Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Tangerang dan 26 Perguruan Tinggi Tandatangani Kerja Sama Beasiswa Tangerang Gemilang Perkuat Tata Kelola Organisasi dan Pelayanan Umat, MUI Kota Tangerang Terapkan ISO 9001:2015 Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Bekali Masyarakat Manajemen Stres dan Dukungan Psikologi Awal Tinawati Andra Soni Raih Kartini Awards Atas Dedikasi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga  JMSI Kabupaten Tangerang Tebar Kepedulian Ramadan, Bagikan Takjil, Sembako, hingga Santuni Yatim

Banten · 23 Okt 2026 ·

Hari Santri, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Ajak Santri Terus Berinovasi


 Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah saat berikan Bantuan Pendidikan pada Momentum Hari Santri. Foto: ist Perbesar

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah saat berikan Bantuan Pendidikan pada Momentum Hari Santri. Foto: ist

Kabupaten Serang – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengajak para santriwan dan santriwati untuk bersama menguatkan negeri dengan terus menuntut ilmu, baik ilmu agama, pengetahuan, dan teknologi untuk bisa berinovasi dan berkarya.

Ajakan disampaikan Bupati Serang usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 pada Kamis, 22 Oktober 2026 di Halaman Pendopo Bupati.

Menurut Ratu Zakiyah sapaan Ratu Rachmatuzakiyah, peringatan Hari Santri yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober juga selayaknya menjadi tonggak bagi perjuangan santri.

“Mari kita jadikan Hari Santri Nasional ini sebagai momentum untuk terus mengingat perjuangan para santri dan ulama yang telah berjuang mempertahankan negara Republik Indonesia,” ujarnya kepada wartawan.

Bupati Ratu Zakiyah mengajak para santri agar mengingat para pejuang dengan terus belajar menuntut ilmu agama dan ilmu umum.

“Kalau dulu santri dan ulama menguatkan negeri dengan berjuang mempertahankan negara Republik Indonesia, maka sekarang para santri menguatkan negeri dengan terus menuntut ilmu, baik ilmu agama, pengetahuan, teknologi, dan bisa berinovasi dan berkarya,” tegasnya.

Peran santri dalam pembangunan tentu sangat berperan sekali, terutama dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

“Karena saya yakin dengan dipimpin oleh para ulama, para santri kita bisa memberikan kontribusi yang nyata dalam pembangunan daerah. Misalnya mereka bisa berkarya, berinovasi, dan memberdayakan ekonomi,” katanya.

Saat ini banyak santri yang mondok di pesantren-pesantren modern selain juga pesantren salafi.

“Oleh karena itu tentu saya secara pribadi dan pemerintah daerah mendukung peran dari pondok pesantren yang terus menguatkan atau memperkuat nilai-nilai keagamaan, menjadikan santri-santri untuk terus memegang teguh ahlakul karimah,” katanya.

Bupati menegaskan agar para santri harus punya gagasan dan ide yang cemerlang dalam membangun negeri. “Oleh karena itu teruslah menjadi santri yang berinovasi, berkarya, dan berikan kontribusi yang nyata bagi pembangunan di daerah,” katanya.

Selama ini dukungan pondok pesantren sudah sangat banyak, salah satunya adalah memberikan banyak penghargaan, baik untuk para anak yatim, para tahfizul Quran, dan lainnya.

“Kami juga melalui Bagian Kesra telah membantu beberapa pondok pesantren untuk diberikan bantuan pembangunan. Jadi semoga bermanfaat, kalaupun sekarang kita hanya bisa memberikan tidak banyak, insya Allah ke depan kita lihat lagi ke anggaran yang ada,” katanya.

Bupati juga berpesan kepada para santri agar cerdas dalam bermedsos.

“Di era digitalisasi yang sekarang tentu saja juga harus bisa memfilter dan bisa menggunakan media sosial dengan bijak. Karena memang di saat sekarang dengan adanya keterbukaan informasi, dengan adanya keterbukaan publik, maka di sini santri-santri juga harus dapat memfilter atas situasi yang ada,” katanya.

Gunakan media sosial dengan bijak, jangan menyebarkan berita bohong alias hoaks.

“Tapi saya yakin santri-santri insya Allah akan memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara dan tidak menyebarkan berita bohong,” tuturnya.

Turut hadir Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, Sekretaris Daerah (Sekda) Zaldi Dhuhana, perwakilan unsur Forkopimda, para pejabat eselon 2 dan 3 di lingkungan Pemkab Serang dan para organisasi masyarakat (Ormas) Islam di Kabupaten Serang.[red]

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Banten Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026, Diikuti 963 Peserta dari 32 Provinsi

24 Oktober 2026 - 07:55

Sejarah, Puteri Asal Banten Masuk Bursa Calon Ketum Kohati PB HMI, Bawa Gagasan 8 Pilar untuk Indonesia

23 Oktober 2026 - 22:32

Dari Bank Sampah hingga Literasi Anak, Kampung Jimpitan Jadi Model Percontohan Ruang Bersama Indonesia

23 Oktober 2026 - 18:10

Diikuti 5.000 Pegiat Olahraga, Forprov II Banten 2026 Gabungkan Misi Gaya Hidup Sehat dan Pertumbuhan Ekonomi

23 Oktober 2026 - 15:36

Mendes Yandri Susanto Tekankan Peran Strategis Pesantren Jaga Moral Bangsa di Era Digital

23 Oktober 2026 - 11:22

Jalankan Arahan Presiden Prabowo, Gubernur Andra Soni Siap Perkuat Ekonomi Masyarakat Banten

22 Oktober 2026 - 19:58

Trending di Banten