bupati Tangerang Laksanakan Jumling di Gunung Kaler dan Tinjau Banjir di Kecamatan Kresek


 Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid saat Jumat Keliling (Jumling) bersama masyarakat di Masjid Baiturrohman, Kampung Kedung, Kecamatan Gunung Kaler. Foto: ist Perbesar

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid saat Jumat Keliling (Jumling) bersama masyarakat di Masjid Baiturrohman, Kampung Kedung, Kecamatan Gunung Kaler. Foto: ist

Kabupaten Tangerang – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid melaksanakan Salat Jumat Keliling (Jumling) bersama masyarakat di Masjid Baiturrohman, Kampung Kedung, Kecamatan Gunung Kaler, Jumat (30/1/26).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa program Salat Jumat berjamaah di desa-desa kembali dijalankan sejak tahun 2025 dan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memperkuat silaturahmi sekaligus juga untuk menyerap aspirasi masyarakat.

“Hari ini kami sengaja datang untuk melaksanakan salah satu kewajiban program kami, yaitu salat Jumat berjamaah di desa-desa. Alhamdulillah, mulai tahun 2025 ini kita jalankan lagi silaturahmi ke desa-desa dan kecamatan-kecamatan melalui salat Jumat berjamaah. Insyaallah ini akan kita teruskan sampai seterusnya, selama tidak ada agenda kedinasan pada hari Jumat,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena baru dapat melaksanakan Jumling ke wilayah Gunung Kaler karena berbagai kendala, khususnya banjir yang tidak hanya terjadi di Kab. Tangerang tapi merata di seluruh Indonesia seperti: Aceh, Medan, Padang, Karawang, Bandung Barat hingga Pati.

“Dari 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang, sebanyak 27 kecamatan terdampak banjir, sementara dua kecamatan lainnya, tidak mengalami banjir. Kondisi ini menjadi ujian bagi kita semua. Pemerintah daerah terus turun ke lapangan untuk mengunjungi masyarakat sekaligus mencari solusi penanganan banjir. Kita tidak pernah libur dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

Lanjut dia, pemerintah daerah juga terus berupaya melakukan langkah teknis, seperti pembangunan pintu air di sejumlah sungai yang meluap akibat tingginya curah hujan. Pihaknya pun mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan, memperbaiki saluran air, serta menertibkan pembuangan sampah.

“Banjir ini bukan karena tanggul jebol, tetapi karena curah hujan yang tinggi, durasi hujan yang lama, serta kiriman air dari wilayah hulu. Kabupaten Tangerang sebagai wilayah hilir tentu sangat terdampak,” terangnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa Gubernur Banten telah melakukan kunjungan dan koordinasi bersama BBWS serta kepala daerah di wilayah Tangerang Raya untuk meminimalisir dampak banjir dan mencari solusi jangka panjang

“Menurut informasi, banjir kali ini merupakan siklus seratus tahunan dengan volume hujan yang sangat tinggi dan merata. Mudah-mudahan dengan kesiapsiagaan dan gotong royong, dampaknya bisa kita minimalisir,” ujarnya.

Dia menyebut, berdasarkan laporan, tercatat sebanyak 102 desa di 27 kecamatan terdampak banjir. Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Sosial dan perangkat daerah terkait telah turun langsung ke lapangan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Usai melaksanakan Shalat Jumat berjamaah di Kecamatan Gunung Kaler, Bupati Tangerang kemudia meninjau langsung lokasi banjir di Kecamatan Kresek, khususnya di wilayah Ponpes Subulussalam.

“Kami ingin memastikan pemerintah hadir di kecamatan dan desa, hadir bersama masyarakat dalam menghadapi persoalan banjir. Mari kita berdoa kepada Allah SWT, hujan adalah rahmat, semoga air segera surut dan Kabupaten Tangerang terhindar dari banjir ke depan,” pungkasnya. [red]

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menko AHY Apresiasi Penataan Kawasan Terintegrasi di Pesisir Tangerang

16 April 2026 - 13:56

Jaga Green Belt Pesisir Pantai, Aktivis Lingkungan Tanam 5.000 Mangrove

15 April 2026 - 15:40

Musrenbang 2027, Bupati Tangerang Fokuskan Pada Kesejahteraan Masyarakat

14 April 2026 - 19:02

Tingkatkan Pelayanan, Wabup Intan Sidak Pasar Kelapa Dua

14 April 2026 - 18:53

Keren Jasa, Bupati Tangerang Raih Penghargaan Top BUMD Award 2026

13 April 2026 - 22:56

Hadiri HUT Ke-50 Perumdam TKR, Bupati Tangerang dan Wamen UMKM: Terus Perkuat Sinergi Tingkatkan Pelayanan

13 April 2026 - 16:16

Trending di Kabupaten Tangerang