Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Kota Tangerang · 27 Okt 2026 ·

Bantu Warga Hadapi Dampak Perubahan Iklim, UYI Terjunkan Mahasiswa KKL 2026 ke Kecamatan Pinang


 Universitas Yuppentek Indonesia (UYI) secara resmi melepas mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Tahun 2026. Foto: Ist Perbesar

Universitas Yuppentek Indonesia (UYI) secara resmi melepas mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Tahun 2026. Foto: Ist

Kota Tangerang – Dalam upaya merespons krisis iklim dan cuaca ekstrem yang melanda wilayah perkotaan, Universitas Yuppentek Indonesia (UYI) secara resmi melepas mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Tahun 2026. Mengusung tema “Optimalisasi Partisipasi Masyarakat dalam Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim melalui Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan”, program ini bertujuan memberdayakan masyarakat agar lebih tangguh menghadapi tantangan lingkungan.

Wawanudin,M.Si selaku kepala LPPM UYI dan juga Penanggungjawab kegiatan KKL ini, mengatakan Sebanyak 26 mahasiswa diterjunkan langsung ke dua lokasi sasaran, yakni Kelurahan Panunggangan dan Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

“Para mahasiswa ini akan mengabdi selama satu bulan penuh, mulai 27 Oktober hingga 26 November 2026, yang kemudian kegiatan dilanjutkan dalam Lokakarya Hasil Kegiatan KKL di Kampus UYI (Jl.Perintis Kemerdekaan I No.1 Cikokol Tangerang), materi terbaik dari masing-masing kelompok akan di publish dalam Jurnal Pengabdian Masyarakat UYI,” Ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Yuppentek Indonesia, Dr Bambang Kurniawan, dalam upacara pelepasan mahasiswa menyampaikan bahwa KKL tahun ini dirancang agar relevan dengan kondisi global dan lokal.

“Perubahan iklim bukan lagi sekadar isu akademis, melainkan ancaman nyata di depan mata, termasuk bagi Kota Tangerang yang rentan terhadap risiko banjir dan cuaca ekstrem. Mahasiswa kami, turun bukan sekadar untuk menggugurkan kewajiban SKS, tetapi untuk membawa aksi nyata, solusi kreatif, dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” ujar Wakil Rektor I ini yang biasa disapa mas bembeng dengan penuh optimis.

Program KKL Tematik 2026 ini menitikberatkan pada perwujudan lingkungan berkelanjutan dan circular economy (ekonomi sirkular) berbasis rumah tangga. Selama di lapangan, mahasiswa UYI akan mengeksekusi sejumlah program prioritas, di antaranya:

Edukasi dan Mitigasi Sampah: Sosialisasi pemilahan sampah dari rumah tangga, pembuatan komposter, dan optimalisasi fungsi Bank Sampah tingkat wilayah.

Pemberdayaan Ekonomi Mikro: Memberikan pelatihan kewirausahaan dan soft skill bagi pelaku usaha sub-mikro berbasis rumah tangga untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

Kampanye Digital: Mengajak masyarakat luas peduli lingkungan melalui pemanfaatan media digital (seperti YouTube dan Podcast/IG/TikTok) untuk mempromosikan aksi-aksi pengelolaan sampah yang inovatif.

Ketahanan Lingkungan & Pangan: Mendampingi warga dalam kegiatan gotong royong, kebersihan lingkungan, serta penguatan ketahanan pangan lokal.

Pihak kampus berharap, sinergi antara ide-ide inovatif mahasiswa dengan kearifan lokal warga Kecamatan Pinang dapat menghasilkan sistem pengelolaan lingkungan yang mandiri dan berkelanjutan.

Selain memberikan dampak langsung bagi warga, luaran dari kegiatan KKL ini juga akan didokumentasikan dalam bentuk Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sebagai bentuk pertanggungjawaban akademis UYI terhadap pengembangan ilmu pengetahuan yang aplikatif.

Kegiatan KKL ini diharapkan tidak hanya berhenti pada saat penarikan mahasiswa di akhir November mendatang, melainkan mampu menumbuhkan kebiasaan baru di tengah masyarakat Kelurahan Panunggangan dan Panunggangan Utara untuk terus menjaga dan merawat lingkungan secara mandiri.

TENTANG UNIVERSITAS YUPPENTEK INDONESIA (UYI) Universitas Yuppentek Indonesia adalah salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Tangerang-Banten yang mengedepankan nilai budaya kerja I-CAP (integrity, care, accountability, dan professional). UYI berkomitmen membangun generasi muda yang memiliki kemampuan dalam menganalisis fenomena interaksi manusia dan lingkungannya berdasarkan nilai-nilai Ketuhanan dan senantiasa berusaha mengedepankan profesionalitas keilmuannya.[red]

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sumpah Pemuda, Sachrudin-Maryono Ajak Generasi Muda Bergerak dan Berdampak!

28 Oktober 2026 - 20:59

Bupati Tangerang Buka Gebyar Seni Budaya dan Tinjau Jembatan di Sepatan Timur

28 Oktober 2026 - 19:33

Wakil Wali Kota Maryono Ajak Wisudawan Berkontribusi dalam Pembangunan Kota

27 Oktober 2026 - 16:59

Gorvu Tangerang Jadi Rujukan PANRB, Sachrudin: Inovasi Daerah Berdampak Nasional

27 Oktober 2026 - 13:08

Festival B2SA, Wali Kota Sachrudin: Pangan Sehat, Generasi Hebat! 

27 Oktober 2026 - 12:49

Sachrudin-Maryono Gembleng Barisan Satlinmas untuk Jaga Kota Tangerang 

26 Oktober 2026 - 14:04

Trending di Kota Tangerang