Kabupaten Tangerang – Sadar akan kondisi Sampah di Kabupaten Tangerang yang semakin mengkhawatirkan, selain karena TPA Jatiwaringin yang sudah Overload juga lemahnya edukasi komunikasi perubahan perilaku masyarakat yang masih kurang peduli terhadap dampak membuang sampah sembarangan.
Sekelompok anak-anak muda Kabupaten Tangerang yang tergabung dalam Koalisi Muda 17 melakukan aksi nyata dengan mengawali aksi simpatik secara serentak membersihkan Sampah di TPS Liar yang berada di pinggir jalan sepanjang 17 Kilometer di 10 Kecamatan Kabupaten Tangerang.
Tujuannya bukan hanya menciptakan lingkungan bersih, namun juga memberikan edukasi kepada masyarakat akan kesadaran kolektif agar tidak membuang sampah sembarangan serta turut mengawal dan mendukung program kerja Bupati dan Wakil Bupati Tangerang dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Aksi kami bukan hanya sekedar membersihkan Sampah ini merupakan lebih kepada kesadaran kolektif dalam mewujudkan edukasi akan pentingnya komunikasi perubahan perilaku masyarakat,” Ungkap penggagas KM 17, Herdiyansyah kepada TangerangPos, Selasa (22/04/2025).
Herdi yang juga Ketua Karang Taruna Kecamatan Kosambi tersebut menambahkan bahwa agar masyarakat tidak kembali membuang sampah di TPS liar, pihaknya berencana akan membangun TPS3R secara mandiri.
“Kalau sekedar membersihkan, besok juga pasti sudah numpuk lagi, maka perlu gerakkan dan edukasi secara berkesinambungan dan berkelanjutan, salahsatunya kedepan kita akan bangun TPS3R dengan fasilitas Incenerator yang akan kami buat secara mandiri, sehingga tidak ada sampah bahkan residu sekalipun yang dibuang ke TPA Jatiwaringin,” Lanjutnya.
Cita-cita mulia tersebut selain sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah Kabupaten Tangerang juga perlu dukungan kolaborasi Pentahelix seluruh stakeholders terkait.
“Penanganan sampah tidak bisa mengandalkan pemerintah daerah semata, perlu dukungan semua stakeholders terkait melalui skema Pentahelix, Pemerintah melalui kebijakan, Swasta bantu melalui program CSR, Kampus bantu penelitian dan teknologi terbarukan, rekan-rekan media mempublikasikan kegiatan positif, dan kami selaku masyarakat melalui gerakkan dan aksi kolektif,” Pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya ratusan relawan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk pelajar, organisasi lokal, dan aparatur kecamatan membersihkan Sampah sepanjang 17 KM tersebut dibagi ke dalam titik-titik yang tersebar di 10 kecamatan, dengan koordinasi lapangan yang melibatkan unsur pemerintahan dan komunitas warga.
Atas inisiatif yang dilakukan anak-anak muda KM 17 Tersebut, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, memberikan apresiasi sekaligus menjadikan aksi tersebut sebagai contoh bagi anak muda Kabupaten Tangerang lainya.
“Gerakan ini patut dicontoh karena menjadi bentuk nyata keterlibatan masyarakat, khususnya anak muda, dalam menjaga lingkungan” tandasnya.
Maesyal berharap dengan semangat kolaborasi antara masyarakat, komunitas, dan pemerintah, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi gerakan berkelanjutan yang menumbuhkan budaya hidup bersih dan cinta lingkungan di Kabupaten Tangerang.[red]










