Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kabupaten Tangerang · 14 Nov 2023 ·

Reses DPRD Banten, H.Ade Awaludin Serap Aspirasi Warga Kotabumi Terkait Jembatan Penghubung


 Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Partai Gerindra, H. Ade Awaludin saat menggelar Reses Masa Sidang I Tahun 2023-2024 di Pondok Pesantren Raudhotul Bayan, Kita bumi Pasar Kemis Kabupaten Tangerang. Foto: TangerangPos Perbesar

Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Partai Gerindra, H. Ade Awaludin saat menggelar Reses Masa Sidang I Tahun 2023-2024 di Pondok Pesantren Raudhotul Bayan, Kita bumi Pasar Kemis Kabupaten Tangerang. Foto: TangerangPos

Kabupaten Tangerang – Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Partai Gerindra H. Ade Awaludin menggelar kegiatan reses masa Sidang I tahun 2023-2024 bersama masyarakat dan santri Pondok Pesantren Raudhotul Bayan Pimpinan Ust. M. Aliyudin di Kelurahan Kutabumi Kecamatan Pasar Kemis, Senin (13/11/2023).

Dari pertemuan tersebut banyak masukan dari tokoh masyarakat salah satunya adalah terkait akses jembatan penghubung dari jalan raya ke area pemukiman penduduk dan pondok pesantren yang tidak layak untuk di lalui kendaraan roda empat.

“Masa sih, harus ada developer atau pengembang dulu baru di buat jembatan- jembatan besar, kami juga kan warga Banten, dan ini banyak di sekitar sini sarana pendidikan pesantren, untuk masuk ke kampung kami jembatannya tidak layak, karena cuma bisa dilewati sepeda motor doang, kalau kendaraan mobil harus berputar jauh ke wilayah cadas dan akses ke kami juga jalannya masih tanah lumpur, kami mohon pak dewan bisa bantu ini ya,” Ujar H. Damiyati tokoh masyarakat setempat.

Mendapat aspirasi dari masyarakat, Kang Ade sapaan akrab H. Ade Awaludin mengucapkan terimakasih dan menjadi atensi dirinya untuk segera ditindaklanjuti.

“Terima Kasih atas masukannya, masukan ini tentu akan menjadi atensi saya, dan saya mohon doa juga dari para alim ulama, tokoh masyarakat dan santri semoga aspirasi tentang Jembatan Penghubung ini menjadi jalan Penghubung kebaikan dan kemajuan provinsi Banten, kita doakan agar para pengambil keputusan mendapat hidayah dan hatinya terbuka ya,” sambut Kang Ade seraya di sambut doa bersama.

Kang Ade menambabkan bahwa salah satu indikator pembangunan ekonomi adalah pendapatan perkapita serta indek kelayakan hidup ( IKH ).

“dimana kalau indek ini tidak tumbuh seperti kesejahteraan sosial masyarakat masih rendah, angka kematian bayi masih tinggi ini akan menghambat pertumbuhan ekonomi,” Pungkasnya. [red]

Artikel ini telah dibaca 111 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dukung Tobat Ekologis, Banksasuci Semai 100 Ribu Bibit Pohon Sengon 

29 Oktober 2026 - 15:13

Tingkatkan Pelayanan Publik, Bupati Maesyal Kembali Rotasi Pejabat Pemkab Tangerang

27 Oktober 2026 - 23:24

Bupati Tangerang Dorong Aksi Nyata Peduli Lingkungan Lewat Youth Climate Action Fund 2026

27 Oktober 2026 - 14:33

Waduh! Kantor Desa Muara Teluknaga Kabupaten Tangerang Digeruduk Warga

25 Oktober 2026 - 22:55

Banksasuci Bersama Warga Pakulonan Barat Kerja Bakti Gerakan Indonesia Asri

25 Oktober 2026 - 09:50

Bupati Maesyal Rasyid: Santri Ber-Akhlaqul Karimah, Pemimpin Masa Depan

23 Oktober 2026 - 22:56

Trending di Kabupaten Tangerang