Menu

Mode Gelap
Komisi II DPRD Minta RSUD Panbar dan RSUD Jubar Segera Beroperasi Anggota DPRD Banten Ade Hidayat Minta Pemprov Banten Percepat Pengoperasian RSUD Cilograng Walikota Tangsel Pimpin Apel Operasi Keselamatan Jaya Daftar Kenaikan Harga BBM Di Wilayah Banten Walikota Benyamin Hadir Bersama UAS Pada Gebyar Al-Kautsar

Banten · 26 Nov 2023 ·

Anggota Komisi III DPRD Banten Apresiasi Kinerja Bapenda Banten


 CEO TangerangPos Ade Yunus saat berbincang dengan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Banten H.Ade Awaludin dalam Program NGOMEN (Ngobrol Bareng Anggota Parlemen). Foto : TangPos TV Perbesar

CEO TangerangPos Ade Yunus saat berbincang dengan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Banten H.Ade Awaludin dalam Program NGOMEN (Ngobrol Bareng Anggota Parlemen). Foto : TangPos TV

Kabupaten Tangerang – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Banten H. Ade Awaludin mengapresiasi kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten atas Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Banten tahun 2023 hingga 20 November 2023 yang telah mencapai 84,04 persen atau sekitar 7.025.391.453.878 rupiah dari target 8.359.205.993.432 rupiah.

“Bila di bulan November saja sudah mencapai 84,04 Persen, kita tinggal dorong sedikit lagi saja diakhir tahun target bisa terpenuhi 100 Persen, untuk itu kami apresiasi,” Ungkap Anggota Fraksi Partai Gerindra tersebut kepada Tangerang Pos. Minggu, (26/11/2023).

Ade juga berpesan bahwa target pendapatan harus terus meningkat. Karena itu, Ade minta fokus Bapenda dalam mengejar target pendapatan tidak hanya pada membuka gerai, melainkan memaksimalkan potensi-potensi pendapatan lainnya yang belum tergarap secara optimal.

“Harus lebih Inovatif lagi dalam menggali potensi PAD yang belum tereksplorasi secara optimal, salah satunya adalah dari situ, danau dan embung, ” Tegasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, Deni Hermawan menyatakan, pihaknya optimistis target pendapatan tersebut bisa tercapai akhir tahun 2023 nanti.

“Kami optimistis target pendapatan bisa tercapai di akhir tahun 2023 nanti,” ujar Deni Hermawan.

Menurutnya, ada lima jenis pajak yang dipungut Pemprov Banten untuk modal pembangunan pertama Pajak Kenaraan Bermotor (PKB), Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Air Permukaan (PAP), Pajak Kendaraan Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dan pajak rokok.

Deni menambahkan bahwa berdasarkan data dari Bependa Provinsi Banten hingga tanggal 20 November 2023, realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mencapai 2.928.752.231.575 rupiah atau 90,27 persen dari target 3.244.480.473.000 rupiah.

Selanjutnya, realisasi penerimaan dari sektor Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) capai 2.304.382.640.000 rupiah atau 91,83 persen dari target pendapatan sebesar 2.509.318.451.000 rupiah.

Sedangkan untuk realisasi Pajak Air Permukaan (AP) mencapai 36.923.062.300 rupiah atau 89,41 persen dari target sebesar 41.296.769.000 rupiah.

Realisasi Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) capai 1.038.894.333.682 rupiah atau 66,65 persen dari target sebesar penerimaan sebesar 1.558.779.524.813 rupiah.

Sementara realisasi penerimaan dari Pajak Rokok telah mencapai 716.439.186.321 rupiah atau 71,26 persen dari target penerimaan sebesar 1.005.330.811.619 rupiah.

“Saya yakin dengan kerja keras, jajaran Bapenda bersama UPT dan OPD Penghasil PAD bisa mengejar target yang ditetapkan,” kata Deni.

Menurutnya, Bapenda Banten memiliki strategi dalam menghimpun pendapatan di tahun 2023, salah satunya dengan program jemput bola melalui Germa (Gerakan Bersama) dan meningkatkan pelayanan publik.

“Kita ada kegiatan Germa yaitu gerakan bersama dalam optimalisasi pendapatan, jadi kita harus jemput bola kepada wajib pajak,” ujar Deni.

Menurut Deni, Bapenda terus melakukan inovasi guna memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat yang efektif dan efisien. Inovasi tersebut berupa pelayanan jemput bola melalui Samling atau Samsat Keliling dan Samlong atau Samsat Kalong yang berhasil memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat atau wajib pajak yang hendak membayarkan pajak kendaraan bermotornya.

Tidak hanya itu, kata Deni, guna mengejar target pendapatan yang sudah ditentukan, pihaknya juga mengerahkan tim dari Bapenda untuk melakukan penelusuran kendaraan bermotor belum mendaftar ulang (KBMDU) ke rumah-rumah wajib pajak.

Deni mengatakan, penelusuran KBMDU itu dilakukan untuk mengetahui keberadaan kendaraan. “Kami melakukan penelusuran untuk mengetahui apakah wajib pajak belum membayar PKB atau kendaraannya sudah pindah tangan,” ujar Deni.

Menurutnya, dari hasil KBMDU nantinya akan ditindak lanjuti dengan penagihan kepada wajib pajak.”Kami selalu amanatkan kepada petugas untuk melakukan penelusuran maupun penagihan dengan humanis,” Pungkasnya. [red}

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menang Telak di Banten, Relawan Sujud Syukur di Rumah Kemenangan Prabowo-Gibran Provinsi Banten

14 Februari 2024 - 19:09

Diduga Berpose ‘Terlarang’ Warga Laporkan Pj. Gubernur Banten, Bawaslu: Ada Laporan Tapi Belum Baca Detilnya

13 Februari 2024 - 08:12

Optimalisasi PAD, Bapenda Arahkan Wajib Pajak untuk Gunakan Alat Perekam Pajak

8 Februari 2024 - 22:56

Tidak Diundang Dalam FKP RPJPD, HMI Cabang Pandeglang Kecam Klaim Undangan Sekda Kabupaten Pandeglang

8 Februari 2024 - 17:14

Survei: 69,1 % Gen Z di Provinsi Banten Pilih Prabowo-Gibran

7 Februari 2024 - 22:02

Soal Postingan IG Pemprov Banten, Bawaslu Banten Minta Keterangan Pelapor

7 Februari 2024 - 20:36

Trending di Banten