Jakarta – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Banten akan melakukan penanganan banjir secara komprehensif baik dalam jangka pendek, menengah hingga jangka panjang.
Normalisasi sungai, situ dan danau menjadi langkah awal Pemprov Banten dalam penanganan banjir jangka pendek, namun upaya tersebut hanya bersifat sementara jika tidak diiringi perbaikan tata kelola lingkungan.
“Normalisasi kami lakukan, tapi kalau lingkungan terus rusak, banjir akan terus berulang,” ungkap Andra saat menjadi Narasumber Talk show Semangat Awal Tahun, IDN Times di Jakarta, Rabu (14/01/2026).
Andra menegaskan bahwa Pemprov Banten bersama pihak terkait akan memperkuat kordinasi untuk melakukan penertiban pertambangan ilegal di wilayah provinsi Banten khususnya dikaeasan konversi dan yang berdekatan dengan Daerah Aliran Sungai (DAS).
“Salah satu yang terus kita koordinasikan adalah penindakan tambang-tambang ilegal di sekitar lokasi banjir. Ini bagian dari persoalan lingkungan yang harus kita bereskan,” tegasnya. [red]










