Menu

Mode Gelap
Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim Berangsur Surut, 195 Petugas DLH Kota Tangerang Terus Bergerak Angkut Sampah Sisa Banjir Bupati Tangerang Terima Penghargaan Kabupaten Inspiratif Swasembada Pangan Mitra Adhyaksa 2025

Kota Tangerang Selatan · 22 Mei 2024 ·

Lewat Bank Sampah, Pilar Ingin Tumbuhkan Kesadaran Pengelolaan Sampah


 Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan saat melakukan kunjungan penimbangan sampah di Bank Sampah Asoka, Kelurahan Buaran, Serpong, pada Rabu (22/05/2024). Foto: ist Perbesar

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan saat melakukan kunjungan penimbangan sampah di Bank Sampah Asoka, Kelurahan Buaran, Serpong, pada Rabu (22/05/2024). Foto: ist

Kota Tangsel – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan mengapresiasi masyarakat yang aktif dalam pengelolaan sampah lewat program bank sampah.

Hal tersebut ia sampaikan saat melakukan kunjungan penimbangan sampah di Bank Sampah Asoka, Kelurahan Buaran, Serpong, pada Rabu (22/05/2024).

“Saya sangat mengapresiasi warga masyarakat yang menggerakkan bank sampah ini. Mudah-mudahan warga lain terketuk hatinya untuk aktif di bank sampah,” ucap Pilar.

Ia menyebut bahwa permasalahan sampah harus menjadi tanggung jawab bersama. Karena siapapun mereka bisa menjadi penghasil sampah itu sendiri.

Oleh karenanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus mendorong masyarakat terlibat, baik lewat program bank sampah maupun Tempat Pengelolaan Sampah Reuse-Reduce-Recycle (TPS3R).

“Karena ini cukup efektif dalam pengelolaan sampah apabila yang ikut banyak. Jadi kalo TPS3R yang aktif ada 30an dibantu dengan bank sampah. Saya berharap ke LH untuk melihat mana TPS3R yang aktif, apabila ada alatnya yang rusak segera ganti yang baru. Dan mengajak partisipasi masyarakat, TPS3R tidak berjalan tanpa partisipasi aktif masyarakat,” ucapnya.

Bahkan kata Pilar berdasarkan perhitungan, pengurangan tonase sampah apabila keseluruhan RW memiliki bank sampah dan TPS3R sangatlah besar. Terutama bermanfaat dalam pemilahan sampah organik dan anorganik.

“Jadi sebenarnya lumayan pengaruhnya, organik dan anorganik. Anorganik itu kan bisa didaur ulang, punya nilai jual pula, sedangkan organik kan bisa jadi pupuk, eco enzim dan sebagainya,” kata Pilar.

Pilar mencontohkan bahwa dirinya juga aktif dalam keterlibatan bank sampah di lingkungannya.

“Sama saya juga di rumah juga aktif di bank sampah. Kita juga pilah sampah, ada tiga tempat sampah, lalu dipilah dan diangkut oleh pihak lain,” tutupnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 136 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkot Tangsel Perkuat Pengendalian Banjir Lewat Pengerukan Sungai Ciputat

31 Juli 2026 - 16:53

BBWS Ciliwung Cisadane Salurkan 8.000 Liter Air Bersih untuk Warga Kelurahan Kranggan Kota Tangsel

18 Juli 2026 - 22:42

Tiga Gudang di Taman Tekno BSD Tangsel Kebakaran

8 Juli 2026 - 20:35

Menanti Perkembangan Kasus Pencemaran Sungai Cisadane, Sudah Ada Tersangka?

23 Juni 2026 - 04:13

Benyamin Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM dan Ekonomi Kerakyatan

20 Juni 2026 - 11:05

Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal

19 Juni 2026 - 08:21

Trending di Kota Tangerang Selatan