Menu

Mode Gelap
Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025 Wabup Intan Nurul Hikmah Lepas Fun Walk San Mon 30

Banten · 26 Apr 2026 ·

Annisa Mahesa Soroti Proses Pencairan Bantuan Langsung Tunai di Wilayah Kota Serang


 Kegiatan reses Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan Banten II, Annisa Mahesa. Foto: ist Perbesar

Kegiatan reses Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan Banten II, Annisa Mahesa. Foto: ist

Kota Serang – Kegiatan reses Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan Banten II, Annisa Mahesa, di Kelurahan Sukawana, Kecamatan Serang, pada Minggu (26/4), diisi dengan dialog bersama warga terkait bantuan sosial, khususnya Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Dalam diskusi tersebut, seorang warga menyampaikan pertanyaan terkait proses pencairan BLT serta menanyakan apakah hal itu berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini mulai berjalan.

Menanggapi hal tersebut, Annisa menegaskan bahwa BLT tetap berjalan sesuai ketentuan dan tidak mengalami perubahan kebijakan. Ia memastikan bantuan tetap diberikan kepada masyarakat yang berhak dan tidak berkaitan dengan program lain.

“BLT tetap disalurkan kepada penerima yang memenuhi kriteria. Tidak ada pengalihan karena adanya program lain,” ujarnya.

Annisa menjelaskan bahwa program MBG memiliki sasaran berbeda, yakni untuk pemenuhan gizi siswa sekolah, ibu hamil dan menyusui, serta balita. Menurutnya, kedua program tersebut dirancang untuk saling melengkapi dalam memperkuat perlindungan sosial masyarakat.

“MBG dan BLT itu dua program yang berbeda dengan tujuan yang sama, yaitu melindungi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. MBG fokus pada pemenuhan gizi, sementara BLT membantu dari sisi daya beli,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Annisa juga menekankan pentingnya ketepatan data sebagai dasar penyaluran bantuan. Ia mengingatkan bahwa pembaruan data kependudukan dan verifikasi di tingkat daerah menjadi faktor penting agar bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Ia turut mengimbau masyarakat agar tidak ragu untuk mencari informasi melalui kanal resmi atau berkoordinasi dengan aparat kelurahan dan dinas terkait apabila mengalami kendala dalam proses pencairan bantuan. Menurutnya, komunikasi yang baik dapat membantu mempercepat penyelesaian kendala di lapangan.

Lebih lanjut, Annisa menyampaikan bahwa pelaksanaan program bantuan sosial ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan ketepatan sasaran, transparansi, dan keberlanjutan program. Pemerintah, kata dia, terus berupaya memastikan setiap bantuan yang disalurkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kegiatan reses berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif warga yang menyampaikan berbagai masukan terkait kondisi ekonomi dan akses terhadap bantuan sosial. Annisa menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan program agar berjalan optimal dan dapat dirasakan secara merata.

“Masukan dari masyarakat sangat penting bagi kami untuk memastikan kebijakan yang diambil tetap relevan dan tepat sasaran,” tutup Annisa.[red]

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gubernur Andra Soni: Sudah 60.705 Siswa Penerima Manfaat Sekolah Gratis di 801 Sekolah Swasta

30 April 2026 - 07:19

Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Lebih Mudah Tanpa KTP Pemilik Pertama

29 April 2026 - 22:09

Pelopor Kesehatan Masyarakat, Kadinkes Banten Ati Paramudji Hastuti Raih Kartini Awards 2026

29 April 2026 - 21:51

Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga 

29 April 2026 - 20:41

Kunci Rombel 36 Siswa Per Kelas, Kepala Dindikbud Banten: Komitmen Menjaga Integritas SPMB Tahun 2026

29 April 2026 - 11:47

Komitmen ‘Membangun dari Desa’, Gubernur Andra Soni Alokasikan Rp167,4 Miliar Bangun 46,71 Kilometer Jalan Poros Desa

29 April 2026 - 08:11

Trending di Banten