Menu

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Nasional · 26 Agu 2026 ·

Bantah Statement Ketum Projo Budiarie, Kawendra : Analogi Patahan sejarah Itu Ahistoris


 Anggota DPR sekaligus Wasekjen Partai Gerindra Kawendra Lukistian. Foto: Ist Perbesar

Anggota DPR sekaligus Wasekjen Partai Gerindra Kawendra Lukistian. Foto: Ist

Jakarta – Pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengenai kemungkinan terjadinya percepatan dinamika politik sebelum Pemilu 2029 menjadi sorotan. Dalam video yang beredar, Budi Arie menyinggung kemungkinan situasi politik bergerak lebih cepat dari jadwal Pemilu 2029 dan menggunakan istilah “patahan sejarah”. Pernyataan itu kemudian mendapat respons dari sejumlah pihak, termasuk Partai Gerindra.

Di tengah polemik tersebut, Anggota DPR sekaligus Wasekjen Partai Gerindra Kawendra Lukistian menyampaikan turut pandangannya. Kawendra menegaskan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berjalan berdasarkan konstitusi dan mandat rakyat yang sah.

“Pemerintahan Presiden Prabowo berdiri di atas fondasi konstitusi dan mandat rakyat yang sah! Analogi ‘Patahan Sejarah’ yang mempercepat usianya pemerintahan adalah bentuk analisis latar yang ahistoris!” kata Kawendra dalam unggahannya, Selasa (25/8/26).

Menurut Kawendra, pemerintahan tidak semestinya dinilai hanya berdasarkan spekulasi mengenai perubahan politik yang mungkin terjadi. Ia menekankan bahwa dirinya bersama Partai Gerindra akan tetap fokus mendampingi dan mengawal Presiden Prabowo dalam menjalankan pemerintahan.

“Dan kami di Gerindra fokus mengawal Presiden Prabowo bekerja keras dengan segala daya upayanya, dan pasti akan terus membersamai beliau,” ujarnya.

Sikap tersebut sejalan dengan respons resmi Gerindra terhadap pernyataan Budi Arie. Juru Bicara Gerindra Sugiat Santoso juga mengatakan partainya belum membahas Pemilu 2029 dan saat ini masih berfokus pada program pemerintahan Presiden Prabowo. Gerindra juga menegaskan tidak terpengaruh oleh wacana percepatan Pemilu yang disampaikan Budi Arie.

Sugiat bahkan mempersilakan publik menanyakan langsung kepada Budi Arie mengenai maksud pernyataannya. Menurutnya, Gerindra tidak ingin terseret ke dalam spekulasi politik yang masih terlalu dini untuk dibahas.

Kawendra kemudian menyinggung perjalanan politik yang menurutnya penuh dengan tantangan. Ia mengatakan perjuangan untuk mendukung Prabowo bukan sesuatu yang baru dilakukan setelah berada di pemerintahan.

“Bukan baru sekarang, tapi sejak dulu! Ya, sejak kalah berkali-kali dan tetap terus bangkit lagi!” kata Kawendra.

Kawendra atau yang akrab disapa Mas Kawe juga menyampaikan pesan tentang pentingnya keyakinan dalam menghadapi ketidakpastian.

“Keyakinan itu bukan tentang tahu cuaca esok, tapi tentang berdiri di tengah badai dengan jas hujan yang kau jahit sendiri,” ujarnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Waduh, Kepala BPN Kota Tangerang Ikut Terjaring OTT KPK

14 September 2026 - 23:57

Sejak Dinyatakan Hilang, Presiden Prabowo Intruksikan KSAL Kerahkan 11 Kapal Gabungan Lakukan Pencairan

10 September 2026 - 19:21

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir: Percayalah, Masih Banyak Polisi Baik

9 September 2026 - 19:30

Sekjen Forum Pimred Multimedia Dukung Personil Gabungan Maksimalkan Pencarian 5 Wartawan 

9 September 2026 - 16:22

Annisa Mahesa Edukasi Gen Z soal Investasi agar Tak Terjebak FOMO 

8 September 2026 - 17:19

Sufmi Dasco: Pedagang Kaki lima adalah Wajah Ekonomi Rakyat yang Terus Bergerak

3 September 2026 - 08:37

Trending di Nasional