Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang · 31 Mei 2025 ·

Buka Festival Peh Cun, Sachrudin: Merawat Tradisi, Merajut Harmoni dan Tingkatkan Ekonomi


 Wali Kota Tangerang Sachrudin saat melepas Bebek pada perayaan Festival Perahu Naga Peh Cun 2576/2025. Foto: Ist Perbesar

Wali Kota Tangerang Sachrudin saat melepas Bebek pada perayaan Festival Perahu Naga Peh Cun 2576/2025. Foto: Ist

Kota Tangerang – Ribuan warga tumpah ruah di bantaran Sungai Cisadane untuk menyaksikan Festival Perahu Naga Peh Cun 2576/2025. Festival yang digelar dari 02 Mei s.d 01 Juni menghadirkan beragam perlombaan menarik, seperti balap perahu naga, perahu palak, lomba menangkap bebek, hingga mendirikan telur.

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, saat menghadiri acara puncak festival menyampaikan apresiasi tinggi kepada masyarakat, khususnya Perkumpulan Boen Tek Bio, atas komitmennya dalam melestarikan tradisi Peh Cun.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, tradisi Peh Cun Kota Tangerang telah ditetapkan sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda Indonesia oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak tahun 2020. Ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab kita bersama untuk terus menjaga dan mengembangkan tradisi ini agar tetap lestari dan dikenal lebih luas,” ujar Sachrudin, Sabtu (31/05).

Menurutnya, Festival Peh Cun memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar perayaan budaya. Tradisi ini telah menjadi simbol kerukunan dan keberagaman yang mengakar kuat di tengah masyarakat Kota Tangerang.

“Festival ini bukan hanya milik komunitas Tionghoa semata, tetapi telah menjadi milik seluruh masyarakat. Inilah cerminan semangat toleransi, inklusivitas, dan kebersamaan yang selama ini menjadi kekuatan Kota Tangerang sebagai rumah bersama bagi semua budaya,” lanjutnya.

Sachrudin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjadikan Festival Peh Cun sebagai momentum mempererat persaudaraan dan mengenalkan kekayaan budaya Kota Tangerang kepada dunia luar.

“Melalui festival ini, kita tidak hanya merayakan warisan tradisi, tetapi juga membangun jembatan antarbudaya, memperkuat persatuan, dan mengangkat potensi pariwisata daerah,” jelasnya.

Di akhir sambutan, Sachrudin menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tangerang akan terus mendukung penyelenggaraan kegiatan budaya sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

“Pelestarian budaya adalah warisan penting bagi generasi mendatang. Dengan menjaga tradisi, kita memperkuat identitas kota dan kebersamaan masyarakat, sekaligus meningkatkan ekonomi dan pariwisata Kota Tangerang. Mari kita terus jaga dan lestarikan budaya bersama-sama,” tutupnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 83 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wali Kota Sachrudin Ajak Jamaah Pengajian Bulanan Makmurkan Masjid

23 Oktober 2026 - 23:58

Dari Bank Sampah hingga Literasi Anak, Kampung Jimpitan Jadi Model Percontohan Ruang Bersama Indonesia

23 Oktober 2026 - 18:10

Maryono: Perbankan Syariah Harus Tumbuh Bersama Ekonomi Masyarakat

22 Oktober 2026 - 16:39

Hari Santri, Wali Kota Sachrudin Ajak Perkuat Akhlaqul Karimah 

22 Oktober 2026 - 16:25

Gampang Kerja, Sachrudin:  Jangan Lewatkan 1.267 Lowongan Kerja pada Gebyar Rekrutmen 

21 Oktober 2026 - 20:26

Sufmi Dasco Beri Perhatian Terhadap Dugaan Diskriminasi di SMA Strada St.Thomas Aquino Tangerang

21 Oktober 2026 - 15:38

Trending di Kota Tangerang