Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Banten · 31 Jul 2025 ·

Andra Soni Tinjau Jembatan Penghubung Dua Desa: Segera Dikordinasikan dengan Pemkab Lebak


 Gubernur Banten Andra Soni saat meninjau jembatan bambu Leuwi Panjang di Kabupaten Lebak. Foto: ist Perbesar

Gubernur Banten Andra Soni saat meninjau jembatan bambu Leuwi Panjang di Kabupaten Lebak. Foto: ist

Lebak – Gubernur Banten Andra Soni merespon langsung aspirasi masyarakat saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Lebak terkait kondisi jembatan bambu Leuwi Panjang. Andra Soni janjikan Pemerintah Provinsi Banten akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lebak untuk tindak lanjut akses penyambung antar Desa Binong dan Desa Sindang Mulya, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak itu.

Peninjauan tersebut dilakukan Andra Soni bersama Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni serta Kepala DPUPR Provinsi Banten Arlan Marzan usai mendapatkan laporan dari masyarakat.

“Tadi dalam perjalanan ada aspirasi masyarakat yang menyampaikan terkait jembatan,” ungkap Andra Soni, Kamis (31/7/2025).

Andra Soni menyampaikan, jembatan bambu itu digunakan oleh masyarakat sebagai salah satu akses menuju sekolah dan aktivitas sehari-hari.

“Kami akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lebak terkait dengan ini. Insya Allah setiap aspirasi pasti akan kita pertimbangkan dan kita kaji sesuai dengan kebutuhannya,” katanya.

Sementara, Kepala DPUPR Provinsi Banten Arlan Marzan menyampaikan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pemkab Lebak terkait jembatan itu, seperti kontruksi apa yang tepat dengan kondisi akses jalan seperti itu.

“Kami akan koordinasikan juga dengan Pemkab Lebak. Kita juga nanti lihat apakah dari Kabupaten Lebak sudah mendesain kaitan dengan konstruksinya,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Saprol salah satu warga Desa Sindang Mulya menyampaikan jembatan bambu tersebut telah tigakali roboh ketika debit air sungai tinggi dan selalu dibangun menggunakan swadaya masyarakat sekitar.

“Sudah tigakali roboh karena kena banjir. Ini jembatan dibangun pakai swadaya masyarakat,” katanya.

Selanjutnya, Saprol menuturkan jembatan tersebut menjadi akses penghubung dari kedua desa, yaitu Binong dan Sindang Mulya. Namun ketika hujan sulit untuk dilewati.

“Dipakai oleh anak-anak sekolah dan masyarakat, tapi kalau musim hujan tidak dipakai karena akses menujunya licin,” pungkasnya.[red]

Artikel ini telah dibaca 72 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Insiden KMP Batumandi, Gubernur Andra Soni Prioritaskan Keselamatan Penumpang

20 Oktober 2026 - 23:18

Perkuat UMKM, Gubernur Andra Soni Usulkan Raperda Penyertaan Modal

20 Oktober 2026 - 19:08

Buka MTQ Kota Serang, Sekda Deden Apriandhi Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani Berprestasi Internasional

20 Oktober 2026 - 08:57

Lepas Atlet Gateball Banten, Gubernur Andra Soni Targetkan Prestasi Tingkat Nasional

19 Oktober 2026 - 14:50

HUT Ke-3 Sin Po TV, Gubernur Andra Soni: Terus Jadi Media Akurat dan Tepercaya

18 Oktober 2026 - 22:16

Hari Santri 2026, Gubernur Andra Soni: Provinsi Banten Maju Bersama Santri

18 Oktober 2026 - 14:08

Trending di Banten