Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang · 10 Jan 2023 ·

Antisipasi Banjir, Kadis LH: Kita Bangun 20 Sumur Resapan dan 50 Biopori Super Jumbo


 Antisipasi Banjir, Kadis LH: Kita Bangun 20 Sumur Resapan dan 50 Biopori Super Jumbo Perbesar

Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), akan menambah sebanyak 20 sumur resapan dan 50 biopori super jumbo, untuk mencegah terjadinya banjir. Pembangunan sumur resapan dan biopori tersebut akan diprioritaskan di titik-titik rawan mengalami banjir.

“Di tahun 2023, kami akan membangun sebanyak 20 sumur resapan dan 50 biopori super jumbo. Pembangunan ini akan menggunakan skala prioritas, di mana akan dilakukan pembangunan terlebih dahulu di wilayah atau titik-titik yang memang rawan mengalami banjir di Kota Tangerang,” ungkap Kepala DLH, Tihar Sopian saat ditemui, Selasa (10/01/23).

Ia melanjutkan, metode-metode yang digunakan dalam pembangunan sumur resapan belum ada perubahan dari sebelumnya, yaitu terdiri dari biopori, sumur injeksi, dan kolam retensi.

“Metode yang digunakan masih sama yaitu ada biopori yang terdiri dari biopori mini, biopori jumbo dan super jumbo. Biopori ini kedalamannya mencapai hingga satu meter. Lalu, sumur injeksi kedalamannya hingga 40 meter dan kolam retensi yang akan menampung debit air tergantung dengan lokasi existing yang akan kami bangun baik dari lebar, panjang, dan kedalamannya,” lanjutnya.

Dengan dibangunnya sumur resapan ini, dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi genangan hingga banjir yang ada di Kota Tangerang, dan air yang sudah dikonservasi dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Harapan kami dan harapan kita bersama, air yang datang ketika hujan turun dapat menjadi berkah. Air yang sudah masuk ke perut bumi, dapat menjadi konservasi dan bermanfaat bagi kita semua dengan bonus tidak terjadi genangan dan mudah-mudahan di tahun ini tidak terjadi banjir di Kota Tangerang,” tutupnya. [Red]

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Maryono: Perbankan Syariah Harus Tumbuh Bersama Ekonomi Masyarakat

22 Oktober 2026 - 16:39

Hari Santri, Wali Kota Sachrudin Ajak Perkuat Akhlaqul Karimah 

22 Oktober 2026 - 16:25

Gampang Kerja, Sachrudin:  Jangan Lewatkan 1.267 Lowongan Kerja pada Gebyar Rekrutmen 

21 Oktober 2026 - 20:26

Sufmi Dasco Beri Perhatian Terhadap Dugaan Diskriminasi di SMA Strada St.Thomas Aquino Tangerang

21 Oktober 2026 - 15:38

Perkuat Pelayanan Publik, Pemprov Banten Usulkan Perubahan Struktur Perangkat Daerah

20 Oktober 2026 - 18:25

Kali Sabi Dilebarkan, Warga RW 016 Uwung Jaya Berharap Bebas Banjir

20 Oktober 2026 - 15:16

Trending di Kota Tangerang