Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Banten · 8 Jun 2025 ·

Anggota DPR RI Annisa Mahesa Tinjau Kenaikan Harga Pangan Usai Idul Adha 1446 H


 Anggota DPR RI Komisi XI Fraksi Partai Gerindra, Annisa Mahesa saat meninjau harga pangan di Pasar Rau Kota Serang. Foto: Imam DJM Perbesar

Anggota DPR RI Komisi XI Fraksi Partai Gerindra, Annisa Mahesa saat meninjau harga pangan di Pasar Rau Kota Serang. Foto: Imam DJM

Serang – Harga sejumlah komoditas pangan pokok masih mengalami kenaikan signifikan usai Idul Adha. Dalam inspeksi yang dilakukan pada H+1 Hari Raya Idul Adha, Anggota DPR RI Komisi XI Fraksi Partai Gerindra, Annisa Mahesa, menemukan bahwa harga daging ayam, cabai, dan bawang terpantau melonjak dibandingkan minggu sebelumnya.

“Kondisi ini memang kerap terjadi menjelang dan setelah hari besar keagamaan. Ini adalah fenomena inflasi musiman atau seasonal inflation,” ujar Annisa dalam kunjungannya ke Pasar Rau, Kota Serang, Sabtu (7/5).

Berdasarkan pernyataan pedagang yang ditemui, penyebab utama kenaikan harga ini adalah terganggunya distribusi barang akibat pengurangan jadwal pengiriman selama libur panjang, adanya spekulasi harga dari pihak distributor, serta lonjakan permintaan menjelang hari raya.

Untuk mendukung sistem distribusi yang lebih efisien, Annisa menyarankan agar pemerintah mempertimbangkan subsidi transportasi pangan dan komoditas penting, misalnya dalam bentuk fasilitas _cold storage_ untuk distributor.

“Dengan penyimpanan dingin, kualitas bahan pangan dapat terjaga, dan distribusi bisa lebih lancar, terutama saat libur panjang atau kondisi darurat,” jelasnya.

Annisa juga menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga dan daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan, khususnya pada momentum-momentum keagamaan. Salah satu solusi jangka pendek yang terbukti efektif adalah penyelenggaraan pasar murah.

Secara khusus, Annisa mengapresiasi langkah Disperindag Kota Cilegon yang mengadakan Pasar Murah pada 6 Mei 2025.

“Langkah ini patut dicontoh oleh pemerintah daerah lainnya,” tegasnya.

Tak hanya itu, Annisa juga memberikan apresiasi kepada Gubernur Banten, Andra Soni, yang telah lebih dahulu menginisiasi Pasar Murah menjelang Hari Raya Idul Fitri pada 26 Maret 2025.

Menurutnya, keberadaan pasar murah mampu menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang lebih terjangkau dan inklusif, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.[red]

Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wagub Banten Dimyati Natakusumah Ajak Anak Muda Bersiap Menjadi Generasi Hebat

21 Oktober 2026 - 20:10

Insiden KMP Batumandi, Gubernur Andra Soni Prioritaskan Keselamatan Penumpang

20 Oktober 2026 - 23:18

Perkuat UMKM, Gubernur Andra Soni Usulkan Raperda Penyertaan Modal

20 Oktober 2026 - 19:08

Buka MTQ Kota Serang, Sekda Deden Apriandhi Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani Berprestasi Internasional

20 Oktober 2026 - 08:57

Lepas Atlet Gateball Banten, Gubernur Andra Soni Targetkan Prestasi Tingkat Nasional

19 Oktober 2026 - 14:50

HUT Ke-3 Sin Po TV, Gubernur Andra Soni: Terus Jadi Media Akurat dan Tepercaya

18 Oktober 2026 - 22:16

Trending di Banten